
Hari H
Gereja
Pemberkatan
Bertrand turun dari altar dengan gagah bergandengan dengan istrinya Felicia Emilio menemui orangtua mereka dan menerima banyak pesan serta petuah
Selanjutnya mereka semua bergegas ke mansion gates untuk acara syukuran pernikahan yang dihadiri hanya beberapa keluarga saja
syukuran membuat halaman belakang dipenuhi tamu yang reuni bersama
"Kau kenapa sayang? kau sakit?" tanya adam khawatir
"Aku baik baik saja" jawabnya sambil tersenyum "berkumpullah dengan yang lain aku tak apa, hanya bosan saja"
"panggil aku kalau butuh sesuatu" bisik adam dan mengecup pipi istrinya , vanie mengangguk
"Kenapa bisa ada pernikahan dengan keluatga bedebah itu?" tiba tiba xixi sudah disampingnya
"aku juga barutau tadi digereja setelah melihat DIA" jawab vanie
"Aku tak melihat istrinya, ia hanya membawa putranya, putranya tampaknya berusia 4 tahunan"
"Biar saja" jawab vanie
"Aku ambilkan makananmu agar kau nyaman disini" ucap xixi, vanie mengangguk
"Ujian apalagi ini Tuhan" batin vanie
*****
Meja makan
Mansion Bill Gates
Acara syukuran selesai
keluarga emilio menginap di mansion papa bill
bryan, cia, adam, vanie dan anak mereka juga diminta menginap disana karena besok bertrand akan bulan madu ke paris
saat ini tibalah makan malam dua keluarga dimeja makan mansion papa bill , banyak makanan lezat terhidang disana , adam yang baru selesai mandi duduk disamping vanie.. entah kenapa vanie mual. ia berlari ke kamar mandi. adam segera menyusulnya. mama tamara dan cia juga menyusulnya
"kau baik baik saja sayang?" tanya adam sambil memijat tengkuk istrinya . vanie mengangguk
"Aku baik baik saja, ayo makan" ajak vanie. ia pun mengambilkan nasi dan lauk buat adam. mereka makan dengan tenang. sepasang mata terus mengamati vanie yang pucat
"Anda baik baik saja nona gates?" tanya bentley emilion kakak pengantin wanita
"Saya baik baik saja Tuan Muda Emilio" jawab vanie sopan dan melanjutkan makan malamnya
__ADS_1
usai makan malam empat orangtua berbincang dengan pengantin di ruang keluarga . cia dan vanie berada di paviliun belakang. bryan, adam, bentley berada disamping kolam renang
"vanie ikut aku ke kamar sebentar aku mau memeriksamu" ucap cia, vanie mengangguk
"tampung urinemu di tabung ini dan beri padaku" ucap cia setelah memeriksa vanie. vanie menjalankan perintah cia lalu menyerahkan tabung pada cia. cia menuju toilet dan kembali keluar membawa testpack dua garis.
"selamat kau hamil" ucap cia tulus sambil memeluk vanie.
"jangan katakan dulu, aku akan beri test pack dua minggu lagi saat ulang tahun kak adam" bisik vanie. cia mengangguk
dua wanita cantik itu bergegas kembali ke pavilion belakang dan berbincang banyak hal seputar kehidupan cia selama berpisah dengan bryan
akhirnya cia dipanggil oleh mertua untuk menemani brandon ke kamar . ia segera kembali ke kamar
tapi saat vanie mau kembali, seorang pria tampan bertubuh kekar menghadang jalannya "apa kabar by?" tanyanya
"Baik kak.. aku mau beristirahat " vanie mau melewatinya tapi bentley menahan lengannya
"Temani aku berbincang sesaat"
"Tak ada yang harus kita bincangkan lagi kak"
"Dia sudah kembali ke surga saat melahirkan anak kami" ucap bentley "bukan urusanku kak" vanie beranjak tapi bentley menahannya
"Maafkan aku, aku tak mampu menghapusmu dihatiku, maafkan aku.. aku tau aku melukaimu tapi aku terpaksa.. dia kena leukemia" ucap bentley "Maafkan aku my by"
"Lepasin kak.. aku sudah lama memaafkan kakak, tapi untuk bersama maaf.. aku sudah memiliki hidupku sendiri" vanie berusaha menepis tangan bentley, tapi pelaku tak mau melepas
"Sudah bisakah anda melepas tangan istri saya Tuan Muda Emilio?" sebuah suara tegas penuh amarah menghampiri mereka . bentley langsung melepaskan tangab vanie
"Kak.. kami"
adam langsung menarik lengan vanie dengan kasar masuk ke mansion
"Jangan kasar pada vanie, sejak dulu ia tak pernah dikasari dimarahi dibentak, ia tak salah, aku yang salah"
"Jangan campuri rumah tanggaku" sentak adam lalu menarik paksa lengan vanie kekamar mereka dan melemparkan istrinya ke ranjang
vanie buru buru melindungi perutnya karena takut akan goncangan hempasan suaminya itu .
"beraninya kau bermain dibelakangku bahkan di rumah orangtuamu. jadi ini tujuanmu mengajakku menginap hah? cinta lama berseni kembali. ternyata kau benar murahan" bentak adam dengan suara menggelegar . vanie meneteskan airmatanya mendengar hinaan adam
"Jangan sampai aku melihatmu dengannya lagi atau kalian akan tau akibatnya" bentak adam sambil masuk kekamar mandi
vanie bangkit mengganti pakaiannya dengan piyama lalu meminum air hangat meredakan nyeri di perutnya lalu berusaha memejamkan mata "Kuat ya nak... daddy ga sengaja" ucap vanie pada perutnya . ia tidur dengan airmata berlinang
♡♡♡♡♡♡
Jam 6 pagi
usai sarapan adam langsung membawa anak istri dan maidnya pulang ke mansionnya. setelah menukar pakaiannya dengan pakaian kerja ia segera berangkat kekantor
__ADS_1
"Awasi nyonya muda, beritau aku pergerakannya" pesan adam sebelum masuk ke mobilnya
vanie merasa perutnya berdenyut nyeri akibat hempasan adam tadi malam. vanie berganti pakaian dan memanggil taxi online untuk membawanya ke rumah sakit. ia tak berani mengemudi saat ini
tiba di Gates hospital ia mendaftar di dokter obgyn dan menunggu di ruang tunggu . Tapi seseorang menyapanya
"Kebetulan sekali bertemu. aku membawa ferdinand ke dokter gigi. ferdinand sapa onty rubby"
"Onty rubby nice to meet u"
"Nice to meet u" ucap vanie sambil mengelus kepala anak itu
"Suamimu marah padamu tadi malam? maafkan aku tak seharusnya aku menemuimu tadi malam.. aku hanya rindu.."
"Kak.. aku sudah menikah, tolong jangan bahas apapun lagi. kumohon pergilah " potong vanie cepat
"Baiklah.. kabari aku kalau kau butuh bantuanku" bentley mengusap kepala vanie sesaat lalu pergi bersama putranya
adegan itu dipoto oleh pengawal dan dikirimkan ke adam. adam mengepalkan tangannya dan membanting barang barang di mejanya
"Selamat nona.. anda mengandung.. usianya 8 minggu tapi janin anda sangat lemah.. kau harus jaga kesehatan. jangan sampai stress mengalami guncangan. rajin minum vitamin, penguat kandungan, susu hamil dan makanan bernutrisi"
sejumlah pesan disampaikan oleh dokter pada vanie, vanie mengangguk lalu menyelesaikan administrasi dan mengambil resep di pharmacy lalu bergegas pulang
tiba di rumah vanie langsung naik perlahan kekamarnya, perutnya masih terasa nyeri . begitu masuk kekamar adam sudah menunggunya dengan berkacak pinggang
"Beraninya kau menemui kekasihmu dibelakangku hah? kau benar benar ja -lang murahan" bentak adam menggelegar
"Kak.. jangan marah.. jangan kasar.. aku habis di rumah sakit"
"Kau memang ja -lang dan layak di kasari" bentak adam , vanie meneteskan airmatanya
"Kalau aku memang ja -lang maka ceraikan aku kak" ucap vanie , hormon bumil membuatnya susah mengendalikan diri
PLAKKKKKK
Sebuah tamparan dari adam mendarat dipipinya dengan keras sampai vanie terhuyung ke ranjang. ia memegangi perutnya
"Kau berani meminta cerai demi bersama mantan kekasihmu hah? mulai detik ini kau tak boleh keluar rumah ini" bentak adam lalu membanting pintu dan mengemudikan mobilnya keluar mansion
vanie memegangi perutnya yang semakin nyeri. ia melihat ada darah dipahanya . ia segera menelpon adam tapi adam tak mengangkatnya . akhirnya dipanggilan kelima adam menonactivekan ponselnya
vanie menelpon bryan
"Kak.. aku pendarahan kak.. jemput aku kak, aku dimansion.. sakit kak"
pandangan vanie langsung gelap dan ia sudah kehilangan kesadarannya
♡♡♡♡♡♡
__ADS_1