
Senin pagi jam 10
Taylor Corp
Jova, Xixi, Davis menatap Jeremy Taylor dan putranya Harry Taylor
"Silahkan nyonya muda musk" perintah jova
"Terima kasih Tuan Muda Musk" xixi menyerahkan dua salinan berkas pada jeremy dan harry, keduanya langsung pucat
"Ada penggunaan dana 6,5 juta euro pembelian mobil sport aventador, roll royce phantom.. ditambah perusahaan kehilangan satu unit aventador senilai 550rb euro tanpa kabar.. total kerugian 7.050.000 euro"
"waktu kalian satu minggu mengembalikan uang tersebut sepenuhnya ke kas perusahaan, bila kalian tak mampu mengembalikannya, kalian bisa menjual aset pribadi kalian kepada twins property. bila masalah tidak selesai dalam seminggu , kalian bisa menukarnya dengan saham kalian"
"untuk tagihan kartu kredit pribadi, tolong di totalkan dan dikembalikan dananya ke kas juga sebelum saya yang membereskannya"
"apakah anda berdua paham Tuan Taylor?" tanya xixi dengan aura menyeramkan
"kami paham nona tapi seminggu terlalu cepat"
"bisa ditukar dengan saham kalian" potong xixi. keduanya lemas seketika
"saya sudah selesai Tuan Muda Musk" lapor xixi sopan dan duduk disamping jova
"Seharusnya kalau kalian mau membeli mobil pribadi, kalian bisa menggunakan laba tahunan jatah kalian, bagaimana bisa kalian membeli mobil pribadi dengan uang perusahaan, itu kasus penggelapan, apa kalian sadar?"
"maafkan saya tuan" ucap keduanya serempak
"Kalau kejadian ini terulang maka saya akan mengambil jalur hukum dan kalau tak selesai dalam seminggu saya akan mengambil saham kalian" tegas jova
"Davis, bagaimana bisa mencari uang sebanyak itu dalam seminggu, mobil dijual akan ada penyusutan harga"
"Justru setelah dijual, kamu tinggal mengganti selisih penyusutan harganya, kau bisa menjual villa atau mansionmu sebelum putra putriku marah, bila itu terjadi aku memilih diam menonton . tak mungkin aku berselisih dengan anak anakku karena kasus korupsi kalian ayah anak"
"kalau kau tak menyelesaikannya dalam seminggu maka aku dengan terpaksa menyelesaikanmu, jangan menguji kesabaranku. kelak katakan pada anakmu jangan bawa namaku menjadi tameng"
"Ayo nak kita pulang" ajak papa davis sambil beranjak diikuti dua anaknya dan para pengawalnya
♡♡♡♡♡♡
Jumat sore jam lima
Hari keberangkatan
belajar dari liburan sebelumnya, persiapan piknik kali ini lebih matang. pagi pagi para keluarga besar itu sudah meminta supir mengantarkan koper dan peralatan mereka ke mansion papa davis. jadi saat jam tiga siang supir bus dan petugas keamanan sudah menyusun barang barang ke dalam bagasi dengan rapi
__ADS_1
jova tak membawa mobilnya karena ia sudah meletakkan satu unit mobil sport di resort untuk transportasinya selama bertugas
jam lima sore, para keluarga tiba di mansion papa davis langsung naik ke bus dan siap berangkat
elaine, jess, giovani, tamara membawa beberapa kotak dus masuk ke bus, ternyata berisi buah dan makanan untuk para cucu mereka
bus berisi 41 orang itu bill, davis, verrel, thomas, tamara, elaine, giovani, jess, bertrand, bryan, adam, jova, lion, xixi, vanie, lyora, cia, felic, 12 bocil, 7 perawat, 1 maid , 1 koki, supir dan kondektur
mereka membuat grup masing masing untuk berbincang, grup opa opa, oma oma, papa papa, mama mama , anak anak yang dijaga maid dan perawat
felicia yang kurang mengenal mereka, awalnya agak canggung tapi mengingat xixi dan vanie serta lyora cukup gesrek, lama lama ia menjadi akrab dan terbiasa lagipula mereka memiliki komunikasi yang bisa sejalan baik pekerjaan maupun anak anak
setelah makan malam, anak anak pun segera membersihkan diri dan tertidur .
♡♡♡♡♡♡
Twins resort
"Berikan aku
● sembilan kamar swimming pool suites
● dua kamar family suites lantai sama
● 1 superior room bisa beda lantai" perintah jova pada manager yang sudah menunggunya
para wanita masih di mobil bersama anak anak, para pria yang turun duluan mengurus check in . tak lama manager kembali membawa 13 set kunci kamar pada jova
"Bro.. aku memberi kamar family suite buat anak anak kita, masing masing kamar ada 3 ranjang king size, ada ranjang khusus perawat. kamar mereka tepat dihadapan kamar kita seperti dulu" terang jova. mereka mengangguk
"Anak adam dan anakku akan satu kamar berenam dengan pengasuhnya, anak bryan, bertrand, lion akan satu kamar dengan pengasuhnya.. kamar koki maid disamping kamar anak anak"
"kamar kita swimming pool suites, masing masing kamar ada dua ranjang king size, buat yang rindu anak bisa angkut anak masing masing kekamar, tapi yang ingin honeymoon kedua biarlah anak anak dengan perawatnya"
jova mulai membagikan kunci kamar pada masing masing pria disana termasuk pada koki maid , supir kondektur. lalu mereka menginstruksikan koper masing masing pada bell boy agar bisa di arahkan kekamar masing masing
bell boy langsung mengurus pekerjaan mereka mengantar koper sesuai petunjuk nomor kamar
para ayah itu kembali menjemput anak anak yang sudah tidur di bus. menggendong mereka kekamar masing masing dengan perawat mereka
lion langsung membuka group whatsapp keluarga dan mengundang semua keluarga ya ikut, masuk dalam group tersebut untuk mudah memberi instruksi
bertrand juga membantu mengarahkan para orangtua penggunaan tombol kolam renang private dikamar mereka, takut kalau kalau mereka lupa sebab sudah beberapa tahun berlalu supaya jova dan adam tak kerepotan. mereka sedang fokus pada kamar anak anak
bryan ngapain? bryan sedang mengarahkan maid mengurus buah, bahan makanan dan minuman untuk dimasukkan ke kulkas kamar anak anak . masing masing ikut ambil bagian agar kompak
__ADS_1
para opa jangan tanya, mereka lebih dulu menarik istri mereka kekamar menjalani bulan madu mereka
"kak, Darren Dan Darrel biar tidur dengan kita ya?" ucap felicia "kamarnya lebar ada dua kasur king size buat twins"
"biar saja anak anak ikut arahan jova, kita bisa menjemput mereka kapan saja kita mau. kamar hanya berhadapan" felicia mengangguk "lagipula malam ini aku mau memakanmu" bisik bertrand
setelah semua beres para hot papa pun akhirnya masuk kekamar berbaring dengan istri mereka masing masing
besok pagi sarapan di musk cafe jam tujuh ya
itu pengumuman yang du berikan jova pada group whataapp keluarga sebelum memeluk istrinya
♡♡♡♡♡♡
"Brandon, brenda dan brad jangan ajak main dulu tapi sarapan dulu" ucap papa gates "darren dan darrel juga ya" brandon hanya mengangguk dingin
"Harold, herald , agape jaga hermine.. biar sarapan dulu" perintah adam tegas
semua mata menatap adam malas, yang benar saja agape disuruh jaga kakaknya.
"nonno , minta uit beli bikini" pinta nana habis sarapan mengundang tawa semua kakek nenek disana
"Minta daddy, nonno tak ada uang" jawab papa davis membuat semua melotot padanya kecuali elaine
"Nana sudah punya bikini tiga di koper, untuk apa beli lagi?" tanya elaine "mau beli warna yellow nonni" jawabnya lugu
"minta uang sama dad" omel papa davis , nana segera menghampiri ayahnya dengan mimik lucu lalu menjulurkan tangannya
"kenapa baby?" tanya jova tersenyum "minta uang mau beli bikini dad" wajah jova berubah datar, nana langsung manjat ke tubuh jova dan menciumi pipi ayahnya bertubi tubi. semua tertawa menyaksikan kepintaran nana
"Lihat mom nak" tunjuk jova pada istrinya. nana langsung cemberut
"tiga bikini di koper nana yang pilih warna, kalau beli lagi mom tak ada uang" omel xixi akhirnya nana hanya diam . elaine hampir terbahak bahak melihat wajah lucu cucunya
usai sarapan anak anak di bawa ke pantai buatan pasir putih dan bermain gembira disana.
"papa akan berangkat dengan mamina, kalian jaga anak anak jangan sampai lalai, terutama nana suka jalan seenaknya" pesan papa davis pada xixi dan jova.
"pengawal bayangan ada disisi papa, waspadalah" ucap jova. papa davis mengangguk
"kalian mau kemana?" tanya papa verrel
"istriku mau melihat pantai keseluruhan" jawab papa davis "me time" lalu segera mengemudikan maybach putranya
__ADS_1