
ZLEPP..
ZLEPP...
ZLEPP..
SRINGGG...
tiba-tiba Kaisar Zanetti membunuh selir Yeonia di depan para pengawal kerajaan dan Zoya. kejadian itu sama persis yang dirasakan oleh Zoya ketika dirinya dihujam pedang oleh kaisar Zanetti hingga dia harus merasakan antara hidup dan mati.
"Aku tidak akan mengampunimu, wanita sialan!!" seru Kaisar Zanetti yang terlihat berulang kali menghunuskan pedang ke tubuh selir Yeonia. Bahkan dia juga menghunuskan dan ke leher selir Yeonia hingga membuat sang selir harus merasakan kematian diantara nafasnya yang sudah hampir terputus.
Di penglihatan Kaisar Zanetti kalau selir Yeonia adalah hantu dari permaisuri Merlin, hal itu membuatnya begitu ketakutan dan langsung memberikan dia serangan membabi buta dan membuat wanita itu mengerang kesakitan.
"Erghh...," suara erangan selir Yeonia ketika lehernya telah di sabit oleh kaisar Zanetti. suara erangan dan tatapan mata yang benar-benar nyalang terhadap Kaisar Zanetti membuat sang Kaisar menatap selirnya yang sudah kehilangan nyawa di tangannya.
Senyum yang terukir dibibir Zoya benar-benar tidak bisa dikatakan lagi, Wanita itu sangat bahagia ketika dirinya sudah merasakan apa yang telah dia rasakan. nafasnya begitu memburu saat pria itu sudah kehilangan seluruh yang dia miliki.
"Lihatlah kau telah membunuh istrimu dengan tanganmu sendiri, sama seperti diriku.., mereka tertawa diatas penderitaanku. kini mereka harus tahu bagaimana rasanya ketika mereka harus merasakan apa yang telah aku rasakan." ucap Zoya ketika dia melihat nafas yang sudah terputus dari raga selir Yeonia. ketika Kaisar Zanetti telah membunuhnya.
"Yang mulia, apa yang mulia lakukan!!" seru salah seorang prajurit yang melihat junjungannya sudah membunuh selir Yeonia. nampak pria itu tidak bisa mengatakan apapun ketika dia mulai mendapatkan kesadarannya kembali. tatapan matanya begitu nyalang ketika dia melihat salah satu tangannya sudah memegang pedang dan dia telah membunuh istrinya.
TRANGGG..
Kaisar Zanetti telah melempar pedang yang tadi dia buat untuk membunuh selir Yeonia, tatapan matanya begitu nyalang, dia telah membunuh seorang wanita yang benar-benar dia sayangi. seorang wanita yang ingin dia jadikan istri sah di kerajaannya.
"Tidak!!!" seru kaisar Zenetti. ketika dia telah melihat wanita yang sangat dia cintai itu telah meninggal di tangannya. "Kenapa selir Yona? dimana wanita itu? di mana wanita Brengsek itu!!" seru Kaisar Zanetti yang terlihat kesadarannya sudah kembali pada tubuhnya. pria itu menatap wanita yang dia cintai sekarang telah berlumuran darah diluar kediamannya.
__ADS_1
Beberapa penjaga kerajaan nampak sangat terkejut, pria itu memang benar-benar gila hingga membuat istrinya harus kehilangan nyawa di tangannya.
"Yang mulia, apa yang Yang mulia lakukan?!" seru seorang pengawal.
"Seharusnya aku yang mengatakan hal itu, kenapa selir Yona menjadi seperti ini?!' seru Kaisar Zanetti kepada para pengawalnya.
"Kami tidak tahu Yang Mulia, tiba-tiba Yang mulia sudah menghunuskan pedang yang mulia kepada selir Yeonia!!" seru para pengawal.
Kedua kaki Kaisar Zanetti seketika langsung lemas, saat melihat wanita yang dia cintai sudah terbaring di lantai dan tidak bernafas.
"Sayangku, apa yang telah aku lakukan. kenapa dirimu? aku tadi melihat wanita Brengsek itu, kenapa menjadi Kau." ucap Kaisar Zanetti yang terlihat meratapi kepergian wanita yang dia cintai.
Zoya yang berada di dekat sang Kaisar nampak wanita itu menertawakan Apa yang dilakukan oleh Kaisar Zanetti. dia akan membuat Kaisar Zenetti kehilangan segalanya.
"Aku tidak akan membiarkan kalian merasakan apa yang yang aku rasakan. kalian akan menerima hukuman karena kalian telah menyiksaku!!" seru Zoya dalam hati saat mendengar suara teriakan itu.
Para pengawal yang ada di tempat itu tentu saja mereka semua benar-benar terkejut, mereka harus melihat kaisar yang begitu dikagumi oleh seluruh seluruh rakyatnya kini menjadi seorang pembunuh yang akan membunuh seluruh istrinya.
Selir Yana sudah mendengar mengenai kabar Kaisar Zanetti yang telah membunuh istrinya itu. Hal itu membuat selir Yana sangat terkejut.
"Apa yang dilakukan oleh pria itu, Bukankah wanita itu adalah wanita yang benar-benar dia inginkan. Lalu mengapa dia membunuhnya." ucap selir Yana yang sedikit kebingungan dengan semua berita yang diberikan oleh seluruh anak buahnya.
"Kami tidak tahu, Nyonya. karena yang kami dengar yang mulia Kaisar menghabisi selir Yeonia dengan sangat kejam. bahkan pria itu menghunuskan pedangnya berulang kali ke tubuh selir Yeonia seperti dia menyembelih hewan. jawab seorang dayang.
"Apakah Yang mulia sudah mulai gila." guman selir Yana yang terlihat sedikit ketakutan karena dia terus mendengar kabar yang simpang siur dari Kaisar Zanetti.
"Nyonya, sebaiknya Nyonya tidak boleh mendekati yang mulia Kaisar dahulu. kalau tidak saya yakin Nyonya akan menjadi korban selanjutnya." ucap dayang yang melayani selir Yana.
__ADS_1
"Kau benar, jika aku melakukan hal itu aku takut dia akan membunuhku." jawab selir Yana yang lebih memilih untuk mengamankan dirinya daripada dia akan membuat nyawanya dalam bahaya.
"Lalu, apa yang harus aku lakukan?" tanya selir Yana kepada salah satu dayang kepercayaannya.
"Nyonya, apakah tidak sebaiknya kita mencari dukungan jika Yang mulia Kaisar mulai berulah dan ingin menyingkirkan nyonya?" tanya dayang yang melayani sendirian.
"Kau benar." jawab selir Yana.
Sesaat kemudian Zoya mulai melakukan aktingnya kembali, wanita itu berlari ke kediaman selir Yana dan menangis meraung-raung sambil memegang kaki selir Yana yang sudah berada di tempat itu.
"Nyonya, nyonya tolong aku!!" seru Zoya yang sekarang menyamar menjadi dayang kepercayaan selir Yana.
"Apa yang kau lakukan? bukankah kau adalah dayang yang melayani selir Yona?" tanya selir Yana yang sangat terkejut. wanita itu langsung menyingkirkan tubuh Zoya hingga wanita itu terjatuh.
"Nyonya, tolong aku. beri aku tempat nyonya, Yang mulia Kaisar telah membunuh selir Yeonia!!" seru Zoya.
"Katakan apa yang terjadi? Mengapa tiba-tiba Yang mulia Kaisar membunuh salah satu selirnya?" tanya selir Yana yang kemudian meminta Zoya untuk menceritakan segalanya kepada selir Yona.
Akhirnya dia menceritakan semua cerita mengenai Kaisar Zanetti yang bermain dengan salah satu dayang utama kerajaan. seorang wanita yang ternyata selama ini menjadi mainan baru Kaisar Zanetti.
"Apa maksudmu? Jadi kau bilang kalau yang mulia Kaisar sedang bermain-main dengan salah satu dayang utama kerajaan ini?" tanya selir Yana kepada Zoya.
Zoya menganggukkan kepalanya, wanita itu menatap selir Yana yang sekarang terlihat begitu marah. "Hamba tidak tahu Yang mulia, namun saat hamba dan selir Yana memergokinya, Yang mulia Kaisar langsung membunuh wanita itu." jawab Zoya yang terlihat ingin menertawakan selir Yana yang sekarang benar-benar dirundung ketakutan luar biasa.
"Apakah Yang mulia Kaisar benar-benar telah membunuh para wanita yang ada di kerajaan ini, mengapa dia tiba-tiba seperti ini? Bukankah dahulu dia begitu mengistimewakan seluruh wanita yang ada di kerajaan ini? Bahkan dia tidak pernah sekalipun menyakiti mereka kecuali permaisuri Yang terlupakan itu." guman selir Yana dalam hati.
*** bersambung **"*
__ADS_1