Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
bab 45 - grand opening westin hospital


__ADS_3

Setelah empat orang itu berlalu bertrand bertanya pada istrinya apa yang terjadi, felicia menjelaskan dengan detail masalahnya


"dasar wanita gila" umpat joe


"hermine dan nana kesayangan nonnonya, bahkan melihat mereka menangis sedikit saja kita yang dimarahi, kali ini papa pasti tak akan melepaskan mereka" omel lyora


"jadi bagaimana sekarang anak anak?" tanya larry pada adam


"sudah diberikan laptop kemauan mereka oleh papa thomas dan papa davis, sudah tenang" jawab adam. dia sangat kesal tapi tak bisa memukul perempuan jadi dia telan kekesalannya


♡♡♡♡♡♡♡


Grand opening


jam 10 pagi


● Triplet japanese restoran


● Leon Corean Restoran


● Twin D steak house


● Twin B Asian Restoran


Berlangsung sangat meriah, berhubung resto ramai pengunjung, para tamu undangan diundang ke rooftop menikmati jamuan makan siang


Jam satu siang acara berakhir dengan sukses dan memuaskan. restoran mereka sungguh padat sampai tak muat karena masakannya sangat enak


papa davis menutup acara dan menyampaikan pada tamu, opening hospital besok makannya disini juga . tiga hari acara ditempat yang sama, tapi taste hidangan berbeda, membuat tamu tidak jera atas undangan empat keluarga besar itu


"Woi kalau terus begini dua bulan sudah balik modal" kata lion tertawa. mereka mengangguk


"ya karena buka 24 jam" imbuh bertrand


"Sisa besok opening hospital sebelah potong pita makannya disini juga, setelah itu selesai" kata adam


"acara hanya pagi sampai makan siang juga kan?" tanya lion, jova mengangguk.


"cuma mungkin aku dan xixi akan bisa bergabung dijam makan malam"


"aman bro , yang penting cuan hahaha" lion terbahak bahak


♡♡♡♡♡


"Nonno.. nana mau beli es krim" pinta reevin "ayo sama nonni" ajak elaine . tangannya menjulur pada papa davis. papa davis memberi 20 euro. mama elaine mendengus

__ADS_1


akhirnya papa davis memberinya 50 euro "uang terakhir di dompetku, tadi nana membeli topi dan lainnya"


"dasar pelit" omel elaine sambil menggandeng reevin , tampak jova melangkah ke arah mereka . elaine langsung berbalik menjulurkan tangan


"kenapa mam?" tanyanya bingung


"minta uang , anakmu mau beli beli, uang didompet papa sudah habis di kuras nana"


jova langsung memutar tubuhnya mendeteksi keberadaan xixi, setelah ia rasa aman ia memberikan ibunya 500 euro dengan cepat dan menyimpan kembali dompetnya


davis terbahak bahak melihat pemandangan itu. "dulu saat kamu kecil, permintaanmu tak sebanyak nana, hanya minta laptop saja"


"iya namanya anak perempuan, rasanya kesal juga kemarin dia diledek karena laptopnya dan menginginkan milik oranglain pah"


"bicarakan baik baik pada xixi , dia akan paham nantinya" nasehat papa jova


"tidak pah, biar begini saja, kita ikut arus saja, cuma kedepannya mungkin butuh bantuan papa saja" ucap jova. davis terbahak bahak seketika


"kamu masih enak, ada papa mamina menemanimu main drama dengan istrimu.. saat kamu remaja, kamu minta ferrari, mamina mengancam mau minggat kalau papa membelikanmu karena takut kamu balapan liar, akhirnya papa mengajak verrel main drama. dia menghadiahkanmu ferarri kami menghadiahkan lion ferarri" ucap papa davis. jova terbahak bahak


"ini papa peganglah, akan jauh ke atm di sayap belakang resort" jova mengeluarkan 1000 euro sisa uang di dompetnya pada sang ayah . kebetulan xixi tiba dan mendengar ucapan suaminya. ia segera mengambil 1000 euro juga di dompetnya dan menyerahkan pada papa davis


"papa peganglah, jauh sekali mau jalan kaki ke atm" ucap xixi mengulangi ucapan suaminya akhirnya papa davis menerima uang itu.


"kau masih ada uang kak?" tanya xixi, jova menggeleng. xixi mengeluarkan 500 euro dari dompetnya dan menyerahkan pada suaminya


"kenapa untukku lebih sedikit, papa lebih banyak?" protes jova


"karena papa mau jalan jalan dengan mamina beli makan, kalau kakak semua di habisin buat nana" dengus xixi. papa davis terbahak bahak


"fitnah, itu terbalik" omel jova


"mau atau tidak uangnya? kalau tak mau jalan kaki sendiri sana ke atm, cuma dua kilo meter saja" buru buru jova menerima uangnya


"jova kamu harus menyewakan beberapa lokasi untuk banking , disini butuh tambahan bank nak, atm hanya beberapa dan jaraknya cukup jauh" saran papa davis


"kebetulan besok malam jova mau bicara dengan papa, lima tuan muda teman cia itu mau sewa building kita buka resto. 5 lantai tersisa. tapi mau jova sewakan buat mac z. burger queen. tfc dan bank AAC pah"


"besok kita bicarakan" ucap papa davis, jova mengangguk


"bro.. aku mau tanya" ucap adam sambil menghampiri jova, jova menaikkan alisnya sebelah


"5 suami teman cia itu , mereka kan hanya sewa kamar 3 malam, jadi besok harus check out. mereka memesan ulang all room full, kamu bisa bantu?"


"president suites yang ada, sisa dua kamar, harusnya buat ceo. kalau lima tak ada kak" xixi yang menjawab.

__ADS_1


"tanya saja mau di villa atau tidak? ada lima kamar kosong kalau mereka mau" imbuh papa davis.


"akan adam tanyakan nanti pah" ucap adam


"habis ini mau kemana honey?" tanya jova


"setengah jam lagi aku ada pertemuan dengan beberapa kepala biro travel yang mau mengadakan kerjasama, aku mau membicarakan penawaran kerjasama yang mereka ajukan" jova mengangguk


"kalau begitu nanti aku bawa anak anak kembali ke villa dulu, jam makan malam kita bergabung di rose cafe" kata jova, xixi mengangguk


"aku balik ke kantor dulu, aku sudah minta maid bawakan pakaianku, aku mandi di kantor saja" pamit xixi. jova mengangguk


"istrimu mana?" tanya jova pada adam


"hitung uang, sama hitung stock di rooftoop dengan yora dan felic " jawab adam.


"ya sudah kita bawa anak anak balik dulu, disini terlalu ramai. susah mengawasi mereka" kata papa davis . mereka segera mengajak keluarga mereka kembali ke villa


♡♡♡♡♡♡♡


Acara pemotongan pita


westin hospital


acara berlangsung meriah sekali, tapi entah kenapa banyak pasien mendaftar disana, pasien dari berbagai negara memenuhi ruang tunggu


papa davis dan mama elaine, menggantikan jova menyambut para tamu undangan di rooftoop untuk acara makan siang . twins di ungsikan di villa sepanjang hari. lyora yang mewakili mengawasi twins. ia memilih bekerja di villa agar anak anak itu aman tanpa orangtua dan opa oma mereka.


papa davis sekalian mengumumkan planning grand opening resort di havana beach enam bulan lagi.


Saat acara makan siang para undangan usai. banyak yang mau mengajukan kerjasama kepada papa davis baik di heaven beach maupun havana beach.


papa davis sebagai orang yang sangat berpengalaman, melayani semua tamu dengan baik dan mengarahkan mereka mengajukan proposal pada twins official pusat di kota tempat tinggal mereka.


ia tampak santai dan tidak kewalahan sama sekali. aura dan kewibawaannya semakin memancar diusia paruh bayanya ini.


sementara jova juga kewalahan mengurus pasien, bryan dan cia ikut turun tangan membantu jova. ternyata banyak pasien dari berbagai negara hadir untuk menjalani pengobatan di rs milik musk itu.


"mau liburan malah lembur . maaf ya bro, cia.." ucap jova saat mereka berjalan kaki bersama xixi, kembali ke villa di jam menjelang makan malam


"aku malah bisa jual tampang disana, bisa cari muka sedikit" canda bryan. mereka terbahak bahak semua


sampai vila empat orang itu langsung membersihkan diri lalu bergabung dengan keluarga mereka di rose cafe


__ADS_1


__ADS_2