
Akhirnya King bersama rombongan Kerajaan Awan sudah memasuki kerajaan matahari.
"Hormat kami Yang mulia!!" seru para pejabat kerajaan matahari, tatapan mata Kaisar Zanetti menatap orang-orang yang ada di kerajaan itu, sorot matanya yang begitu tajam membuat pria itu tidak akan menyangka kalau perguruan naga adalah pilar dari kerajaan matahari. apalagi dia juga melihat beberapa perguruan dan kerajaan sudah bersatu di kerajaan matahari.
"Apa ini, kenapa perguruan-perguruan ini ada di sini." ucap Kaisar Zanetti saat melihat beberapa perguruan ada di kerajaan matahari.
langkah kaki Kaisar Zanetti seketika terhenti saat dia melihat kalau sekarang dia berada di tempat yang sangat berbahaya. seketika pria itu menelan ludahnya dengan begitu sulit.
Tak berselang lama, terlihat para dayang memasuki aula istana kerajaan matahari.
"Hormat pada permaisuri kerajaan matahari, hormat pada permaisuri Zoya!!" seru kasim yang sudah mempersilahkan Zoya memasuki ruang istana kerajaan.
Tatapan mata kaisar Zenetti langsung menatap seorang wanita cantik memasuki tempat itu, tidak hanya Kaisar Zanetti beberapa orang yang ada di sana juga sangat terkejut saat melihat permaisuri kerajaan matahari mempunyai kecantikan yang sangat luar biasa kecantikan normal tanpa polesan sama sekali, dengan bibir berwarna merah merona, rambut hitam dan alis yang sangat cantik.
Seketika King berdiri dan menyambut kedatangan wanita yang sangat dia cintai itu, Kaisar Zanetti terus memperhatikan Zoya yang bersama dengan suaminya. ada raut wajah yang begitu membingungkan, sakit hati dan benar-benar tidak percaya kalau sekarang dia bertemu dengan wanita yang sangat tersohor, wanita yang mempunyai kecantikan yang dibicarakan oleh banyak orang.
"Ternyata apa yang dibilang oleh orang-orang itu benar adanya, permaisuri dari kerajaan matahari mempunyai kecantikan yang sangat luar biasa. hingga kecantikannya tidak bisa ditandingi oleh para selir ku, walaupun kulitnya tidak semulus parah selir-selir ku tapi dia mempunyai kecantikan yang begitu mempesona, hingga membuatku benar-benar jatuh cinta." ucap Kaisar Zanetti dalam hati saat menatap wajah Yura yang sudah ada di depan matanya.
"Selamat datang di kerajaan kami, Selamat datang di rumah Keluarga Kerajaan matahari dan perguruan naga!!" seru Zoya dengan suara yang begitu lantang dan tegas.
__ADS_1
Para selir dari Kerajaan Awan begitu terpesona dengan Kaisar Kerajaan matahari yang mempunyai tubuh gagah, perkataan yang begitu tegas, bahkan sorot matanya begitu tajam, setajam pisau yang menghujam jantung.
"Aku tidak pernah menyangka kalau Kaisar dari kerajaan ini mempunyai wajah yang begitu tampan." ucap salah satu selir yang ada di Kerajaan Awan.
Beberapa selir kerajaan awan nampak terus menatap Kaisar King seolah mereka itu menatap sesuatu yang benar-benar begitu mereka inginkan. Memang benar Kaisar Zanetti mempunyai kulit yang sangat putih dan wajah yang begitu menawan, namun ketika disandingkan dengan King yang mempunyai kulit agak coklat Hal itu membuat King adalah pria yang benar-benar sangat sempurna.
Sebuah senyum terukir di bibir guru Liu saat dia menatap sepasang suami istri yang sekarang bertahta di kerajaan matahari. guru Liu yang berada jauh dari tempat itu dia terus menatap orang-orang dari Kerajaan Awan. sakit hati dan dendam nya terlalu dalam hingga membuat guru Liu tidak mampu menekan emosinya ketika melihat Kaisar Zenetti berada di kerajaan matahari.
Begitu banyak pasukan Kerajaan Awan datang ke kerajaan matahari, hingga membuat kerajaan itu sekarang pasukannya sedikit berkurang. Hal itu membuat Jendral Dan-lee melancarkan rencananya itu untuk merebut kembali calon istrinya, Putri Haina.
King dan Zoya harus menekan emosi mereka atau rencana dari Jendral Dan-lee tidak akan tercapai jika sampai mereka tidak berpura-pura untuk saat ini tidak akan tercapai.
"Yang mulia, hamba sangat senang karena yang mulia mau menerima kami di kerajaan ini." ucap Kaisar Zanetti yang terus menatap ke arah Zoya namun mulutnya berbicara dengan King.
Suara canda tawa yang terus menggelegar, sorot mata para selir Kerajaan Awan yang terus menatap Kaisar dari kerajaan matahari. king dan Zoya ingin terus mempermainkan para penghuni Kerajaan Awan, dengan begitu mereka akan membuat orang-orang itu di Haina di kerajaan matahari. salah seorang selir dari Kaisar Zanetti berjalan menghadap King yang berada di kursi kebesarannya.
"Hormat hamba Yang mulia, saya adalah salah satu selir di Kerajaan Awan." ucap salah satu selir Kerajaan Awan.
King tidak mengharapkan wanita itu, dia malah sedang berbicara dengan istrinya.
__ADS_1
"Oh ya, Yang Mulia. Kaisar Zanetti dan kalian para pejabat kerajaan Silakan anda sekalian beristirahat dahulu, Nanti malam saya akan mengadakan perjamuan kerajaan untuk menghormati kalian!!" seru King yang kemudian berdiri dan mengajak istrinya untuk segera pergi dari tempat itu.
Salah satu selir yang tadi menghadap ke depan kini nampak dia merasa dipermalukan, karena tidak dihiraukan King sama sekali.
"Apa-apaan pria itu? Kenapa dia tidak menatapku sama sekali? Apakah dia tidak bisa melihat kalau ada seorang wanita cantik di sini." ucap salah satu selir Kaisar Zanetti yang terus bergumam tidak karuan karena dirinya tidak dihiraukan sama sekali oleh King.
Langkah kaki King sudah meninggalkan aula pertemuan, itu pria itu mengajak sang istri untuk kembali ke kediaman mereka. Beberapa selir yang ada di tempat itu mulai merencanakan untuk menggoda Kaisar King agar mereka dapat berada di kerajaan yang sangat istimewa itu.
Saat sore telah tiba, terlihat beberapa selir yang berasal dari kerajaan awan tidur dalam satu ruangan yang begitu besar. sekitar 3 selir berada di tempat itu, selir Yana juga ikut di rombongan itu daritadi wanita itu hanya diam saja tanpa mengeluarkan sepatah katapun. memang selir Yana sangat mencintai Kaisar Zanetti, hingga membuat wanita itu tidak akan mampu untuk menatap pria lain selain Kaisar Zanetti. walaupun para selir Kerajaan Awan terus menatap King, namun berbeda dengan selir Yana, wanita itu adalah wanita yang mempunyai tipikal hanya mencintai satu orang saja. walaupun kelakuannya begitu minus.
"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya salah satu selir.
"Aku dari tadi terngiang wajah Kaisar King, wajahnya begitu menawan hingga membuat jantungku ini terus berdebar." Jawab selir A.
"Tapi, apa yang terjadi jika Yang mulia Kaisar Zenetti mengetahui kalau kita menyukai kaisar king?" tanya selir B kepada selir A.
"Aku tidak peduli, kita berada di kerajaan awan selalu disiksa oleh selir Yana. jika aku berhasil membuat Kaisar Qing jatuh cinta padaku aku akan meninggalkan Kaisar Zanetti seketika." jawab selir A yang membuat selir B menatap wanita itu terus menerus.
"Apakah kau yakin?" tanya kepada selir B kepada selir A.
__ADS_1
"Tentu saja aku sangat yakin, karena aku ingin berada di tempat yang sangat luar biasa ini." jawab selir A.
** bersambung **