Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
Bab 40 - kekecewaan bryan


__ADS_3

"sebenarnya apa yang terjadi?" tanya bryan saat di mobil dalam perjalanan pulang


"aku meminta xixi menjual 10 ruko itu pada kak bryan 10 juta euro kak, dia bilang kak jova keberatan. aku kira itu ruko xixi kenapa kak jova yang memutuskan"


"Astaga, kenapa begitu ceroboh, mereka suami istri . kalau suaminya tak mengijinkan maka tak bisa terjadi transaksi. apalagi kamu minta 10 juta euro untuk 10 ruko. sekarang aku sungguh malu pada papa davis"


"maaf kak, aku tak tau itu punya papa davis"


"xixi hanya kasirnya jova, dia tak ada wewenang keuangan, tugasnya hanya memeriksa laporan keuangan keluarga musk . sayang.. bagaimana dia punya uang. lalu bagaimana mengenai perhiasan?"


"aku minta dia investasi pembangunan rumah sakit untukku dengan perhiasan dari tuan westin"


"astaga sayang.. masa kamu tak bisa menangkap tentang keluarga musk? jova dan xixi tak punya uang sebesar itu untuk memiliki resort sebesar twins resort. itu pasti milik papa davis, terbukti ada masalah dilapangan papa davis jauh jauh turun mengurus dan menemui tuan westin dan menyelesaikannya. jova dan xixi hanya sebagai topeng pimpinan saja. aslinya mereka hanya pengelola managemen saja. jadi apapun yang dihasilkan dari tuan westin pasti akan dikembalikan pada papa davis"


"Cobalah kamu tilik kembali, kenapa banyak hal masih ada campur tangan kemunculan papa davis? mulai dari perusahaan taylor, twins dan lainnya? dan terlihat jelas di kantor bahwa xixi hanya menyusun laporan keuangan , jova yang menjalankan. berarti memang mereka pengelola bukan pemilik. bila sudah pemilik , dengan harta sebanyak itu maka xixi tak perlu bekerja lagi tapi santai dirumah. berhentilah meminta bantuan pada xixi, dia tak punya wewenang dalam keluarga musk. bahkan pengeluaran anaknya saja dia sangat menghemat"


cia mengangguk paham, dia merasa ucapan suaminya ada benarnya. dia sudah membuat adiknya di posisi yang sulit "Maafkan aku kak"


"lain kali diskusikan padaku sebelum melakukan sesuatu. aku mengenal jova sejak kecil, yang kaya adalah papa davis, banyak hal harus di aproval papa davis . jova tak bisa membuat banyak keputusan tanpa persetujuan papanya, apalagi xixi yang notabenenya hanya menantu"


"kau tetap lebih bahagia dari mereka karena perusahaanku semua adalah milikku sendiri, aku bisa membuat keputusan langsung tanpa harus ijin dan pertimbangan orang lain. berbeda dengan jova yang kelihatan besar tapi bukan miliknya dan apapun yang dilakukannya harus melalui ayahnya"


"iya kak.. maaf ya.. " baru kali ini cia merasa bersyukur memiliki suami yang lebih baik dari jova , ada rasa bersalah pada xixi sudah jahat padanya


"oh ya kau melihat, bahkan reevin, anaknya menjalankan perusahaan harus di atur mama elaine. itu menunjukkan papa davis yang mendanai dan memodali. makanya mama elaine yang berkuasa dan mengendalikan reevin. tak ada hak xixi didalamnya tapi mereka pandai bersikap seolah jovalah raja bisnis saat ini" cia mengangguk tanda paham


setidaknya itulah pandangan orang orang pada jova dan xixi dan keadaan itu akan membuat mereka selalu aman di posisi mereka dan terhindar dari hal tak diduga


cia memutuskan akhir pekan akan mengajak sahabatnya kumpul makan bersama sambil menyeimbangkan kembali persahabatan mereka yang sempat ia rusak saat di resort kemarin


bryan sungguh kecewa pada istrinya tapi ia akan berusaha mendidik istrinya menjadi lebih baik lagi


♡♡♡♡♡


"Sudah selesai kan? maaf jadinya membuat kalian seperti karyawan papa nak"


"tak apa, justru xixi lega, dengan begitu tak ada kerabat minta bantuan uang pada xixi dan kak jova karena lebih sulit menolak bantuan dari kerabat, silap kata bisa merusak hubungan. lebih baik terlihat miskin daripada banyak masalah pah" jawab xixi . papa davis hanya tersenyum melihat kedewasaan menantu hebatnya

__ADS_1


"pa bantu jova mengurus lukisan ke balai lelang bisa pah?" tanya jova


"papa sudah instruksikan sejak kita tiba, tinggal menunggu akhir bulan, balai lelang akan di buka, kompetitor palsu juga sudah papa siapkan"


"Mantap pah" puji xixi dan jova bersamaan


"istirahatlah. ada butuh apapun jangan sungkan hubungi papa. papa sekarang kurang kerjaan hanya mengurus perusahaan reevin saja bersama mama"


"iya reevin minta laptop keluaran baru, sudah xixi pesan mungkin minggu depan bisa tiba pah. dan reevin sudah bisa lebih maximal pekerjaannya"


xixi memang pelit dan hemat tapi kalau mendukung bakat anaknya dia bahkan tak ragu mengeluarkan uang besar untuk pengembangan bakat dan prestasi anaknya


"mahal sayang?" tanya jova


"sangat.. hahaha tapi vin akan berkembang dengan laptop itu" jawab xixi , jova mengangguk


"kita istirahat ya, besok akan sibuk karena kelamaan libur" ajak papa davis, mereka bubar kembali kekamar masing masing


♡♡♡♡♡♡


sepuluh hari tak bekerja membuat pekerjaan jova maupun xixi sangat sangat luar biasa sibuk sekali. laporan sudah menumpuk tinggi dimeja mereka. keduanya terpaksa menitipkan anak mereka pada orangtua dan memilih lembur agar terkejar laporan akhir bulan


"tanggal sepuluh aku harus menghadiri persidangan kak, ada klien yang harus aku tangani langsung"


"tidak, aku akan meminta axelio mengurusnya, kau terlalu cantik, aku tak mau kau keluar lagi" jawab jova tegas , xixi hanya mengangguk pada sang suami


di kantor lain


Triplet corp


"Badanku pegal smua kak, haiz akhirnya closing juga, besok gajian" ucap vanie sambil meregangkan pinggangnya


"besok kau bisa pergi ke spa, aku akan menurunkanmu disana, usai spa baru kembali ke kantor"


"Baiklah.. terima kasih suamiku" ucap vanie "kak perusahaan kak lion bagaimana kondisinya?"


"sangat maju pesat dibanding saat dipegang papa verrel, dia sudah dipuncaknya" jawab adam "oh aku kira ada masalah sebab lyora membahas perusahaan suaminya tidak sebesar triplet dan twins"

__ADS_1


"bilangnya didepan cia?" tanya adam. vanie mengangguk "wajar kalau didepan cia, dia kan kurang waras, selalu paranoid untuk orang yang diatasnya, jadi lyora merendah. jangan khawatir .. lion semakin kaya kok. perusahaan lyora juga meledak tiga tahun terakhir ini"


vanie merasa lega atas jawaban suaminya, "tak ada yang susah disini, hanya cia yang ambisius ingin suaminya lebih kaya dari aku dan jova, padahal suaminya sudah kaya, daripada dia meneror suaminya atau meneror kita, merendahlah dihadapannya maka hidup kita akan aman"


"baiklah kak.. aku senang kalau lyora semakin jaya"


"bertrand juga makin jaya, istrinya orang cerdas dan sifatnya sama denganmu dan xixi, dia sangat terdidik dan hemat tidak hedonis. otak bisnisnya juga baik"


vanie mengangguk senang mendengar ucapan suaminya mengenai kondisi sahabat sahabatnya


******


"Dana lelang sudah masuk, total 67 milliar dollar kak, tapi tak semua di jual, masih 60 persen, karena papa bilang mau dijadikan pajangan di sanggar, sanggar tak akan di tutup sampai rs westin selesai dibangun akan di buat ruang memorial untuk tuan westin dan lukisan akan dipajang disana"


"Baiklah"


"uang sewa ruko kak bryan juga sudah masuk, 25 juta dollar untuk 20 tahun kak, transaksi sudah diselesaikan notaris"


"Baiklah"


"Taylor tak mampu membayar uang perusahaan sepenuhnya, ia hanya berhasil membayar 5 juta euro, kekurangan 2 juta 50 ribu euro dia bayar dengan saham 8 persen pada kita, jadi aku harus mengembalikan uang itu pada dana kas, aku pakai uang rental ya"


"tidak, bayar pakai uang di rekeningku yang menjadi transaksi laba taylor, bayar pakai laba masuk selama ini. bukan pakai uang pribadi kita. aku ada janji akan menjual bertahap pada charles. jadi aku mau uangku disana jelas . total saham berarti 71%. saat ia membeli kelak, aku mau tau labanya berapa atas pengendapan uangku"


"dana lelang masukkan ke rekeningku yang dari westin kemarin, akan dipakai untuk pengelolaan westin corp, tanya rekening papa, kirimkan isi saldo rekening itu 20 persen buat papa, itu semua usaha papa"


"dana rental masukkan ke rekeningmu yang untuk nana, itu hak nana"


"baik kak"


xixi mencatat perintah suaminya dengan rapi dan mengurus kembali pekerjaannya


"kak reevin ada masuk dana besar, ini serahkan pada mamina atau bagaimana?" tanya xixi


"tanya jelas pada mamina bagaimana perjanjian management awal dan pelajari lalu lakukan sesuai prosedur"


"baik kak"

__ADS_1


"bisakah kau memanggilku sesuatu yang berbeda, aku bukan kakakmu, kakakmu itu lion" omel jova tanpa menoleh, xixi terkikik



__ADS_2