PERMAISURI YANG TERLUPAKAN

PERMAISURI YANG TERLUPAKAN
Kehidupan baru


__ADS_3

TRANGGG...


TRANGGG...


"HYAAAA!!!"


terlihat Kaisar King langsung memberikan Serangan yang mematikan kepada kaisar Yongsil, serangan terakhir yang diberikan oleh King akan memberikan sesuatu yang sangat berarti. Serangan yang akan membuat Kaisar Yongsil benar-benar menjadi kenangan.


"Lihatlah, Aku akan memberikanmu pelajaran. Aku akan memberikanmu hukuman, Kau hanya akan menjadi kenangan!!" seru King yang kemudian memberikan penekanan hingga Kaisar Yongsil tidak mampu melawan pergerakan King sama sekali. tidak ada suara yang keluar dari mulut Kaisar Yongsil ketika dirinya sudah mendapatkan serangan mematikan.


ZLEPP...


SRINGGG...


serangan terakhir yang diberikan oleh King sudah menjadi pertanda kalau kerajaan Barat akan berakhir hari ini juga. Terlihat sebuah kepala sudah menggelinding di lantai kerajaan, orang-orang yang berada di kerajaan itu begitu terkejut kepala Kaisar mereka sudah terlepas dari raganya.


"Yang mulia!!" seru para pejabat kerajaan barat yang melihat hal itu. Zoya, wanita itu hanya tersenyum.


"Itulah hukuman jika kalian berani mengganggu kami!!" seru Zoya yang kemudian menghunuskan pedangnya ke beberapa pemimpin kerajaan barat seketika mereka langsung melepaskan pedang mereka saat Kaisar mereka telah kehilangan nyawa.


"Itulah yang pantas kalian dapatkan!!" seru guru Liu yang berada di salah satu kursi yang ada di ruangan itu. pria tua itu sangat mengenal benar Bagaimana sifat dari King, karena King adalah tipe seorang pria yang tidak akan melepaskan apapun miliknya.


Seluruh penghuni kerajaan barat yang masih tersisa, seketika mereka menyerah dan melempar pedang mereka.

__ADS_1


"Kenapa kalian menyerah dengan begitu mudah? Apakah kalian tidak ingin berusaha untuk menyerang kami?" tanya Dan-lee pada ada orang-orang yang ada di kerajaan barat.


Tentu saja orang-orang itu tidak akan mau mati dengan mudah.


"Ampuni kami, ampuni kami Yang mulia?!" seru para pejabat dan prajurit yang masih tersisa di kerajaan barat.


"Kenapa kami harus memberikan kalian Maaf? aku yakin sebentar lagi kalian akan mencoba untuk memberontak." jawab King.


"Kami berjanji kami akan patuh kepada yang mulia?!" seru para penghuni kerajaan Barat.


"Terima kasih, karena kalian mau tunduk kepada kerajaanku. tapi apakah kalian kira kami mau memaafkan kalian setelah rencana yang telah kalian susun untuk membunuh kami semua?!" seru Zoya yang membuat penghuni kerajaan barat langsung terdiam.


"Mengapa? mengapa kalian ingin tunduk kepada kerajaanku? Apakah kalian tidak ingin menyerang ku?" tanya King kepada orang-orang itu.


Kabar mengenai kekalahan kerajaan Barat di tangan Kerajaan Awan tersebar di seluruh penjuru beberapa kerajaan. nampak sekali kalau beberapa kerajaan yang ingin melakukan penyerangan di kerajaan awan seketika mereka mengurungkan niatnya.


Kaisar Zanetti yang sudah mendengar mengenai runtuhnya kerajaan Barat di tangan King dan Zoya. terlihat pria itu benar-benar percaya dengan kabar itu, namun kabar mengenai kehancuran kerajaan Barat di tangan sepasang suami istri itu membuat Kaisar Zanetti benar-benar sangat menyesali dengan semua perbuatannya. jika dulu dia tidak menyia-nyiakan permaisurinya mungkin saat ini dialah yang akan menjadi pria yang paling berkuasa. menjadi pria yang benar-benar akan menduduki tahta yang paling tinggi, disegani begitu banyak kerajaan bahkan Kerajaan Awan sekarang memimpin empat kerajaan sekaligus.


"Andai saja aku masih tetap bersama dengan permaisuri Merlin, mungkin aku tidak akan seperti ini aku akan menjadi pria yang sangat berkuasa bukan Kaisar King." ucap Kaisar Zanetti yang berusaha untuk meyakinkan dirinya kalau suatu saat dia akan bisa bersanding dengan mantan istrinya.


Beberapa bulan kemudian kabar mengenai kehamilan Zoya sudah tersebar, perguruan naga menjadi tempat paling utama ketika mereka mendapatkan kabar itu. begitu banyak hadiah yang sudah didapatkan oleh Zoya dari beberapa kerajaan sahabat.


"Kau tahu Zoya, guru benar-benar sangat bahagia dengan kabar ini. sekarang kau sudah mengandung 5 bulan, beberapa bulan lagi kau akan melahirkan." ucap guru Liu yang terlihat begitu bahagia. akan ada suara tawa bayi kecil diantara hidupnya, sudah bertahun-tahun lamanya pria itu tidak pernah mendengar kabar mengenai anak kecil. sekarang keponakannya akan mempunyai bayi kecil yang akan memeriahkan kehidupannya.

__ADS_1


"Tentu saja kakek, kakek akan menjadi pria tua yang yang selalu diganggu oleh anakku." jawab Zoya sambil tersenyum memandang guru Liu.


Tentu saja Zoya karena aku akan menjadi seorang kakek,


"Aku benar-benar menantikan hal itu, aku akan menantikan ketika anakmu memanggilku kakek, dia berlari ke pelukanku dan mengajakku bermain." jawab guru Liu yang sudah membayangkan jika King sudah mempunyai anak bersama Zoya.


"Aku juga akan mempunyai anak, guru. Apakah guru tidak bahagia dengan anak-anak yang akan dilahirkan oleh istriku?" tanya Dan-lee yang terlihat cemberut dengan kata-kata yang diucapkan oleh guru Liu.


"Tentu saja, Tentu saja aku juga akan bahagia. semakin kalian mempunyai banyak anak semakin akan meriah perguruanku. aku akan mendidik mereka dan aku akan membuat mereka menjadi petarung, petarung yang tangguh seperti kalian." jawab guru Liu dengan semangat 45.


"Memangnya guru mau menjadikan anak-anak kami seperti apa?" tanya Zoya kepada Sang Guru.


"Tentu saja aku akan menjadikan mereka pemimpin yang besar, menjadi sosok yang sangat dikagumi seperti kalian." jawab guru Liu. suara tawa di perguruan naga membuat tempat itu semakin besar, begitu banyak para pemuda dan Putri berada di sana untuk menempa ilmu kepada guru Liu.


"Oh ya King, Apakah kau belum mendengar mengenai kabar Kaisar Zanetti?" tanya guru Liu kepada King.


"Entahlah guru, aku tidak tahu tapi Buat apa juga kita harus mencari tahu mengenai pria itu. biarkan saja dia dengan kehidupannya dan kita berjalan di kehidupan kita sendiri." jawab King yang seolah ingin menghilangkan masa lalu mengenai kehidupannya yang dulu. begitu pahit begitu menyayat hati, bahkan benar-benar membuatnya menjadi sosok yatim piatu jika tidak ada pamannya yang yang membawanya pergi bersama Dan-lee.


"Kau benar Kakak, kita tidak boleh mengingat masa lalu, kita harus menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. kita tata hidup kita kita jalani dan kita bangun kerajaan ini menjadi kerajaan yang lebih besar dan makmur. kita lindungi para rakyat dan kita akan menjadi sosok yang sangat luar biasa." ucap Dan-lee.


"Kau benar saudaraku, kita akan menjadi pemimpin yang bijaksana, kita tidak boleh menelantarkan seluruh rakyat kita, apalagi kau tahu sendiri kan beberapa kerajaan sudah tunduk di bawah kekuasaan Kerajaan Awan. berbeda dengan Kerajaan Awan yang dipimpin oleh kaisar Zanetti, begitu berambisi, menyakiti seluruh rakyatnya dan seorang kaisar yang mempunyai pola pikiran picik dan mengutamakan hasratnya semata." jawab King.


"Sudahlah, tidak usah membicarakan mengenai pria itu. jika suatu saat dia kembali dengan dendam anaknya yang sangat besar maka kita hadapi bersama-sama." jawab guru Liu yang kemudian memeluk King, Zoya dan Dan-lee

__ADS_1


*** bersambung ***


__ADS_2