PERMAISURI YANG TERLUPAKAN

PERMAISURI YANG TERLUPAKAN
Keluargaku dan akhir cerita


__ADS_3

~Empat bulan kemudian ~


OEKK..


OEKK..


OEKK...


suara tangisan yang keluar dari bayi yang dilahirkan oleh Zoya.


"Selamat Yang mulia, telah lahir seorang putri mahkota!!" seru tabib kerajaan.


King tersenyum, pria itu benar-benar bahagia ketika mendengar kabar Kalau sekarang dia menjadi seorang ayah dari seorang putri. sesaat kemudian King langsung memasuki ruang bersalin untuk melihat kondisi anak dan istrinya. wajah yang benar-benar begitu bahagia ketika pria itu melihat wajah Zoya dan dan Putri.


"Cantik, Putri ku benar-benar cantik!!" seru King saat melihat putrinya yang memiliki wajah begitu cantik, berkharisma dan bayi kecil itu memiliki senyum yang begitu menawan. "Lihatlah istriku, Putri kita memiliki wajah yang begitu cantik. dia secantik dirimu." ucap King yang kemudian memberikan kecupan di kening bayi yang baru dilahirkan oleh istrinya itu.


King terlihat begitu bahagia, wanita itu benar-benar bahagia karena suaminya mencintai putrinya.


"Terima kasih Yang mulia, karena kau menerima Putri kita." ucap Zoya.


"Apa maksudmu, istriku? Kenapa aku tidak menerima Putri kita? dia adalah tanda cinta kita, buah hati kita, dia adalah nyawa kita." jawab King yang terlihat menggendong putrinya.


Pria itu benar-benar begitu bahagia, memang terkadang seorang Kaisar memilih untuk memiliki seorang Putra untuk menjadi penerusnya, tapi bagi King dia tidak peduli Dia memiliki seorang bayi perempuan ataupun laki-laki. dia akan membesarkan putrinya seperti istrinya yang sekarang menjadi begitu luar biasa, sosok wanita yang benar-benar memiliki keteguhan dan ketangguhan melebihi seorang pria.


"Kau tahu istriku, aku tidak pernah memikirkan akan mempunyai seorang Putra ataupun Putri, aku akan menerima bukti cinta kita biarpun dia seorang putri, dia akan menjadi seorang Ratu yang luar biasa sama seperti ibundanya. seorang wanita yang luar biasa dengan semua keteguhannya, dengan semua cintanya dan semua keinginannya." jawab King yang terlihat terus mencium kening putrinya.


Hati Zoya benar-benar begitu bahagia ketika dirinya mendengar perkataan sang suami, itu berarti dia tidak perlu menakutkan segala sesuatu, yang dia inginkan hanyalah menjadi seorang ibu yang akan mendidik putrinya.


"dia adalah putriku namanya adalah Xian yua!" seru kaisar King.


~ Dua tahun kemudian ~


OEKK...

__ADS_1


OEKK...


OEKK..


telah lahir kembali seorang Putra dari sang kaisar yang diberi nama Orion seorang pangeran yang akan dipuja oleh begitu banyak wanita.


Terima kasih istriku karena kau telah memberikan aku banyak kebahagiaan ucap King yang kemudian memberikan ciuman di kening sang istri.


"Kau tahu suamiku, aku selalu menjadi wanita yang benar-benar sangat bahagia. aku akan menjadi sosok yang begitu menyayangi keluargaku. Aku benar-benar sangat bersyukur karena memiliki suami sepertimu." ucap Zoya.


"Tentu saja istriku, aku juga sangat bersyukur karena memiliki istri sepertimu. Aku tidak akan pernah lupa dengan cinta yang kau berikan." jawab King.


Hari-hari yang dilalui oleh sepasang suami istri itu benar-benar sangat bahagia, kehidupan King dan Zoya serasa sudah sempurna dengan semua yang telah dia dapatkan, seorang putri mahkota dan seorang pangeran.


~ Tiga belas tahun kemudian ~


"Apa yang kalian lakukan! apakah kalian tidak mendengar perintah ku!!" seru seorang wanita yang memiliki nama Xiao Lung er tetapi wanita itu selalu disebut dengan sebutan teratai merah.


"Jika kalian menyerang para perampok itu dengan kekuatan seperti ini, maka bisa aku jamin kalau kalian lah yang akan kehilangan nyawa terlebih dahulu!!" seru Xiao Lung er.


"Lalu, apa yang harus kami lakukan Jendral?" seru para prajurit.


Seorang gadis muda yang berusia 15 tahun, seorang wanita yang begitu gagah perkasa sama seperti ibunya. Xiao Lung er selalu memimpin para prajuritnya untuk membantai para bandit dan perampok yang selalu meresahkan seluruh penduduk Kerajaan Awan.


"Apa yang harus kami lakukan, Jenderal?" tanya salah satu prajurit kembali.


"Kita harus membuat rencana untuk menghancurkan mereka, namun kalian tidak boleh ke gabah. jika tidak kalianlah yang akan kehilangan nyawa." jawab Xiao lung er atau Teratai merah.


"Apakah kita akan menginap di hutan ini, Jenderal?" tanya para prajurit.


"Tentu saja kita akan berada di sini, kita akan memberikan serangan dadakan kepada para perampok itu. jika tidak Namaku bukan teratai merah." jawab Xiao lung er yang kemudian memberikan sebuah rencana kepada para pasukannya, agar mereka sudah siap siaga dengan semua rencana yang diberikan. Jenderal Xiao.


"Apakah kita akan menghabisi mereka tanpa tersisa?" tanya salah satu prajurit.

__ADS_1


"Tentu saja kita akan menghabisi mereka semua, mereka tidak boleh ada yang tersisa. Jika mereka sampai tersisa maka mereka akan membuat kelompok bandit baru untuk menghabisi seluruh pasukan." jawab teratai merah.


"Aku benar-benar tidak pernah mengira kalau Jenderal mempunyai pemikiran yang sangat luar biasa, walaupun usianya masih sangat muda Dia adalah wanita yang benar-benar sangat berbahaya." guman salah satu prajurit.


"Kalian tidak boleh memikirkan apapun, kalian harus fokus pada rencana kita. jika tidak rencana kita akan hancur!!" seru Jenderal Xiao lung er. langkah kaki Xiao lung er membawanya melihat keadaan di sekitar tempat itu. sesaat kemudian akhirnya wanita itu memerintahkan seluruh prajuritnya untuk menyerang para bandit itu.


"Serang!" seru Xiao lung er.


Tentu saja para bandit yang sedang bersenang-senang itu pun nampak mereka tidak akan pernah mengira kalau mereka akan mendapatkan serangan dadakan seperti itu.


"Siapa kalian!" seru pimpinan bandit.


"Aku adalah teratai merah dan aku akan membunuh kalian semua!" seru Jenderal Xiao lung er yang kemudian mengangkat pedangnya yang bertanda kalau itu adalah perintah untuk menghabisi seluruh bandit.


Malam itu menjadi saksi bisu pertempuran di sebuah hutan yang ada di bawah kaki gunung tapak dewa.


"Kami tidak mempunyai kesalahan kepada kalian, berani sekali kalian berusaha untuk menyerang kami!!" seru para pemimpin bandit.


"Apa maksudmu? kau bilang kalau kau tidak mempunyai kesalahan sama sekali? tentu saja kesalahanmu sangat besar, berani sekali kau membuat penduduk kerajaan tempatku berada merasakan ketakutan dengan semua yang kalian lakukan!!" seru Xiao lung er.


"Kami tidak pernah melakukan apapun!!" seru pemimpin bandit.


"Kalian sudah melakukan kesalahan namun kalian suka berbohong." jawab Xiao lung er yang kemudian memerintahkan para pasukannya untuk membunuh kelompok bandit.


Dalam beberapa jam saja kelompok bandit itu sudah dibantai oleh seorang wanita yang mempunyai julukan Teratai merah, wanita itu memang terkenal sangat keras dalam hal memimpin para-para pasukannya. kabar mengenai penaklukan Jenderal Teratai merah sudah tersebar. wanita itu selalu diagungkan dengan semua kepandaiannya, seorang wanita yang berumur 15 tahun memiliki kecerdasan seperti ayah dan ibunya. memiliki ketangkasan seperti ayah dan ibunya.


King dan Zoya yang percaya dengan semua bakat yang dimiliki oleh putrinya itu, sepasang suami istri itu selalu memberikan kepercayaan atas semua kepemimpinan yang ada di Kerajaan Awan.


"Kau tahu istriku, Putri kita adalah gadis yang benar-benar sangat luar biasa. begitu pandai cerdas sama seperti kita." ucap King yang kemudian memeluk sang istri.


*** TAMAT ***


terima kasih atas dukungannya selalu buat para pembaca yang Budiman. maaf atas semua kekeliruan dan salah kata dalam penulisan dan terimakasih selalu mengingatkan. Terima kasih atas dukungannya selama ini pada novel Permaisuri Yang terlupakan.

__ADS_1


__ADS_2