
Dari waktu ke waktu kehidupan terus berjalan.
bendera yang dikibarkan oleh King dan Zoya sekarang sudah mulai dikenal oleh beberapa kerajaan. beberapa kerajaan terlihat terus mencari keberadaan Kerajaan yang sekarang benar-benar menjadi buah bibir. mereka dengan begitu mudahnya membantai para penjahat, Bahkan mereka dengan mudahnya menghancurkan Sebuah kerajaan hanya dalam hitungan bulan saja.
"Jenderal, kau ke mana saja?!" seru King kepada Zoya.
"Maafkan Aku Yang mulia, aku dan Jenderal dan Lee habis memeriksa beberapa perbatasan Kerajaan Matahari." jawab Zoya.
"Aku sudah bilang kepadamu kalau kau tidak boleh keluar tanpa seizin ku!!" seru King. king memang adalah seorang pria yang benar-benar bersikap begitu protektif kepada Zoya. Hal itu membuat Zoya terkadang harus menerima semua perlakuan dari King.
"Yang mulia, Aku tidak dari mana-mana, aku bersama Jendral dan Li memeriksa beberapa perbatasan kerajaan kita. kami takut kalau tiba-tiba perbatasan kerajaan kita dimasuki oleh kerajaan lain." jawab Zoya.
"Aku tidak mau tahu, aku sudah bilang padamu kan kalau kau tidak boleh keluar kerajaan ini tanpa diriku!" seru King.
Hari ini salah satu orang yang ada di kerajaan matahari(naga) terus mencari keberadaan King.
"Yang mulia!!" seru salah satu petinggi yang ada di Kerajaan naga.
"Menteri." jawab King.
"Yang mulia, ada sesuatu yang ingin hamba bicarakan dengan yang mulia." pinta menteri keuangan kepada King.
"Bicaralah, Apa yang ingin kau katakan." jawab King.
"Tapi Yang mulia, hamba ingin berbicara empat mata dengan yang mulia." jawab menteri keuangan.
"Apa maksudmu?" tanya King kepada menteri keuangan.
"Hamba ingin berbicara dengan anda, tanpa tanpa ada orang lain." jawab menteri keuangan yang menatap Zoya. Zoya yang mengerti ke mana pembicaraan pria tua itu, wanita itu berdiri hendak pergi dari tempat itu.
__ADS_1
"Kau tidak usah pergi, tetap disini! dengarkan aku menteri keuangan, siapa pun tidak ada yang boleh mengusir Jenderal Zoya dari tempat ini, siapapun yang ingin berbicara denganku dia boleh berbicara dengan Jenderal Zoya. jika kau ingin mengusir jenderal dari tempat ini maka ku sarankan dirimu untuk segera pergi dari sini." jawab King.
Menteri keuangan yang mendapatkan jawaban seperti itu, pria itu begitu kesal karena dia tidak ingin berbicara dengan King ketika ada Zoya.
"Tidak apa-apa Yang mulia, hamba akan pergi dahulu. nanti kita lanjutkan pembicaraannya." jawab Zoya.
SRINGGG...
SRINGGG...
KRESS...
"Aaaaa!!!"
suara teriakan dari menteri keuangan ketika salah satu tangannya sudah terpisah dari tubuhnya.
"Aku sudah bilang padamu, tidak ada seorangpun yang boleh mengusir calon istriku. jika salah satu diantara pejabat ku berani mengatakan hal itu, maka seperti inilah menteri." ucap King yang terlihat sudah memotong salah satu tangan menteri pertahanan.
"Dengarkanlah aku baik-baik, menteri. Jangan sampai aku membantai seluruh keluargamu tanpa tersisa sama sekali. wanita yang berdiri di sampingku ini adalah calon permaisuri kerajaan ku, tidak ada satu wanita pun yang boleh memikirkan untuk berusaha menempati posisi itu, walaupun itu dari keluargamu!!" seru King yang kemudian mengajak Zoya pergi dari tempat itu.
Kebodohan yang dilakukan oleh menteri keuangan tidak akan bisa dia tarik mundur kembali, Dia telah menyiram bahan bakar ketubuh King yang membuat King langsung tersulut emosinya.
"Aku tidak pernah mengira kalau pria itu benar-benar mencintai menteri pertahanan." ucap menteri keuangan yang terus memegang tangannya yang sudah terpotong. rasakan sendiri kebodohannya, dia selalu bersikap begitu baik kepada ada King dengan harapan dia akan menerima salah satu putrinya untuk menjadi istri dari pria itu.
Kabar mengenai menteri keuangan yang sudah kehilangan salah satu tangannya, beberapa orang yang sedikit bahagia karena menteri keuangan selalu bersikap angkuh. seolah-olah dirinya adalah orang yang begitu penting bagi King. padahal itu Semuanya tidaklah benar.
orang yang paling penting dalam hidup King adalah Zoya, satu-satunya wanita yang akan menata hatinya dan akan mendapatkan tempat di hati King.
"Mengapa kau harus melakukan hal itu?" tanya Zoya kepada King.
__ADS_1
"Memangnya kenapa?" tanya King kembali.
"Apakah kau harus melakukan hal itu?" tanya Zoya yang terlihat menatap King.
"Aku tidak akan membiarkan siapapun mencoba untuk mengambil tempatmu di hatiku, Aku tidak akan membiarkan orang lain berusaha untuk menyingkirkan mu dari hidupku." jawab King.
"Tapi tidak seperti itu, kan?" tanya Zoya.
"Harus, mereka harus tahu dimana posisi mereka dan mereka harus tahu di mana posisimu. kau selalu menolak saat aku memintamu untuk menjadi istriku, kau selalu menolak saat aku memintamu naik tahta bersamaku." jawab King.
"Hehhh..," Zoya menghela napasnya. wanita itu berdiri sambil memegang wajah King.
"Apakah aku pernah menolak cintamu? Apakah aku juga pernah menolak bersamamu?" tanya Zoya.
King menggelengkan kepalanya, yang diharapkan oleh pria itu adalah Zoya menjadi istrinya. bersamanya dalam suka dan duka dan menjadi pasangan suami istri.
"Aku ingin segera menjadikanmu istriku, aku tidak akan membiarkan begitu banyak mata terus menatapmu, membicarakanmu dan memujimu. mereka tidak boleh mengatakan hal itu kecuali aku." jawab King yang kemudian memeluk Zoya.
"Aku akan menerima lamaran jika kita sudah menghancurkan satu diantara tiga kerajaan itu." jawab Zoya yang membuat King langsung memegang kedua pipi Zoya dan melihatnya.
"Apakah kau yakin?" tanya King yang begitu bahagia.
Zoya menganggukkan kepalanya, dia tahu kalau King adalah sosok pria yang tidak akan pernah menyakitinya walau sedikit pun.
"Mari kita hancurkan kerajaan tanah, mari kita berikan mereka pelajaran hingga mereka tidak akan bisa lagi berdiri untuk melawan kita." ucap King yang membuat Zoya menganggukkan kepalanya. King yang sekarang sangat berbeda dengan Feros yang dahulu. pria itu sekarang memiliki ambisi yang begitu besar, bahkan King sekarang menjadi pria yang benar-benar sangat kejam dalam memberikan hukuman kepada siapa saja. baginya Zoya adalah satu-satunya nyawanya setelah itu guru Liu dan Dan-lee.
para pasukan kerajaan matahari sudah melati ilmu tenaga dalamnya, mereka benar-benar tidak akan kalah dari kerajaan-kerajaan yang lain. King menempa seluruh pasukannya dengan semua ilmu yang dia miliki bersama guru Liu.
"Jangan sampai kalian mengalami kegagalan!!" seru Jenderal dan-lee ketika dirinya melati seluruh pasukan kerajaan matahari.
__ADS_1
Kabar mengenai seluruh pasukan kerajaan matahari sudah tersiar, perguruan naga masih tetap bertahan di bawah naungan kerajaan matahari.
** bersambung ****