Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
Bab 24 - suara hati para suami dan istri


__ADS_3

"Kau sudah bangun honey?" tanya jova , xixi mengangguk


"mana anak anak?"


"mereka baru selesai renang di kamar bertrand, sekarang sedang membersihkan diri dengan susternya. setelah ini aku akan mengajak mereka ke play land indoor"


"papa mamina kemana?"


"mereka sudah melupakan kita, bersantai di musk cafe bersama sahabat mereka" ucap jova sambil tertawa.


jova bergabung dengan istrinya di ranjang hendak mengecup istrinya tapi xixi menghindar. jova nampak sedikit kecewa


"kakak bisa jajan kalau kakak mau, aku mengerti kebutuhan biologis kakak" ucap xixi dingin dan beranjak kekamar mandi.


jova hanya diam. ia tau sejak perselingkuhannya, istrinya tak pernah menganggapnya suami lagi, hanya tetap bersama agar anak anak memiliki keluarga lengkap. tapi jova tak putus asa , ia yakin suatu hari istrinya akan luluh


jova bangkit menjemput nana , saat melewati kamar bryan pintu kamar tak terkunci rapat, ia mendengar pertengkaran keduanya


"Aku tak menyalahkan ketidakmampuanmu, tapi kau menyeretku ke dalam kehidupan penuh kesusahan. apa salahnya aku hanya menambah pekerjaanku agar penghasilanku bertambah. aku juga ingin bahagia, kau bisa menceraikan aku bila kau keberatan. aku sudah memberi keluargamu keturunan, kau bisa membawa brandon bersamamu"


"jaga bahasamu cia, mau berapa kali kau meminta cerai, jawabanku sama.. tak ada perceraian.. aku akan memblack listmu kalau kau berani menambah pekerjaanmu" bentak bryan


"baiklah.. aku akan membuatmu menceraikan aku" teriak cia "never" teriak bryan. jova mempercepat langkahnya mengetuk pintu kamar nana


"Tuan Muda, Nona Kecil di bawa Tuan besar, tadi nona kecil minta di belikan bikini. Tuan kecil bermain dengan Tuan Kecil lain di kamar Tuan Muda Bertrand" Lapor perawat didepannya. jova mengangguk lalu bergegas kekamar bertrand menemui anaknya


♡♡♡♡♡


Usai makan malam dengan tenang di gates resto, anak anak kembali ke kamar mereka masing masing untuk istirahat


sementara yang lain mengadakan bbq party di area out door musk cafe. maid sibuk memanggang daging dan udang


empat keluarga itu sudah terpecah menjadi empat meja yang berjauhan untuk berbincang , wajah bryan tampak muram


"kenapa wajahmu" tanya bertrandb"kau ada masalah?"


"cia meminta cerai, dia tak tahan kehidupan seperti ini. dia ingin kehidupan hedonnya kembali" ucap bryan lesu . yang lain menggelengkan kepala


"aku sudah menyediakan mansion, ku kira akan aku jadikan hadiah ulang tahun buat brandon dua minggu lagi, tapi ia merasa begitu tertekan bersamaku"


"kukira sejak kau memintanya mencicil penthouse ia sudah berpisah dengan teman sosialitanya" ucap lion

__ADS_1


"sebelumnya iya, tapi entah kenapa tadi ia meminta menambah jadwal praktek di rumah sakit jova katanya menambah penghasilannya, ia tak kuat hidup seperti sekarang"


"dia tak bisa bekerja di rumah sakitku, saat pertunangan dulu , aku dengar kalimatmu, aku sudah memberi notif atas nama dia" ucap jova cepat. "terima kasih bro"


"mau saran?" tanya bertrand, bryan mengangguk dan semua mata menatap bertrand


"Saranku, sebaiknya kau bebaskan dia sementara, biar dia jalani hidup yang dia mau sendirian, Jova bantu black list dia di seluruh rumah sakit eropah, kedepannya dia bisa fokus dengan kliniknya. mengingat tanggungan cicilan pent house dia harus bekerja lebih keras di kliniknya dan cafenya sampai 7 bulan kedepan atau pihak bank akan menyita pent house itu. saat itu terjadi teman sosialitanya akan meninggalkannya , dia bisa melihat siapa temannya"


"kau bersikaplah abai padanya sekalian tunjukkan siapa bryan sebenarnya, buat dia sedikit cemburu dan menyesali sudah menolak suami dan anaknya. bila dia sudah menyesal buat perjanjian baru agar menjadi istri yang baik"


"good idea" ucap lion "aku dukung"


"Aku tau harus berbuat apa" jawab bryan


"Bagaimana vanie?" tanya lion pada adam


"dia hanya mengurus laporan keuangan perusahaan kami berdua, sisanya dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak anak, aku cukup di abaikan olehnya karena perhatiannya banyak pada anak anak"


"kau cemburu pada anakmu?" tanya bertrand datar. semua menertawakan adam


"Aku selalu bersyukur memiliki istri seperti vanie, dia luar biasa. terlepas kekurangan dan kelebihannya, dia istri dan ibu yang baik. aku mengingat kata papa mamina.. anak anak harus lahir dan tumbuh dari ibu yang baik.. anak anak akan mencerminkan orangtuanya" puji adam penuh rasa syukur


"Kau bagaimana dengan xixi?" tanya lion


"Dimasa lalu aku memiliki kesalahan, ia meninggalkan aku lalu koma, mungkin penyesalan dan kemauanku menggerakkan hatinya membuat ia bersedia kembali padaku, tapi sebatas sahabat dan partner mendidik anak. bukan suami istri lagi"


"Kau tak bersyukur memiliki istri sehebat xixi, kalau kau tak berubah kau akan kehilangan segalanya bro" tegur adam "hanya istri yang akan menemani kita sampai akhir hidup kita, wanita lain semua hanya ular belaka"


"aku sedang berusaha memperbaiki keadaan" ucap jova


"Charles berkembang pesat di indonesia, ku dengar istrimu perluasan perusahaan cabang ke indonesia juga, jaga istrimu baik baik jangan memberi cela pada pria lain mengganggu rumah tanggamu" pesan adam


"Belum lagi Asisten pribadinya Johanes Clinton itu malaikat penjaga istrimu yang lama menaruh hati pada istrimu, ia sangat mengerti istrimu" imbuh lion "jangan sampai istrimu merasa nyaman padanya"


"makanya kalau sudah punya lubang pribadi, jangan asal celup ke lubang lain, istrimu juga manusia, mungkin ia menolak lupa atas perselingkuhanmu" ledek bryan


"Aku tak pernah tidur dengan siapapun setelah aku menikah" tegas jova "istrimu tau?" tanya bryan


"aku tak tau dia tau atau tidak" jawab jova jujur


"beri istrimu obat perangsang, setelah selesai bertarung, lakukan pillow talk dan beritau isi hatimu" saran adam "pillow talk sangat penting untuk suami istri"

__ADS_1


"dia kurang sehat aku takut membawa dampak buruk bagi kesehatannya" jawab jova


"istrimu yang sakit psikisnya akibat perbuatanmu, bukan tubuhnya, tugasmu menyembuhkan hatinya yang kau lukai. aku sudah beberapa kali menangani istrimu" ucap bryan


"serahkan urusan ini pada kami, kau jalani saja tugasmu sebagai suami nanti malam" lion menepuk bahu sahabat masa kecil sekaligus adik iparnya. jova hanya mengangguk


"Ingat bro.. suami adalah tombak dan tiang rumah tangga, suami oleng maka keluarga akan hancur. kalau istri oleng selama suami masih bertahan maka keluarga akan tetap ada, saat kau menyerah maka anak anak akan jadi korban" tutup adam


*****


"Bagaimana hidupmu?" tanya vanie pada xixi


"Biasa saja aku jalani semampuku" jawab xixi "anak anak harus bahagia"


"Belajarlah berdamai dengan masa lalu, maafkan dirimu sendiri dan maafkan suamimu, semua orang layak mendapat kesempatan kedua" nasehat vanie


"Aku coba" jawab xixi sambil tersenyum getir


sejujurnya xixi tak pernah memaafkan jova, ia hanya terharu atas usaha jova selama ini , ia memilih memberi kebahagiaan pada anaknya dengan keluarga lengkap meskipun ia tertekan dengan rumah tangganya


"kamu bagaimana?" tanya xixi


"biasa saja, aku pulang kerja menjemput anakku di rumah mertuaku, lalu bermain dengan mereka sampai jam tidur" jawab vanie


"Jangan abai pada suamimu, awas sampai kurang puas mencari lubang lain" pesan lyora . vanie tertegun "sahabat yang baik pasti harus saling mengingatkan kan?" vanie mengangguk


"Aku akan lebih memperhatikan kak adam" ucapnya agak menyesal sibuk hal lain sehingga sering lupa melayani suaminya


"kamu bagaimana dengan kak bryan?" tanya lyora pada cia


"Aku .. biasa saja.. masih lesu. kehidupanku semakin sulit. apalagi sejak mencicil penthouse buat brandon. aku bahkan tak berani berkumpul dengan temanku lagi"


"Buat apa teman sosialitamu yang mengajarimu foya foya. lebih baik fokus anak suami. karena saat kau susah dan sakit hanya suamimu yang akan merawatmu, menjagamu dengan sepenuh hati"


"bagaimana ia bisa menjagaku kalau penghasilannya saja sangat kecil. bahkan tak mampu memenuhi keinginanku"


"Tugas suami adalah menghidupi anak istri, istri harus menabung demi masa depan anak, penghasilan suamimu yang kau bilang kecil justru menjadikanmu istri yang pandai menabung supaya kelak kalau ada peluang, suamimu bisa memiliki modal memperbesar usahanya dan hidupmu menjadi lebih baik" tegur vanie


"kau lihat xixi? ia begitu hemat, suaminya malah menghabiskan uang untuk wanita lain" ucap cia "lebih baik aku yang menghabiskan daripada wanita lain"


"bukan begitu juga konteksnya, sekarang ada anak diantara kalian, anak kalian butuh uang untuk masa depannya" ucap lyora mulai putus asa

__ADS_1


"sudahlah kita sebagai sahabat hanya bisa menasehati, bagaimana menjalaninya terserah kau saja. ingat keluarga adalah utama. harta yang paling berharga" tutup vanie



__ADS_2