Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
Bab 22 - piknik


__ADS_3

Mendengar twins akan liburan, Elaine ngambek dan tak mau keluar kamar. Papa davis dan Jova sudah membujuknya tapi tak berhasil


"Pergi.. kalian jahat sekali memisahkan aku dengan cucuku" tangisan sang ibu terdengar sangat menyedihkan


Dua pria itu sungguh kehabisan akal melihat kelakuan sang ibu. xixi masuk kekamar menemui ibu mertuanya


"begini saja.. bagaimana kalau kita liburan ke twins resort di heaven beach.. cuma disana sangat luas.. xixi tak mampu menjaga anak anak . mamina harus ikut"


mamina langsung menyeka airmatanya "mamina boleh ikut?"


"bukan boleh ikut, tapi harus ikut . kalau mam tak ikut nanti xixi pingsan mengurus dua anak anak active itu"


xixi mencoba membuat mertuanya berbesar hati dan merasa di butuhkan "jova panggil maid persiapkan barang kita"


jova dan davis menatap mam elaine datar. baru saja menangis sudah berubah lagi "nana tidak bisa tidur kalau tak ada mam"


"bilang saja mam yang tak bisa tidur tanpa nana" ledek papa davis . elaine mencebik . jova dan xixi tertawa


"sekalian ajak saja lincoln, gates, petterson. kita piknik keluarga" ajak xixi. semua langsung setuju


"kalau semua mau, jova ada bus kapasitas 50 orang. kita naik itu saja, busnya sangat nyaman sekaligus menjaga kebersamaan dijalan" tawar jova. semua mengangguk


papa davis segera mengajak sahabat sejatinya berlibur, semua bersedia dan sangat antusias sekali


"jova mereka semua mau" ucap papa davis, jova langsung mengirimkan pesan pada jason mempersiapkan perjalanan


"Twins resort.. itu milikmu xi?" tanya papa davis. xixi mengangguk "tapi jangan sampai ketahuan keluarga lain ya, apalagi kak cia pah. katakan saja punya papa"


"no.. papa tak paham konstruksi bangunan dan lokasi, nanti kalau bincang bincang papa tidak bisa menjawab , mereka malah berpikir papa bohong atau membual. katakan saja milik jova"


"kalau jova yang ditanya lebih tak bisa menjawab pah" tolak jova


"aku kirim email data lengkap resort, kakak bisa mempelajari semua tentang resort secara detail selama perjalanan, jadi kakak bisa jawab kalau di tanya tanya" ucap xixi


"anggota disana bahkan tak tau siapa owner Twins corp, twins resort.. aku akan mengemail kepada mereka bahwa direktur jova musk akan tiba besok"


"heh.. dijalan aku mau main dengan nana" protes jova , xixi menatapnya datar "baiklah baiklah.. aku direktur dadakan"

__ADS_1


"bukan dadakan tapi Direktur permanent" tegas xixi. jova mengangkat dua tangannya tanda menyerah


"sebenarnya kenapa kalau cia tau sih? harusnya dia bangga adiknya sukses" tanya elaine


"dia memiliki kepribadian berbeda, sulit dipahami. daripada timbul kecemburuan sosial antar saudara lebih baik biarkan dia tak tau apa apa. dia masih dalam pendidikan bryan mengubah gaya hedonnya mam" papa davis menjelaskan


"hedon ya pasti bokek, kalau sudah bokek ya sudah. buat apa ribet" omel elaine


"bryan sangat kaya, tidak bokek. cia yang tak tau dan tak paham karena bryan membatasi keuangannya agar dia berubah mam"


"entahlah.. ribet dia, mam hanya mau senang senang dengan cucu mam yang cantik dan tampan itu. sisanya mam tak mau tau siapa kaya miskin, asal keluarga kecil kita sehat, mam sudah bahagia" tutup mama elaine


dia sangat menikmati kehidupannya dengan twins sebab dia kesepian dan tak punya anak perempuan. jadi dia memiliki hiburan baru dirumah yaitu cucunya


"Kalian semua siapkan barang barang keluargaku dan masukkan dalam koper" perintah elaine dengan semangat


"tak usah membawa banyak pakaian mam, ada laundry langsung kering, tiap malam petugas akan menjemput pakaian kita, pagi akan dikembalikan" pesan xixi. elaine mengangguk paham


♡♡♡♡





Depan mansion musk


Sebuah bus mewah dua tingkat terparkir manis


supir dan asisten memindahkan barang bawaan empat keluarga itu kedalam bagasi. jova juga membawa satu unit mobil sportnya . setelah bagasi terisi rapi 34 penumpang segera naik ke dalam bus


Davis, bill, thomas, verrell, jessica, tamara, elaine, giovani, adam, lion, bertrand, bryan, jova, lyora, cia, vanie, xixi, 7 bocil, 6 perawat, 3 maid, 1 koki sudah didalam


"mam tidurlah dikamar bersama nana dan vin, nanti jam makan malam akan jova bangunkan" pesan jova. elaine mengangguk dan menggiring dua cucunya masuk ke kamar


jova masih sibuk mempelajari email dan konstruksi bangunan resort itu. dan sekuruh data resort dari awal sampai akhir sesuai email istrinya

__ADS_1


"kak kapan punya bus ini?" tanya xixi bingung karena ia tak tau suaminya punya bus


"Aku baru menjual bus lama dan menggantinya dengan bus ini dua bulan lalu, biasa aku menggunakan untuk perjalanan darat ke negara tetangga atau keluar kota" jawab jova masih sibuk dengan ipadnya


"Mau papa bantu nak?" tawar davis , jova mengangguk. ia memforward email istrinya pada papanya


sekarang keduanya sibuk mempelajari ipad mereka dengan serius satu jam keduanya tak bersuara. xixi memilih tidur dipangkuan suaminya dan menyelonjorkan kakinya di sofa


"Oh papa paham.. sayap kanan ini fokus pada arena anak anak. jadi semua fasilitas penuh keamanan .. " mereka mulai membahas berdua tentang resort ini sampai keduanya benar benar paham akan denah resort secara lengkap


"mantap sekali bangunan ini" puji papa davis , jova hanya menunjuk pada istrinya yang sedang tidur pulas


"lebih mantap lagi jova tiba tiba jadi direktur tanpa persiapan" cebik jova, papa davis terbahak bahak


ada onsen, kolam renang pribadi, family suites, cafe untuk orangtua, arena permainan outdoor indoor. pantai child waterboom . ide briliant


"penghasilan pertahun laba bersih 20 Triliun pah, kalah rumah sakit jova"


"resort ini selalu penuh sepanjang tahun jadi perluasan terus terjadi. kali ini xixi memblokir sayap kanan untuk kita selama seminggu" imbuh papa davis


"gara gara satu cia, kita dapat peer menghafal pa"


"tak apa memang kita harus menghafal lokasi usaha keluarga kita kan? anggap saja tambah pengalaman" ucap papa davis "harusnya kita bangga xixi punya resort seperti ini" jova mengangguk setuju


TOK TOK TOK


"Tuan Muda, Tuan Besar, makan malam sudah siap" lapor maid


"Panggilkan nyonya besar ya" pinta jova


"Nyonya besar sedang berghibah dengan nyonya lainnya" lapor maid. papa davis tertawa


"Honey, bangun ya.. kita makan dulu.. tak lama lagi akan segera tiba" panggil jova sambil memgusap pipi istrinya


"papa ambil twins dulu" jova mengangguk


akhirnya xixi bangun dan segera duduk "minumlah dulu" jova memberikan segelas air putih pada istrinya

__ADS_1


"ayo kita makan, anak anak menunggu" ajak jova sambil memapah istrinya ke ruang makan bergabung dengan yang lain



__ADS_2