
~~ Dua hari kemudian ~~
BRAKKK..
BRAKKK...
ZDUKKK...
BRAKKK...
"Aaaaa!!!" suara teriakan Kaisar Han.
"Yang Mulia, yang Mulia!!" seru seorang Kasim.
Hari ini sang Kaisar telah membunuh 3 pengawal nya, pria itu sekarang seperti seorang wanita gila yang terus mencari keberadaan dari sang Kaisar.
"Kau akan mati!!!" seru kaisar Zenetti.
SRINGGG...
SRINGGG...
BRUKKK..
Kaisar Zanetti terus saja membunuh para pengawalnya, pria itu seperti seorang pria gila yang kesetanan karena sesuatu. selir Yana yang melihat itu seketika langkah kakinya langsung mundur. dia benar-benar ketakutan dengan semua yang akan terjadi kepadanya.
__ADS_1
"Apa ini, Kenapa wanita pria ini sekarang menjadi seperti ini." ucap selir Yana yang terlihat meremas kedua tangannya.
"Nyonya, sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini, nyonya!" ajak Zoya.
"Kenapa Yang mulia Kaisar menjadi seperti ini." ucap selur Yana.
"Nyonya, sebaiknya kita pergi dari sini, Nyonya. kalau tidak yang mulia Kaisar akan membunuh kita semua. Lihatlah dia benar-benar seperti seorang pria gila." ucap Zoya yang membuat selir Yana yang nampak melangkah mundur
Garis senyum yang ada di bibir Zoya seolah begitu tersirat indah, wanita itu tidak akan membiarkan Kaisar Zanetti dan para wanita yang ada di Kerajaan Awan hidup tenang.
King yang berada di kerajaan itu, dia juga benar-benar akan membuat para petinggi Kerajaan Awan kehilangan kesadarannya satu-persatu. King akan memulai kepada pejabat Kerajaan Awan, bukan membuatnya gila. namun King akan membuat para pejabat Kerajaan Awan melakukan sebuah kesalahan yang akan membuat para penduduk kerajaan membunuh pimpinan mereka.
"Ok, Selamat menikmati kehidupan kalian, sebentar lagi kalian akan merasakan pembantaian dari para penduduk kerajaan ini. kalian akan mati mengenaskan di tangan orang-orang yang telah kalian bohongin ini." ucap King yang kemudian menuangkan sebuah racun yang benar-benar sangat berbahaya disebuah minuman yang akan diminum oleh para pejabat yang sekarang mengadakan pesta di sebuah tempat yang ada di kediaman salah satu menteri.
"Aku benar-benar tidak pernah mengira kalau yang mulia Kaisar sekarang sudah menjadi gila. jika pria itu sudah menjadi Gila, lalu apa yang akan terjadi kepada kita? Bahkan aku tidak akan pernah mengira kalau sekarang dia semakin lama semakin membuatku tidak bisa mengatakan kalau pria itu seperti pria yang tidak waras." ucap salah satu pejabat yang ada di Kerajaan Awan.
"Tentu saja aku tidak akan membiarkan putriku menjadi korban selanjutnya, jika sampai pria itu menyakiti putriku atau membunuhnya kita harus segera melakukan penyerangan kepadanya. Aku yakin dia tidak akan mampu melakukan apapun, karena kita tidak akan membiarkan kerajaan ini hancur di tangan pria gila itu!!" seru menteri pajak.
"Aku telah membantu Ayah dari Kaisar Zanetti untuk menggulingkan kaisar yang terdahulu. dia berjanji akan menjadikan putriku sebagai istri sah dari putranya, namun apa yang terjadi malah sekarang dia menjadikan Putri ku hanya berstatus sebagai seorang selir. dia mengambil wanita lain sebagai istri sah nya, namun yang terjadi malah pria itu membunuh Putri Merlin!!" seru menteri pajak.
"Terkadang aku berfikir kalau kita sedang dikutuk oleh Putri Merlin, karena kita telah membuatnya terluka begitu dalam. kita menyiksanya mempermalukannya dan selalu menganggapnya sebagai sampah seru salah satu pejabat Kerajaan Awan. kau tidak usah mengatakan hal itu karena kita semua telah menyiksa wanita itu, kita telah membuat wanita itu benar-benar tersiksa tanpa bisa meminta tolong kepada siapapun!" seru salah seorang pejabat kerajaan.
King yang berada di pesta itu dia terus mendengarkan semua yang diucapkan oleh para pejabat kerajaan, mereka benar-benar tidak bisa berpikir dengan semua yang terjadi hari itu. begitu banyak nyawa telah melayang di tangan Kaisar Han, sekitar 7 selir sudah kehilangan nyawa. puluhan pasukan juga kehilangan nyawa hingga membuat para pejabat yang putrinya masih menjadi selir sang Kaisar. Mereka takut kalau putrinya akan dibantai oleh kaisar dengan sangat menyedihkan.
"Apa yang harus kita lakukan?" tanya seorang pejabat.
__ADS_1
"Entahlah, namun yang pasti kita harus segera mencari cara untuk menyelamatkan putri kita.
King terus mencari informasi dan mendengarkan semua yang terjadi pada dirinya.
"Huf...,Kita harus mencari cara untuk menggulingkan pemerintahan dari sang kaisar." ucap seorang pria yang baru memasuki ruangan itu.
"Sebentar lagi kalian akan mendapatkan ganjaran atas semua yang telah kalian lakukan, semua yang telah kalian perbuat padaku dan istriku." ucap King yang kemudian mulai pergi meninggalkan tempat itu.
Satu persatu orang-orang yang ada di ruangan itu mulai merasakan reaksi dari racun yang diberikan oleh King kepada mereka.
"Aku jamin setelah ini kalian akan menjadi sesuatu yang benar-benar sangat menjijikkan, kalian akan menjadi target utama para penduduk." ucap king.
Satu persatu para pejabat kerajaan akan merasakan reaksi dari racun pelumpuh syaraf yang telah diberikan oleh King. pria itu tinggal melihat apa yang terjadi kepada para pejabat kerajaan.
Beberapa pejabat itu adalah bekas dari pejabat Ayah King, Hal itu membuat King benar-benar tidak akan bisa memberikan maaf kepada mereka. kegilaan dari Kaisar Han membuat penduduk kebingungan, apalagi tingkah Semua pejabat kerajaan benar-benar Di luar batas. mereka semua bertambah kejam selalu menyiksa para penduduk desa dan menyuruh penduduk untuk membayar pajak hingga 70%
"Cobalah kalian untuk memberontak, aku tidak peduli. namun Aku pastikan Kalau kalian tidak akan mampu melakukan apapun." ucap king yang telah pergi.
Dua hari kemudian kabar mengenai kematian salah seorang pejabat kerajaan membuat para pejabat yang lain begitu terkejut. apa yang terjadi namun yang pasti kalau mereka tidak akan bisa lari dari pembalasan yang telah dilakukan oleh King dan Zoya. tubuh yang benar-benar mengenaskan, darah keluar dari sela-sela keringat yang telah keluar dari mayat seorang pejabat.
Kaisar Zanetti yang mendengar kabar kalau salah satu pejabatnya mengalami kematian mengenaskan. nampak pria itu menanyakan kepada beberapa pejabatnya, jawaban yang tidak diketahui oleh sang Kaisar membuat pria itu begitu murka.
"Bagaimana bisa dia tiba-tiba mati!!" seru Kaisar Zanetti.
"Kami tidak tahu Yang mulia, karena kemarin kami habis melakukan sesuatu bersama-sama." jawab para pejabat.
__ADS_1
"Lalu, bagaimana mungkin dia langsung mati tanpa diketahui sebab musababnya!!" seru Kaisar Zanettikembali.
** bersambung ***