
"Hahaha.., tentu saja guru kalau pria itu mengetahui bahwa wanita yang membuatnya sangat penasaran itu adalah mantan istrinya. bisa dibilang dia akan mati berdiri." jawab King yang tertawa sambil menatap guru Liu.
"Kau benar, suamiku. seandainya dia mengetahui kalau aku adalah mantan istrinya bisa dipastikan Kalau pria itu akan mati sambil berdiri." jawab Zoya yang tidak memperdulikan semua perkataan guru dan suaminya tersebut.
"Kau jangan marah seperti itu, istriku. benarkan apa yang aku katakan?" tanya King kepada Zoya.
Terlihat Zoya menganggukkan kepalanya, karena benar apa yang dikatakan oleh King, kalau sampai pria itu mengetahui Zoya adalah Merlin pasti pria itu akan mati berdiri karena dia mengira Zoya sudah meninggal.
"Huft...," terlihat Zoya tersenyum dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh suaminya. karena benar yang dikatakan oleh King kalau sampai kaisar Zenetti mengetahui dia masih hidup dan dia adalah mantan istrinya. pasti dia akan mati berdiri, namun Zoya akan membuat Kaisar Zanetti mendapatkan apa yang pantas dia dapatkan, karena dengan kedua tangannya dia menghunuskan pedang berulangkali ke tubuh Zoya hingga wanita itu berjalan di ambang kematian.
"Oh ya, bagaimana kabar Putri Haina?" tanya komandan Dan-lee pada King dan Zoya.
"Tenang saja, Jendral. wanita itu dalam kondisi baik-baik saja, salah satu dayang yang ada disana dan bersama wanita itu sudah memberikan kabar Kalau Putri Haina baik-baik saja." Jawab Zoya.
Terlihat Jenderal Dan-lee menghela nafasnya begitu dalam, Putri Haina adalah calon istri dari Jenderal Dan-lee. Namun karena kerajaannya yang dihancurkan oleh kaisar Zanetti, membuat Putri Haina menjadi tawanan di kerajaan Awan.
"Sudah berulang kali aku mencoba untuk membebaskannya, namun semuanya selalu sia-sia saja." ucap Jenderal Dan-lee yang membuat Zoya menatap wajah pria itu, kenapa kau tidak berusaha untuk membebaskan nya ketika kau bisa?" tanya Zoya kepada Jenderal Dan-lee.
__ADS_1
"Aku ingin sekali membebaskannya, tapi kami belum bisa melakukannya karena kekuatan kami belum seperti ini." jawab Jenderal Dan-lee.
"kalau begitu, kita harus segera membuat Putri Haina kembali kepada kita, jika wanita itu tetap berada di sana Aku yakin wanita itu akan mendapatkan siksaan sama sepertiku." ucap Zoya yang membuat King membelai rambut istrinya.
"Lupakanlah semuanya itu, bebaskanlah hatimu, amarahmu tidak akan bisa terkontrol jika kau terus-menerus mengingat pria itu." ucap King kepada sang istri.
"Tenanglah Suamiku, aku tidak akan mengingat masa lalu itu, tapi aku akan tetap mengingat pembalasan dendam ini, kesakitan yang aku rasakan, penghianatan, penghinaan dan semua tindakan yang tidak bermoral yang pernah dilakukan oleh pria itu." jawab Zoya yang kemudian meminum segelas air untuk meredakan amarahnya.
"Kalau seperti itu, kita harus mencari cara untuk mendekati Kerajaan Awan, mereka belum mengetahui kalau King adalah pangeran Feros dan kau adalah Putri Merlin. jadi kita gunakan kesempatan ini untuk membuka pintu gerbang kerajaan kita jika besok atau lusa mereka kemari untuk melakukan hubungan pertemanan." ucap guru Liu yang membuat Zoya tersenyum kepada pria itu.
"Aku benar-benar tidak pernah mengira aku akan melihat wajah pria itu lagi, dia akan kemari dan memohon untuk menjadi sahabat di kerajaan ini.aku mau tahu seberapa pantaskah dia menjadi teman di kerajaan ini, karena aku tidak akan membiarkan pria itu tetap bertahan dengan semua kelakuannya yang benar-benar sangat minus itu." ucap King yang membuat guru Liu menatap muridnya dengan tatapan mata Kalau pria itu sekarang sudah menapaki tahap emosi yang sangat luar biasa.
"Aku pasti akan langsung membunuh pria itu jika dia sampai melakukan sesuatu padamu." ucap King kepada sang istri.
"Kau tidak boleh melakukan itu, suamiku. karena jika kau melakukannya berarti kita tidak akan bisa membalas dendam kepadanya. Dia adalah orang yang sangat sangat menjijikkan, bahkan pria itu bisa dibilang adalah pria yang paling menjijikkan yang ada di dunia ini." ucap Zoya yang membuat king percaya kalau istrinya tidak akan pernah melakukan hal itu. rasa cinta king kepada Zoya seperti tanaman yang sudah ditanam Jika akar itu dicabut maka pohon itu akan mati.
Akhirnya seluruh rencana telah disusun oleh King dan yang lain. 3 hari kemudian ternyata rombongan dari Kerajaan Awan sudah sampai di kerajaan matahari, mereka datang dengan membawa begitu banyak pasukan.
__ADS_1
"Aku yakin pria itu kemari membawa begitu banyak pasukan, dia sudah mempersiapkan segala sesuatu jika akan terjadi hal-hal yang tidak dapat di prediksi." ucap guru Liu kepada King dan Zoya.
"Guru benar, pasti pria itu sudah bersiap-siap untuk melakukan penyerangan kepada kerajaan kita. jika sampai dia sudah melihat Kalau istriku adalah wanita yang seperti dia inginkan." jawab King.
"Memangnya siapa yang akan Sudi menjadi istrinya? aku sudah bilang Kan, kalau aku adalah istrimu dan selamanya akan menjadi istrimu." jawab Zoya dengan nada suara yang begitu keras dan begitu benci kepada pria yang bernama Kaisar Zanetti.
"Baiklah istriku, roda waktu sudah mulai berputar, kita akan membuat mereka merasakan apa yang pantas mereka rasakan." ucap King yang kemudian berjalan mendekati gerbang kerajaannya untuk menyambut kedatangan para rombongan Kerajaan Awan dan orang-orang yang ada disana.
Seorang pria yang mempunyai perawakan tinggi besar, gagah perkasa, walaupun King tidak memiliki kulit putih bersih namun King adalah pria paling tampan dan pria yang memiliki aura yang mampu memikat seluruh wanita.
Tatapan mata para selir Kerajaan Awan menatap King dengan tatapan mata yang begitu tajam, seolah-olah air liur mereka akan menetes saat mereka melihat betapa tampannya kaisar kerajaan matahari. Selamat datang di kerajaan kami Yang mulia Kaisar Zanetti!" sambut King kepada kaisar Zanetti.
Kaisar Zenetti nampak tersenyum, pria itu menunjukkan kepala sebagai rasa hormat. terlihat kaisar Zenetti mencari Zoya di sekeliling tempat King berada. namun dia tidak melihat wanita yang dikatakan oleh para anak buahnya.
"Saya harap anda tidak terkejut dengan kedatangan hamba yang mulia King, karena saya datang kemari ingin menjalin persahabatan antara dua kerajaan." ucap Zenetti yang membuat King ingin langsung menebas kepala Kaisar Zanetti. karena kata-kata yang diucapkan itu tidak segaris dengan tatapan matanya yang terus mencari seseorang.
"Apakah ada sesuatu yang ingin kau cari, yang mulia Kaisar Zanetti? hingga membuatmu terus menatap ke seluruh arah kerajaanku?" tanya King yang membuat Kaisar Zanetti seketika merasakan malu yang sangat luar biasa.
__ADS_1
** bersambung **