Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
Bab 4 - Kepergok suami


__ADS_3

Jova memasuki pintu restoran jepang mengikuti GPS yang menunjukkan keberadaan istrinya


Saat tiba di restoran, ia tertegun melihat istrinya duduk berduaan dengan seorang pria. ia menghampiri meja istrinya dengan wajah dingin


"Ehmm kak.. " panggil xixi dengan wajah terkejut suaminya tiba tiba didepannya . charles juga melihat ke belakang dengan kepala mendongak


"siapa dia xelyn?" tanya charles


xixi segera berdiri dan berpamitan pada charles sambil menarik belanjaannya "aku jalan dulu kak charles" pamitnya menarik lengan jova tapi charles menahan lengannya. xixi segera menepisnya kasar


"xelyn bagaimana makanan yang dipesan? ini siapa?" tanya charles


"kenalkan, ini jova musk" ucap xixi "suamiku" sambungnya setelah menghembuskan nafas berat


"kak ini kak charles taylor, kenalkan, dia temanku" ucap charles


charles terkejut saat berjabat tangan dengan jova "suami? bagaimana bisa?" tanyanya


"bagaimana tak bisa? aku single, dia single kenapa tak bisa menikah?" tanya xixi dingin


"xelyn.. kau bercanda? semudah itu kau melupakan aku dan kisah kita?" tanya charles


"aku pulang dulu" pamit xixi sambil menarik lengan kekar suaminya yang sejak tadi diam dan memasang wajah dingin . tapi lagi lagi charles menahan lengan xixi


"xelyn, kau tak bisa seperti ini"


Tangan charles sekarang serasa hendak remuk, ternyata lengannya di cengkram jova "Tuan Taylor.. jangan sembarangan menyentuh tangan istriku" bisiknya pelan. charles segera melepaskan lengan xixi . jova pun menarik pinggang xixi dan membawa troly belanjaan istrinya keluar restoran


charles mengepalkan tangannya melihat kepergian dua orang didepannya lalu duduk kembali memikirkan masa lalunya


"Waktunya pulang" ajak adam sambil menggamit lengan istrinya

__ADS_1


♡♡♡♡♡


Apartemen Jova


18:00


Sampai di apartemen, jova langsung naik dan masuk ke ruang kerjanya dan tak keluar lagi sampai jam delapan malam


Sementara xixi yang sudah selesai memasak menjadi bingung, mau memanggil suaminya ia tak berani masuk ke ruang kerjanya. tak dipanggil masakannya sudah selesai


ia teringat ponselnya tadi dipakai misscall suaminya, ia segera mengirim pesan pada jova


"kak makan malam sudah selesai, makan yuk. Xixi"


lima menit kemudian terdengar suara pintu ruang kerja di buka. xixi segera mengambil segelas jus apel, piring dan nasi untuk suaminya yang sudah berada di meja makan.


jova bisa melihat makanan asia terhidang, udang goreng asam manis, daging sapi lada hitam, capcai seafood


ia mulai mengambil lauk beberapa untuk suaminya. mereka makan dengan tenang. tanpa suara sama sekali.


"Ambilkan nasi" perintah jova dingin, wajahnya sangat menyeramkan. xixi buru buru mengambilkan nasi untuk suaminya. dalam hatinya ia senang suaminya mau nambah berarti sesuai dengan lidahnya


setelah makan malam usai jova bergegas naik ke tangga "kak besok sarapan ringan atau berat?" tanya xixi lirih


"terserah" jawabnya tanpa menoleh lalu masuk ke ruang kerjanya dan tak keluar lagi


xixi membersihkan meja makan dan peralatan dapur lalu mencuci. melihat keadaan apartemen sepertinya jova adalah tipe pembersih, ia juga sama jadi tak mau memicu kemarahan suaminya ia segera membersihkan area dapur


setelah beberes di dapur, xixi naik kekamarnya. ia mengambil piyama suaminya dan meletakkan di sofa lalu ia kembali mengambil gaun tidurnya. setelah mencuci wajah, menyikat gigi dan berdoa. ia segera masuk ke dalam selimutnya dan memejamkan mata


♡♡♡♡♡♡

__ADS_1


Diunit lain


Saat memasuki unit, vanie langsung menyusun belanjaannya kedalam kulkas dan lemari. ia membuatkan jus buah buahan yang di potong dadu dengan bahan dasar orange jus.


ia membawa jusnya kekamar, terlihat adam duduk didepan laptop. vanie meletakkan jus buah di meja kerja itu lalu ke walk in closet mengambil piyama suaminya dan meletakkan disofa, lalu mengambil pakaian tidurnya dan bergegas melakukan ritual malam ke kamar mandi


adam memperhatikan semua kegiatan istrinya itu dan meneguk jus dimeja kerjanya sambil tersenyum tipis, tak lama istrinya keluar kamar mandi, dan masuk kedalam selimut. adam segera membersihkan wajah, menyikat gigi dan masuk ke selimut bermodalkan boxer


ia meraih tubuh sintal di sampingnya dan menatapnya intens, adam bisa melihat istrinya sangat sangat cantik sekali perpaduan spanyol dan asia. tubuh langsing dengan bantalan depan dan bantalan belakang yang sangat berisi, vanie kebingungan ditatap seperti itu, akhirnya ia membuang muka ke samping, adam menangkup wajah istrinya mengarah kepadanya lagi


"kak.. mphhhh" adam sudah membungkam mulut istrinya dan mel -umatnya dengan lembut, vanie diam dan tak tau harus berbuat apa. adam menggigit kecil bibir bawah vanie sampai bibir mungil itu sedikit terbuka ,ia mulai mengabsen isi mulut istrinya sampai tak bersisa. beberapa menit kemudian ia melepaskan istrinya untuk mengambil nafas


"balas sayang" bisiknya sambil men gulum telinga istrinya "a.. aku tak tak tau , ha harus gi-gimana kak" ucapnya gugup , adam tersenyum bahagia karena ia pertama bagi istrinya


"ikuti saja nalurimu dan gerakanku" bisik adam, lalu kembali mel -umat lembut bibir istrinya, perlahan vanie mulai membalas dengan sangat kaku dan mulai terbiasa. badannya sangat kaku


adam perlahan mulai mengecup leher istrinya meninggalkan beberapa bekas gigitan disana , bukan beberapa tapi sangat banyak. suara suara aneh mulai keluar dari mulut sang istri.


adam bangkit mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur agar istrinya tak malu, ia mulai melepaskan gaun dan semua yang bersisa di tubuh istrinya, sungguh karunia luar biasa di depan matanya. ia tak berani berkedip. vanie merasa malu, ia menutupi area sensi nya dengan tangannya. adam tersenyum, ia paham istrinya pasti malu. ia kembali mel -umat bibir istrinya dan perlahan turun sampai ia mulai menyusu dengan rakus, suara racauan terdengar dari mulut istrinya membuatnya makin bersemangat


"kak.. sudah kak.. sudah" rintihnya lirih


adam turun kebawah, mengecup sebutir kacang nan indah berwarna pink di bawah sana. vanie mulai memekik. "kak .. kak adam.. sudah kak" tapi adam semakin seru bermain dibawah. "kak aku mau pipis kak"


"keluarkan saja honey" ucapnya pelan melancarkan aksinya sampai keluarlah ledakan pertama. ia segera menurunkan boxernya. vanie terkejut melihat naga sakti berukuran extra large itu sudah berdiri tegak


"kak vanie takut kak" ia gemetar


"aku akan perlahan sayang, relax, nikmati saja ya" bisik adam dan kembali menyusu dengan rakus "kak sudah kak"


mulutnya berkata sudah tapi tangannya menekan kepala adam lebih dalam ke twins nya, adam semakin ganas, perlahan ia mulai mencoba membobol gawang istrinya, beberapa kali terpeleset

__ADS_1


"**** kenapa susah sekali" batin adam , tapi ia masih terus mencoba, akhirnya dia menggunakan cara cepat, tiga kali hentakan terdengar rintihan kesakitan istrimya dan airmata menetes di pipi cantik itu



__ADS_2