
Vanie membuka matanya perlahan "Sayang kau baik baik saja nak?" tanya mama tamara , vanie langsung memegang perutnya
"Anakmu selamat, untuk bryan cepat membawamu ke rumah sakit, terlambat sedikit saja anakmu mungkin sulit di selamatkan. janinmu sangat lemah" ucap tamara sambil mengecup kening vanie
vanie melihat ruangannya cukup ramai, ada papa bill, mamina tamara, tuan nyonya emilio, bentley, bryan dan cia
dokter segera memeriksa vanie "Kondisi pasien masih lemah Dokter bryan, jangan berikan tekanan lagi . kalau terulang lagi aku sulit membantunya. trimester pertama baby masih sangat rentan keguguran"
"Jaga makanan, vitamin, penguat kandungan, susu bumil, jangan biarkan pasien stres, tertekan dan kelelahan apalagi mengalami guncangan seperti tadi tadi. saranku biarlah istirahat dulu beberapa hari sampai keadaannya pulih"
"Baik dokter, terima kasih" ucap bryan
setelah menyuapi vanie bubur, semua pengunjung segera kembali kemansion, tersisalah bryan dan cia disana
"Siapa yang memukulmu? adam?" tanya bryan dengan pelan dan suara berat . vanie hanya diam meneteskan airmata
vanie menceritakan siapa bentley dan ia tak tau bertrand menikah dengan emilio . sampai cerita tadi saat adam menamparnya . tak dikurang tak ditambah oleh vanie
bryan mengepalkan tangannya "bersediakah kau bercerai dengannya? tak ada gunanya menikah dengan pria yang kasar"
"mau kak, biar vanie kembali ke london mengurus perusahaan vanie disana. vanie mau hidup tenang berdua dengan baby" ucap vanie mengelus perutnya. bryan mengangguk
"kau bisa ke london setelah melahirkan, saat ini kandunganmu lemah tak bisa kemana mana"
"Baik kak"
"Adam kau akan menyesal sudah melukai dan mengatakan adikku ja -lang murahan" batin bryan dengan mengepalkan tangannya
jova, xixi, lion, lyora menerobos masuk ke ruangan vanie "kau kenapa vanie?" tanya xixi khawatir . vanie hanya tersenyum getir
"Adam memukulmu?" tanya xixi melihat pipi vanie lebam dan sudut bibirnya luka. "Gila.. adam gila"
"Aku akan mengurus surat cerai mereka secepat mungkin. hasil visum sudah keluar"
empat pengunjung itu sangat terkejut atas tindakan adam. bisanya kasar pada istrinya. akhirnya bryan menceritakan semua pada mereka. mereka tak kalah terkejut atas keputusan bryan menceraikan dua sahabat mereka
"Lyora kuharap kau tak mengabarkan kakakmu mengenai kehamilan vanie, jangan rusak kepercayaanku padamu" ucap bryan tegas.
__ADS_1
lyora hanya bisa menangis menyesalkan kelakuan abangnya itu tapi ia tetap mengabarkan pada papa thomas dan mama jess kalau vanie di rumah sakit. ia tak mau orangtuanya disalahkan atas perbuatan kakaknya
Akhirnya Semua tamu termasuk orangtua adam sudah pulang, bryan memanggil perawat khusus menjaga vanie selama di rumah sakit. dan vanie di ruangan isolasi yang tak bisa di kunjungi siapapun tanpa ijin bryan
♡♡♡♡♡
jam 12 malam adam tiba dimansion
ia melihat kamar anaknya kosong , ia melihat kamarnya. istrinya tidak dikamar. ia mengepalkan tangannya tapi ia melihat belas jejak darah di ranjang
"Apa dia terluka?" batin adam . dengan cepat ia membuka ponselnya. tak ada pesan apapun dari istrinya.
adam segera memeriksa cctv
DEGHHHHH
ia melihat abang iparnya menerobos masuk kekamarnya dan menggendong istrinya ke mobil. ia juga melihat mertuanya membawa anak anak dan perawatnya pergi
adam mencoba menelpon istrinya tapi ponselnya tidak di activekan. ia memeriksa gps terakhir istrinya GATES hospital
adam mencoba menghubungi mertuanya tak ada jawaban, menghubungi bryan tidak terhubung, menghubungi orangtuanya tak di angkat. akhirnya ia menelpon lyora
DEGHHHH
"Katakan ada apa dengan vanie?" tanya adam gusar
"Kau tak akan bertemu kakak ipar lagi kak, bryan sudah mengurus surat cerai kalian karena kakak memukul vanie sampai pingsan masuk rumah sakit"
DEGHHHH
adam menyambar kunci mobil dan bergegas menuju gates hospital, ia menanyakan ruangan istrinya tapi jawabannya sudah check out. tak ada lagi nama pasien stevanie rubby gates
adam duduk di loby sampai pagi, ia mau menunggu bryan. sampai jam 7 pagi bukan bertemu bryan malah bertemu bentley
"Dimana istriku" adam menghalangi bentley
"Aku sudah pernah mengingatkanmu, sebagai anak bungsu vanie belum pernah dimarah, dibentak, di kasari keluarganya sejak kecil. tapi kau malah memukulinya sampai hampir keguguran. kau tunggu saja surat ceraimu dari bryan dan berhenti menyalahkan oranglain. aku tak tau dimana istrimu dan hanya bryan yang tau"
__ADS_1
bentley langsung menggandeng anaknya masuk ke rumah sakit mendaftar ke poly gigi.
"keguguran? astaga ampuni aku Tuhan" adam mengusap wajahnya kasar . ia pulang ke rumah orangtuanya. benar saat ini hanya bisa berharap orangtuanya membawanya menemui istrinya
tapi baru sampai pintu utama
BUGHHH BUGHHHH BUGGHHH
tiga bogem mentah mendarat di wajah adam dari papanya
adam langsung tersungkur ke lantai, pengawal membantu memapahnya tapi adam malah berlutut pada ayahnya
"pa tolong adam pa.. hanya papa yang bisa tolong adam pa.." adam memeluk kaki ayahnya . sang ibu menangis begitu sedih
"kau sudah gila hah? kenapa kau memukul istrimu?" bentak sang ayah
"pa .. maafkan adam.. adam khilaf pa.. ampuni adam.. adam tak tau vanie hamil.. apalagi sampai hampir keguguran.. tolong adam pa.. adam mau istri adam pa" adam mengemis dikaki ayahnya
walau bagaimanapun adam adalah putranya, thomas pasti tetap akan membantu anaknya meskipun ia sangat marah. thomas memijat kepalanya yang terasa berat
ia duduk istirahat sejenak dan berpikir "kita temui bill sekarang" ucap thomas lalu berangkat ke mansion bill bersama adam dan istrinya. sampai di mansion
BUGHHHH BUGGHHHH
dua bogem mentah mendarat di perut adam
adam langsung tersungkuh, jessica hanya bisa menangis dipelukan suaminya melihat putranya dipukuli tanpa niat menolong demi tidak memperkeruh keadaan
akhirnya thomas bicara baik baik pada bill sebagai timbang rasa atas triplet dan calon cucu mereka . tak baik hidup dalam rumah tangga broken home . bill bisa menerima semua ucapan thomas dengan baik
"sekarang sisa vanie, dia sedang hamil. aku tak mau ia terpaksa dan tertekan. biar ia yang memilih"
"ijinkan adam bicara dengan vanie pah" mohon adam
bryan masuk ke mansion langsung menerjang adam dengan beberapa bogem . papa bill yang memisahkan karena thomas memilih diamb
akhirnya amarah bryan bisa di redam oleh bill setelah diberi pengertian , sekarang sisa vanie saja.
__ADS_1
enam orang itu bergegas ke ruangan vanie. adam langsung berlutut semantar vanie membuang muka dan memilih diam