PERMAISURI YANG TERLUPAKAN

PERMAISURI YANG TERLUPAKAN
Runtuhnya kerajaan awan


__ADS_3

"Ha!!!" Seru Zoya.


Terlihat Kaisar Han sudah melajukan kudanya untuk memasuki gerbang kerajaan Awan, di dalam kerajaan itu masih ada ribuan pasukan yang bersiap untuk menyerang Zoya, walaupun hampir setengah dari para pasukan itu sudah dibunuh oleh Zoya. bahkan para selir kerajaan sudah kehilangan nyawa di tangan Zoya dengan begitu kejamnya.


Terlihat Zoya terus membantai para pasukan Kerajaan Awan, nafasnya sama sekali tidak terganggu bahkan wanita itu seperti seorang wanita yang kerasukan. darah telah membasahi tubuhnya, jendral Dan-lee yang melihat hal itu. nampak pria itu langsung mengejar Zoya dan terus membunuh para pasukan Kerajaan Awan.


Zlepp..


Trang..


Yang terlihat di sana King telah berperang dengan pasukan kerajaan awan, para petinggi Kerajaan Awan sangat hebat. hingga membuat King sedikit kewalahan karena pria itu telah dikepung para petinggi Kerajaan.


"Hya...!!"


Zoya terus menunggang kudanya, dia mempercepat laju kudanya itu.


"Aku tidak akan membiarkan Kalian membunuhku" seru Zoya.


Terlihat wanita itu langsung meloncat dari atas kuda sembari mengayunkan pedangnya, hingga membuat para petinggi Kerajaan Awan langsung melihat ke arah seorang yang berteriak.


"Hyaaaa!!!!"


Suara teriakan Zoya yang menggelegar.


Trangg...


Pedang Zoya telah beradu dengan pedang salah satu pejabat kemiliteran di Kerajaan Awan, nampak Sang komandan sangat terkejut saat melihat Zoya telah berada di medan pertempuran.


"Yang mulia, kau tidak usah menatapku seperti itu. teruslah bertarung karena kita harus menghacurkan kerajaan ini!" seru Zoya.


"Kau benar istriku!" seru King yang memanggil Zoya.


Zoya memutarkan tubuhnya sembari membawa pedang itu berputar, para petinggi Kerajaan Awan yang melihat seorang wanita seperti seorang pembunuh berantai. mereka tidak pernah melihat metode peperangan seperti itu, nampak para pasukan Kerajaan Awan sangat kewalahan saat bertarung dengan Zoya.


"Tidak akan kubiarkan kalian melakukan pembunuhan di Kerajaan ini!" seru Zoya. terlihat wanita itu menatap salah satu petinggi Kerajaan Awan.

__ADS_1


Hyaaaa...


TRANGGG..


TRANGGG...


TRANGGG...


ZLEPP...


Salah satu petinggi Kerajaan Awan kepalanya telah menggelinding di medan pertempuran, King tidak percaya dengan penglihatannya itu. bahkan Jenderal Dan-lee yang menatapnya pun tidak akan percaya apalagi para petinggi dan Kaisar Kerajaan Awan, mereka tidak pernah melihat wanita seperti wanita yang ada di medan pertempuran itu. seorang wanita yang mempunyai Aura pembunuh yang begitu sadis.


"Majulah, Aku ingin tahu bagaimana cara kalian untuk bertempur. kelihatannya kalian hanyalah seorang pria yang begitu bangga atas dirinya sendiri!" seru Zoya. Zoya mengangkat pedangnya hingga seukuran pipinya, wanita itu merenggangkan kedua kakinya sembari mengambil kuda-kuda. nampak Kaisar Han menatap sang istri yang sedang bertarung dengan salah satu petinggi Kerajaan.


Pertempuran itu terus terjadi, King terus menyerang Kaisar Kerajaan Awan. terlihat peperangan itu sangat panjang, suara teriakan dan bau anyir terus menyeruak di area Kerajaan awan terlihat orang-orang yang ada di sana tidak bisa bernafas saat melihat seorang wanita melakukan peperangan di medan perang.


Zoya terus meliukkan tubuhnya, tatapan matanya menatap seorang pria yang terus menyerang para prajurit Kerajaan Awan.


SRINGGG..


"Jika kalian berani melakukan apapun, maka akan kupastikan nyawa kalian semua akan melayang saat ini juga!" seru Zoya yang sudah berada di belakang tubuh para pejabat kerajaan awan.


Nampak seorang pria setengah baya itu sangat terkejut dengan seorang wanita muda yang mempunyai ilmu peperangan yang begitu hebat, bahkan terlihat wanita itu seperti tidak mempunyai beban tubuh sama sekali.


Jenderal kerajaan awan sangat terkejut karena yang terlihat barusan tadi wanita itu bertarung dengannya. namun sekarang tiba-tiba Wanita itu sudah berada di belakang tubuhnya, bahkan sebuah pedang telah bertengger cantik di leher Jendral Kerajaan Awan. Sebuah senyum terukir di bibir Zoya saat dirinya telah memegang kendali atas peperangan itu.


"Aku ingin kalian mundur atau kalian mengaku kalah pada Kerajaan ini, Kaisar kalian telah melarikan diri dari Kerajaan ini aku yakin dia benar-benar sangat ketakutan dengan kerajaan matahari!!" seru Zoya yang kemudian menggores sedikit para pejabat Kerajaan Awan.


SRINGGG....


Darah telah keluar dari leher Kaisar Sun, terlihat pria itu wajahnya sudah pucat pasi bahkan mulutnya tidak bisa bergerak sama sekali. pria tua itu sangat terkejut karena dengan mudahnya wanita muda itu mengalahkannya.


"Apakah kau berani membunuhku!" seru putra mahkota Kerajaan Awan kepada Zoya. Zoya langsung mengambil salah satu tusuk rambutnya dan menghunuskan tusuk itu ke leher Putra mahkota kerajaan awan.


SRINGGG..

__ADS_1


ZLEPP..


ZLEPP..


Tusuk rambut itu telah menancap di leher sang Putra mahkota, darah telah keluar begitu banyak.


"Kau kira aku tidak akan berani melakukan hal itu, cobalah kalian maju Aku ingin tahu..kalian ingin melakukan apa, karena dengan begitu 1 goresan dari pedangku ini akan membuat Kaisar kalian meregang nyawa di tangan ku!" seru Zoya. para petinggi Kerajaan Awan langsung mengambil langkah untuk mundur.


"Bunuh saja aku, karena aku tidak mau tunduk pada Kerajaan kecil seperti Kerajaanmu!" seru putra mahkota kerajaan awan kepada Zoya. nampak wanita itu langsung tersenyum kepada ada Pria yang ada di depannya.


Hemmm


Sringgg...


Darah telah mengucur begitu banyak dari leher putra mahkota kerajaan awan, pria itu telah merenggang nyawa di tangan Zoya. seorang wanita cantik dengan aura pembunuh yang begitu luar biasa.


Para pasukan Kerajaan Awan langsung tunduk di hadapan para pasukan Kerajaan matahari, karena Kaisar mereka telah dibunuh di hadapan mereka. sedangkan King dan para petinggi Kerajaan matahari mereka sangat terkejut dengan ilmu peperangan Zoya yang begitu luar biasa, bahkan yang terlihat tidak ada lelah di wajah Zoya saat melakukan pertempuran itu.


"Kita memang!!!" seru para pasukan kerajaan matahari.


"Hyaaa!!"


seru para pasukan kerajaan matahari yang sudah memenangkan Kerajaan Awan. para petinggi kerajaan yang sudah memasuki pintu gerbang kerajaannya mereka sudah tunduk dibawah perintah kerajaan matahari. mereka tidak akan pernah mengira kalau Kerajaan Awan akan hancur ditangan seorang wanita.


"Suamiku, Apakah tidak sebaiknya kita bunuh mereka semuanya!!" seru Zoya.


"Terserah padamu, istriku. karena aku harap kita akan membunuh mereka semuanya. membunuh orang-orang yang telah membuat kita menderita." jawab King.


"Kau benar suamiku, kita akan memberikan mereka pelajaran karena mereka benar-benar berani membuat kita seperti tamu di tempat kita sendiri." jawab Zoya.


Beberapa wanita dan para pejabat yang tersisa mereka semuanya nampak tertunduk tanpa bisa melakukan sesuatu. pedang yang sudah diangkat oleh Zoya membuat mereka semuanya tidak bisa melakukan apapun.


"Ampuni kami, ampuni kami!!" seru para pejabat dan wanita yang ada di Kerajaan Awan.


"Tidak, kenapa kami harus mengampuni kalian. bahkan kalian sendiri tidak pernah mengampuni kami!!" seru Zoya yang kemudian mengangkat pedang yang ada di tangannya.

__ADS_1


*** bersambung ***


__ADS_2