
Semilir angin malam itu membuat para pasukan kerajaan awan sedikit merinding disko.
"Kenapa suasana yang ada di hutan ini tiba-tiba sangat mengerikan." ucap salah satu pasukan Kerajaan Awan.
"Kau benar, bahkan rasanya kita berada di sebuah hutan kematian." jawab Salah satu prajurit lagi.
"Apa akan ada sesuatu yang terjadi?" tanya beberapa pasukan kepada teman-temannya.
"Kita tidak boleh mengatakan hal itu, jika kita mengatakannya itu sama saja kita berdoa untuk kematian kita sendiri." jawab para pasukan Kerajaan Awan. .
"Entah mengapa aku benar-benar begitu takut saat ini, aku takut sesuatu terjadi pada kita dan aku benar-benar takut jika ada sesuatu yang membuat kita mati mengenaskan di sini." ucap Seorang prajurit.
"Kau jangan bicara seperti itu, karena tidak mungkin ada orang yang mampu mengalahkan para pasukan Kerajaan Awan." terlihat para pasukan sudah membuat api unggun.
Kaisar Zanetti yang berada di dalam pondok nya, terlihat pria itu sedang santai dengan gaya seperti orang yang tanpa dosa sama sekali.
"Yang mulia, Apakah kau memikirkan sesuatu?" tanya selir Yana kepada kaisar Zenetti.
"Memangnya kenapa? Apakah aku seperti seseorang yang memikirkan sesuatu?" tanya Kaisar Zanetti balik.
"Tentu saja tidak Yang melihat. Tapi kelihatannya kau memikirkan sesuatu." jawab selir Yana.
"Kau tidak usah mengatakan apapun, karena kata-katamu sangat tidak bermutu sekali." jawab Kaisar Zanetti yang terlihat mulai membuka jubahnya. pria itu dengan segera berbaring di ranjang dan meminta beberapa selirnya untuk melakukan sesuatu kepadanya. tentu saja kaisar Zenetti adalah orang yang mempunyai pikiran minus, tentu saja semua kelakuannya selalu minus.
"Malam ini kalian hilangkan semua kepenatan ku. aku ingin kalian manjakan aku!!" seru Kaisar Zanetti yang meminta beberapa selirnya untuk memanjakan dia hari ini.
Tentu saja kata manja yang diucapkan oleh kaisar Zanetti berarti dia meminta para selirnya untuk melakukan sesuatu kepada dirinya. langkah kaki yang begitu cantik suara ******* yang begitu mengalun di malam itu, Hal itu membuat beberapa pasukan yang berada di luar kemah Kaisar Zanetti mereka berusaha untuk tidak mendengarkan kata-kata pria itu.
"Kalau kita mendengarkan suara seperti ini terus-menerus, bisa-bisa kita tidak akan bisa hidup lama." ucap salah satu pasukan Kaisar Zanetti.
"Tidak, kita tinggalkan saja perkemahan yang mulia Kaisar. daripada kita tetap berada disini dan membuat kita harus mendengarkan suara-suara itu." jawab Salah satu prajurit.
__ADS_1
Terlihat Kaisar Zanetti sudah melakukan ritual panas dengan para selirnya. Hal itu membuat suara ******* yang begitu mengalun dengan sangat keras. Zoya dan King yang sudah berada di luar mereka berdua nampak bersiap-siap di dalam kerajaan perbatasan Selatan.
"Kaisar yang tidak bermoral itu benar-benar sangat memalukan." ucap Zoya kepada sang suami.
"Kau tidak usah menghiraukan hal itu, istriku. karena jika kau menghiraukannya sama saja kau akan melakukan sesuatu yang tidak bermutu sama sekali." jawab King.
SRINGGG...
ZLEPP...
ZLEPP...
seketika Zoya langsung melemparkan beberapa pisau kecil ke arah para pasukan kerajaan awan. wanita itu akan memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada seluruh pasukan kerajaan itu. sedikit banyak para pasukan itu juga melakukan kesalahan kepada Zoya, mereka selalu menghinanya, tidak hormat dan selalu menganggap dirinya sebagai sampah yang ada di Kerajaan Awan.
Beberapa pasukan yang berjaga di luar tenda Kaisar Zenetti langsung terkapar, sebuah pisau yang sudah dilumuri racun yang sangat berbahaya. Hal itu membuat para pasukan yang ada di sana langsung berguguran di tanah.
"Kau benar-benar tidak memberikan mereka kesempatan untuk berteriak, istriku!" ucap King kepada sang istri.
"Apakah kau ingin aku menyisakan mereka atau tidak, suamiku?" tanya Zoya kepada King.
"Tentu saja kau harus menyisakan sedikit, istriku. karena dengan begitu kita akan membuat mereka semua mengatakan kalau kita adalah para musuh yang sangat berbahaya." jawab King.
"Kau benar suamiku, Maka kalau begitu kita harus menggunakan ilmu peringan tubuh dan jurus pedang maut yang akan mengantar para pasukan itu kembali ke akhirat." ucap Zoya yang kemudian menggunakan beberapa ilmu pedangnya. wanita itu langsung melesat dengan begitu cepat dan memberikan Serangan yang sangat mematikan kepada para pasukan kerajaan awan.
Tidak ada perlawanan sama sekali dari para pasukan Kerajaan Awan, karena mereka juga tidak mengetahui kalau ada penyusup yang berada di perbatasan kerajaan Selatan.
"Lebih baik aku segera memberikan kalian kematian yang cepat, daripada aku terus-menerus memberikan kalian kesempatan untuk hidup." ucap king yang kemudian mulai menyerang satu persatu para pasukan Kerajaan Awan.
Ilmu peringan tubuh dan kekuatan pedang yang dimiliki oleh Zoya dan King benar-benar sangat luar biasa, mereka nampak melesat dan tidak meninggalkan tanda-tanda sama sekali. hingga membuat para pasukan Kerajaan Awan yang melihat teman-temannya sudah terkapar di tanah seketika mereka semua langsung tersentak.
"Ada apa ini, kenapa para pasukan ini berguguran!!" seru Seorang jendral Kerajaan Awan.
__ADS_1
"Kami tidak tahu, Jenderal." jawab para pasukan.
"Segera kalian lindungi tenda Yang mulia Kaisar!!" seru Jenderal Kerajaan Awan.
"Baik, Jenderal." jawab para pasukan Kerajaan Awan.
Tenda Kaisar Zanetti, orang-orang yang ada di luar nampak begitu ketakutan dengan semua yang terjadi. Namun berbeda dengan keadaan yang ada di dalam tenda, pria itu terus bersenang-senang dengan beberapa selirnya.
Karena begitu ketakutan akhirnya Jendral Kerajaan Awan memberanikan dirinya untuk menghentikan seluruh aktivitas rajanya tersebut.
"Yang mulia, yang mulia!!" seru Jenderal Kerajaan Awan yang berteriak begitu keras hingga membuat kaisar yang sedang melakukan aktivitas bercintanya dengan para selirnya hal itu langsung dihentikan karena suara teriakan Jenderal kerajaannya.
Kaisar Zenetti keluar dengan wajah yang begitu menggelap. dia ingin sekali segera menghunuskan pedangnya kepada Jenderal kerajaannya itu.
"Ada apa kau berteriak seperti itu?!" seru Kaisar Zanetti kepada Jenderal nya.
"Yang mulia, Anda harus segera bersiap-siap!!" seru Jenderal Kerajaan Awan.
"Memangnya ada apa? kenapa kau menyuruhku untuk bersiap-siap!!" seru Jenderal Kaisar Zenetti.
"Beberapa selir yang sedang tidak berpakaian mereka semuanya langsung dengan memakai pakaian mereka, nampak mereka keluar dan ingin mengetahui apa yang terjadi di luar sana.
"Para pasukan tiba-tiba berguguran, Yang mulia." jawab Jenderal Kerajaan Awan.
"Apa maksudmu?!" teriak kaisar Zanetti.
"Anda harus segera melihatnya, Yang Mulia!!" seru Jenderal Kerajaan Awan.
"Apakah kau bodoh, Tidak mungkin pasukan kita mati dengan begitu mudahnya!!" teriak Kaisar Zenetti dengan suara yang benar-benar begitu keras.
"Hamba tidak mengerti Yang Mulia, tapi para pasukan kita sudah berguguran, Mereka kelihatannya mengalami serangan yang tidak terlihat, mereka seperti mendapatkan serangan bayangan." jawab Jendral kerajaan Awan.
__ADS_1
*** bersambung ****