
"Harold mau bicara pada dad mom"
"Ada apa sayang?" tanya vanie
"Ajaklah nonno, dad jova dan nonno davis" ucapnya dingin
akhirnya adam menghubungi ayahnya, jova dan davis berkumpul di ruangan vip rose cafe
"ada apa nak?" tanya thomas
"Batalkan perjodohan hermine dengan vin nonno" ucapnya tegas . semua terkejut "apa masalahnya?" tanya thomas
"Kalian menyakiti nana dan kak herald, mereka berencana menikah kalau kak herald sudah memiliki rumah sakit sendiri"
semua sungguh terkejut mendengar ucapan harold. semua langsung diam tak bersuara
"tinggalkan kami nak, kami akan memikirkannya" pinta adam. vanie segera beranjak dengan putranya
empat pria itu berdiam diri, mereka sangat menyayangi penerus mereka..
"Bisakah menikah dua bersaudara? adakah larangan begitu?" tanya thomas
"Mana aku tau? aku tak pernah mendengar larangan begitu" ketus davis
__ADS_1
"ya sudah biarkan saja mereka menikah" kata adam. jova memijat pelipisnya
"Berarti tak ada larangan kan?" tanya thomas. semua menggeleng "kita putuskan saja begitu" yang lain mengangguk
"hubungi empat anak kita minta kesini" pinta adam. jova segera memanggil dua anaknya begitupun adam
******
empat anak itu duduk menatap datar pada orangtua mereka
"Kami mau membahas perjodohan, tentang vin dan hermine, herald dengan nana. aku harap kalian tidak mengecewakan kami, jaga sikap dan hati masing masing sampai waktunya tiba. apakah kalian paham?" tanya thomas
keempat orang itu mengangguk dengan wajah datar. "kenapa kalian tak bahagia, kalian menolak?" tanya davis dengan muka sangar padahal ia ingin terbahak bahak
"kalian akan menikah di usia 20 tahun nanti, sekarang tunjukkan kalian mampu untuk menikah dan menghidupi pasangan masing masing" mereka mengangguk datar
"lusa kalian akan bertunangan, setelah besok acara ultah mamina xixi selesai" kata adam lalu beranjak pergi daripada kesal melihat empat anak itu seperti kulkas
******
acara ultah xixi berlangsung sangat meriah dan hikmat . karena dihadiri empat keluarga besar.
malamnya mereka berkumpul seperti biasa di rose cafe. mereka berharap kebersamaan mereka abadi dan kompak seperti ini selamanya
__ADS_1
tapi lyora tampak duduk menjauh sendirian dengan laptopnya di meja sudut menyelesaikan pekerjaannya. saat lion menghampirinya ia segera mematikan laptopnya dan mau beranjak
"Honey.. maafkan aku. aku tak bermaksud membohongimu, aku minta maaf" ucap lion sambil mencekal tangan istrinya.
"Aku yang pergi atau kamu?" tanya lyora. "baiklah aku yang pergi" lion menyerah dan bergabung dengan para papa itu dengan lesu
"Kau kenapa?" tanya bryan
"Yora marah, gara gara aku membelikan putriku iphone terbaru" jawab lion lesu "Aku tak tega pada putriku"
adam dan jova terbahak bahak mendengar curhatan lion. "kenapa kau tak meminta papa membelikan?" tanya bryan
"aku tak kepikiran"
"Bersiaplah kau diusir istrimu nanti malam" ucap bryan sambil tertawa
"Lain kali harus pakai trik , kami menjalaninya sudah 17 tahun bro. gara gara putri semata wayang harus kucing kucingan dengan istri" ucap adam . "beri uang pada papamu, istrimu tak akan marah, minta papamu membelikan anakmu, selesai"
"mana kutau begitu rumit, aku bersikap terbuka pada yora. tak kusangka ia semarah itu"
begitulah kehidupan empat keluarga besar beserta keturunannya, masing masing punya masalah tapi semua berakhir indah jika mau mempertahankan rumah tangga dan memperbaiki diri
♡♡♡♡♡♡♡♡ THE END ♡♡♡♡♡♡♡♡
__ADS_1