
"operasi sukses" ucap jova saat keluar ruangan menemui empat orangtua adam di ruang tunggu
"Puji Tuhan"
"Adam belum sadar, dia koma tapi kondisinya stabil" lapor jova
"kapan sadar kak?"
"tergantung kemauannya untuk hidup. kamu harus selalu disisinya menyemangatinya. orang koma bisa mendengarmu hanya tak mampu bergerak" pesan jova
♡♡♡♡♡♡♡
Hampir sebulan adam koma, setiap hari vanie menjenguknya dan menyemangatinya. mengucapkan tentang cinta.
hari ini, jova dan bryan berada di ruangan adam berbincang "aku kasih shock terapi lagi ya"
"jangan kasihan istriku, dia kerepotan mengurusi anak anakku, aku mau pulang" pinta adam
"beri satu shock therapi terakhir lalu pulang ya, supaya cinta kalian lebih kuat"
akhirnya adam mengangguk
"setengah jam lagi vanie tiba, kita akan memulainya"
setengah jam vanie memasuki ruangan suaminya para perawat, bryan, jova mengusirnya
"pasien kritis, detak jantung berhenti"
"Nyonya keluarlah biarkan kami bekerja" perawat mendorong vanie
"tidak kak, tidak .. aku mencintaimu, aku janji apapun yang kau mau aku akan menurutimu, kau tak bisa meninggalkan aku dan anak anak" raung vanie
kayar monitor normal kembali
"Pasien sudah melewati masa kritisnya" ucap jova vanie bernafas lega. "kakak anak anak menantimu kak, cepatlah bangun"
perlahan adam membuka matanya "kak jova, kak adam bangun kak, periksa dia kak" pekik vanie
jova bryan segera memeriksa adam. "selamat suamimu sudah aman, jangan sampai stress karena kondisinya bisa drop" pesan jova
vanie memeluk dan mencium adam bertubi tubi "hubby kau harus kuat, kasihan anak anak. hermin mencari daddynya terus" adam tersenyum mengangguk
dua hari kemudian adam diijinkan pulang, bekas operasinya masih sakit karena selama ini berbaring terus.
sebenarnya adam sakit usus buntu. adam berpikir itu operasi berbahaya makanya pulang dulu. ternyata saat pulang usus buntunya sudah pecah, itu yang membuatnya hampir ke neraka karena bandel masih ngotot pulang menyerahkan wasiat pada istrinya.
__ADS_1
moment itu dipakai oleh jova dan bryan mendamaikan suami istri dengan mendramatisir keadaan tanpa ijin adam mereka menyuntikkan obat tidur ke infus adam
dan sekarang mereka sudah berdamai , rumah tangga mereka kembali harmonis . pelajaran buat adam dan sahabatnya untuk tidak kdrt pada istri mereka atau mereka siap kehilangan keluarga mereka
"sayang maafkan aku, aku minta kesempatan kedua membuktikan ketulusanku padamu dan anak anak"
"Lain kali kalau cemburu jangan suka emosi kak" adam mengangguk ,
" aku ingin buka puasa " pinta adam padahal bekas operasinya masih nyeri karena lama berbaring
"bulan depan" omel vanie lalu meminta adam minum obat dan vitamin
♡♡♡♡♡♡♡
Twins office
"Kak aku mau bicara sebentar" pinta xixi
"hmmm" jova hanya menatapnya "dasar suami kulkas, ada kalimat lain ga sih?" omel xixi
"Aku mau bahas del jakarta, laba hampir lima tahun sudah empat kali lipat dari modal awal, berikan pada charles taylor atau bagaimana kak?"
"lusa aku akan meeting dengannya, minta hilda hadirkan dia lusa pagi di hadapanku"
"Baik kak" jawab xixi "hilda ke ruanganku"
"Baik bos" ucap hilda, tapi ia tak keluar ruangan
"ada apa hilda?" tanya xixi
"tanah lahan tetangga twins resort yang akan kita beli ada hambatan yang berulang tak kunjung selesai, si empunya bertahan tak mau pindah padahal sudah menjualnya dengan ukuran 8x20. kami sudah meminta mediasi tapi pak tua itu keras kepala"
"apa permintaannya?" tanya jova
"mau cari cucunya dulu"
"Baiklah.. tinggalkan kami, jason jadwalkan pertemuan dengan pak tua itu" pinta jova
"Baik Tuan Muda"
"Honey.. dua minggu lagi kita liburan lagi ke twins resort ya seminggu" ajak jova.
"aku padamu" jawab xixi datar
"dom hubungi tuan besar gates, musk, petterson, lincoln. juga tuan mudanya mengenai liburan jumat dua minggu lagi selama seminggu di twins resort" perintah jova "kabari aku setengah jam lagi"
__ADS_1
"Baik Tuan Muda"
"kak.. ruko depan Gates hospital 10 pintu mau di beli kak bryan untuk perluasan klinik cia"
"itu punya nana, hanya rental, harga akan melangit terus. minta dia rental 20 tahun"
"Baiklah" jawab xixi pasrah. tadinya ia mau menyerahkan pada kakaknya.
"keberatan?" tanya jova, xixi menggeleng lemas
"Biar dia menyewanya, kelak menyewa pada nana, nana tak akan mengusir ontynya. nana masih mendapat uang rental"
"kenapa nana bukan vin?" goda xixi
"vin laki laki, dia harus kerja keras. semua perusahaan milik dia. nana perempuan, ia nona muda satu satunya keluarga musk, biar terima uang rental property"
xixi malas meladeni suaminya yang posesive pada putrinya. ia memilih melanjutkan pekerjaannya yang masih bertumpuk dimejanya
"honey, kemarin perusahaan mana yang ada masalah laporan keuangan?" tanya jova
"Pertama ethan group, direktur keuangan menggunakan dana proyek 500 juta, dia kambing hitamkan charles. sudah aku bereskan, aku tarik villanya senilai 900 juta dan aku jual kembali. setelah di usut ternyata dia anak buah tuan muda pertama taylor. karena uang kembali pelaku dipenjara aku anggap case selesai"
"lalu ada kejanggalan di taylor group, bulan lalu, 15 hari lalu dari sekarang ada laporan pembelian lambhorgini veneno dan roll royce phantom dengan dana perusahaan. aku sedang minta kwitansi resmi showroom yang sudah mereka charge ke perusahaan. mungkin sebelum sore aku akan letakkan laporan dimeja kakak"
"di firm law ada staff umum menerima suap dari pengusaha mendesak team ku menerima kasus pemerkosa. sudah aku cancel berkali kali berkasnya tapi sang staff masih terus memasukkan berkasnya. kudengar ia menerima satu unit benz c200 dari calon klien, aku masih mengusutnya dengan peretasan ponsel dan rekening kak. ini aku sedang susun laporannya juga"
"honey.. kenapa kau mudah sekali menangkap mereka dengan bukti?"
"Rahasia" jawab xixi tertawa , jova menatapnya datar
"Lantai 13 adalah lantai terlarang, tak ada yang bisa naik kan?" tanya xixi, jova mengangguk "disana ada team IT dan team auditku, semua jago meretas dan menyusun laporan keuangan. itu team yang aku bentuk di london. mereka di sebut my angel team (MAT)" jova akhirnya sedikit paham
"Kak ada mesin baru tehnology german, aku membuat laporan, nanti kakak lihat apakah mau kita beli, kalau mau aku ajak beberapa rs membelinya agar aku dapat diskon" jova mengangguk
"otakmu ada berapa ?" tanya jova tersenyum
"jangan ganggu aku, laporanku masih setinggu 30 cm, tadi pagi semeter" jova terbahak bahak
"kelak nana yang duduk disini, vin duduk disana, kursi ini kupinjam sesaat saja" ucap xixi. jova kembali tertawa
jam tiga sore akhirnya laporan xixi selesai, tapi laporan jova buat besok sudah setinggi semeter di trolly samping mejanya
brakkkk
pintu terbuka . jova mendongak. siapa lagi yang berani membanting pintu selain David musk kalau bukan...
__ADS_1