
"Cepat segera kau cari semua yang aku butuhkan tadi!!" seru salah satu selir di Kerajaan Awan.
"Baik Nyonya." jawab Zoya yang sedang menyamar.
"Aku ingin kau Segera lakukan seperti yang Aku perintahkan. Aku ingin kau melakukan semua yang ingin aku lakukan tadi!!" seru salah satu selir kaisar Zenetti.
"Lihat saja, sebentar lagi kalian akan merasakan penderitaan sama seperti suami kalian. aku akan memberikan kalian pembalasan yang setimpal." ucap salah satu selir Kaisar Zanetti.
"Sebentar lagi aku akan menggantikan parah selir Kaisar Zanetti dan aku akan menjadi istri sah dari pria itu dan menggantikan permaisuri Yang terlupakan." ucap salah satu selir Kaisar Zanetti yang terlihat benar-benar begitu berambisi untuk mendapatkan semua yang ingin dia memiliki.
Memangnya siapa yang tidak ingin menjadi penguasa di salah satu kerajaan, hidup mewah dan harta melimpah.
"Kelihatannya Kau benar-benar mempunyai khayalan tingkat tinggi, aku yakin kalau khayalanmu itu akan terlempar jauh dari hidupmu. lihat saja akan kubuat kau gila seperti suamimu dan akan ku buat para penduduk kerajaan ini memberontak." ucap salah satu selir yang kemudian pergi ke suatu tempat. Wanita itu sangat yakin kalau di salah satu tempat Kerajaan Awan mereka menyekap gadis-gadis kecil untuk dijadikan budak pemuas nafsu para pejabat kerajaan.
"Setelah ini aku mau lihat apakah kalian bisa melepaskan diri kalian dari Ku." ucap Zoya yang kemudian menyiapkan makanan yang diminta oleh para selir Kaisar Zanetti.
"Apakah kau mau makan ini bersama ku?" tanya selir Kaisar Zanetti kepada Zoya.
"Siapa namamu, Nyonya. karena aku tidak pernah mengenal namamu?" tanya Zoya yang berpura-pura padahal dia tahu kalau selir yang berada di depannya itu bernama selir Yeonia.
"Namaku adalah selir Yeonia, aku selir kesayangan yang mulia Kaisar." ucap selir Yeonia yang terlihat begitu bersemangat saat mengatakan hal itu.
"Tapi nyonya, yang aku dengar kalau selir kesayangan yang mulia Kaisar adalah selir Yana?" tanya Zoya yang sudah memancing amarah selir Yeonia agar wanita itu marah dan membenci selir Yana.
"Kata siapa, aku adalah wanita yang paling dicintai oleh kaisar Zanetti yang mulia sangat mencintaiku. daripada wanita itu, wanita ular bermuka dua." jawab selir Yana yang terlihat memakai pakaiannya. wanita itu hendak ke kediaman Kaisar Zenetti.
Sebelum itu terjadi Zoya terlebih dahulu memberikan minuman kepada selir Yeonia, sebuah minuman yang sudah diberi racikan racun halusinasi.
"Apakah saya ikut atau saya harus di sininya nyonya?" tanya Zoya kepada selir Yeonia.
__ADS_1
"Tentu saja, kau harus ikut denganku, biar kau tahu kalau aku adalah selir kesayangan yang mulia Kaisar." jawab selir Yeonia yang kemudian menarik tangan Zoya dan membawa Wanita itu pergi ke kediaman Kaisar Zenetti.
"Sebentar lagi pasti akan ada keseruan nih, akan ada peperangan di antara para wanita yang ada di kerajaan ini." ucap Zoya yang terlihat semakin membakar amarah selir Yeonia yang terlihat begitu berambisi untuk menjadi wanita yang paling berpengaruh di Kerajaan Awan.
Semakin Zoya membuat selir Yeonia sakit hati karena saya selalu mengatakan kalau wanita kesayangan dari Kaisar Zanetti adalah selir Yana. hal itu membuat selir Yeonia semakin membuat wanita itu berambisi untuk mendapatkan kekuasaan paling tertinggi di Kerajaan Awan.
Dengan menjadi istri Kaisar Zanetti selir Yeonia akan menjadi wanita yang paling berpengaruh di kerajaan itu.
"Ternyata kalian itu adalah para wanita bodoh yang selalu menganggap yang kalian lakukan itu adalah sebuah kebaikan dan kebenaran. sebentar lagi kalian akan mendapatkan apa yang namanya nilai dari kehidupan kalian." ucap Zoya yang terlihat mengikuti langkah kaki selir Yeonia.
Beberapa saat kemudian langkah kaki sang selir langsung terhenti ketika dirinya sudah berada di luar kediaman Kaisar Zanetti.
"Yang mulia, apa yang yang mulia selir lakukan disini?" tanya salah satu prajurit yang menjaga kediaman Kaisar.
"Aku ingin bertemu dengan Yang Mulia." jawab Selir Yeonia.
"Tapi Yang mulia, Kaisar Zanetti tidak ingin bertemu dengan siapapun. bahkan Yang mulia menyuruh kami untuk mengusir Siapa saja yang berusaha untuk kemari." jawab beberapa pengawal yang sudah berjaga di luar kediaman Kaisar Zenetti.
"Hamba tidak tahu Yang mulia, namun yang mulia Kaisar mengatakan kalau dia tidak ingin bertemu dengan siapapun." jawab seorang prajurit.
"Aku tidak peduli, Yang penting aku mau bertemu dengan Yang mulia Kaisar. Aku ingin mengatakan sesuatu yang penting!!" seru selir Yeonia.
Kaisar Zenetti keluar dengan kondisi mabuk yang sangat berat, pria itu melihat salah satu selirnya dan langsung menarik paksa selir Yeonia untuk masuk kedalam istana pribadinya.
BRAKKK..
pintu ruangan itu ditutup dengan begitu keras, Hal itu membuat Zoya tersenyum dengan semua kelakuan minus dari Kaisar Zanetti.
"Sebentar lagi kalian akan berteriak dengan sangat keras." guman Zoya dalam hati yang sudah mempermainkan Kaisar Zanetti dengan sedemikian rupa.
__ADS_1
"Dayang, kenapa kamu tidak kembali saja ke kediaman selir Yeonia saja?" tanya salah satu prajurit.
"Tidak, aku mau di sini saja. takutnya kalau Nyonya mencariku." jawab Zoya yang tersenyum dalam Hati.
"Lebih baik kau kembali, karena kau akan kehilangan waktu yang lama. Lebih baik kau persiapkan semua yang dilakukan oleh kedua orang itu." jawab Salah satu prajurit.
"Tidak apa-apa, aku akan berada di sini saja daripada aku kembali ke kediaman ku. lalu aku aku harus balik ke sini lagi." jawab Zoya.
Beberapa saat kemudian suara teriakan dari dalam kediaman itu terdengar begitu menyayat.
"Prajurit, Apakah kau tidak dengar!!" seru Zoya yang mendengar kalau salah satu orang yang ada di tempat itu berteriak begitu keras.
"Ada apa dengan Yang mulia Kaisar dan selir Yeonia?" tanya seorang prajurit.
"Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan mereka berdua?" tanya Zoya. padahal didalam hati pasti wanita itu ingin tertawa terbahak-bahak.
"Aaaa!!! Tolong, tolong! tolong!!!" seru selir Yeonia yang sudah berlari keluar. wanita itu berlari keluar dengan kondisi yang benar-benar sangat menjijikkan. pakaiannya sudah dalam kondisi tidak karuan, tubuhnya benar-benar sudah seperti habis berkelahi dengan Kaisar Zanetti.
Para pengawal dan Zoya yang melihat hal itu, tentu saja mereka nampak menatap selir Yeonia yang keluar dengan rambut yang sudah acak-acakan dan pakaian yang sudah tidak beraturan.
"Ada apa Nyonya?!!!" seru parah pengawal.
"Yang mulia, yang mulia sudah gila!!" seru selir Yeonia yang terlihat ingin berlari. dia membenarkan pakaiannya namun sial bagi selir Yeonia karena Kaisar Zanetti nampak keluar dengan membawa pedang dan menghunuskan pedang itu ke tubuh selir Yeonia dengan membabi buta.
ZLEPP..
ZLEPP..
para pengawal yang melihat hal itu, mereka sungguh tersentak dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
"Yang mulia, yang mulia!!" seru para pengawal saat melihat Kaisar Zanetti telah membunuh selir Yeonia dengan begitu mengenaskan.
*** bersambung ***