
"Selamat datang di perguruan naga! Selamat datang di kerajaan matahari!" seru king yang sudah mempersilahkan beberapa Kaisar dan guru besar yang sudah berada di perguruannya.
Tatapan mereka tertuju kepada seorang pria yang mempunyai perawakan tinggi, tubuhnya benar-benar sangat gagah, bahkan Dia mempunyai wajah yang benar-benar sangat menawan.
"Guru, Apakah benar kalau perguruan naga ini adalah pondasi dari Kerajaan matahari?" tanya seorang murid kepada guru besar dari perguruan teratai hitam.
"Saya tidak pernah menyangka kalau guru besar dari teratai hitam akan ke sini," sapa guru Liu kepada guru besar perguruan teratai hitam.
Guru Liu memang sangat terkenal di beberapa tempat, karena pria itu mempunyai nama yang sangat tersohor karena perguruan naga adalah perguruan yang selalu memilih lawan yang sangat kuat, dia tidak akan melawan perguruan kecil yang tidak mempunyai kekuatan sama sekali.
Pertemuan Hari itu benar-benar membuat para guru, pemimpin perguruan dan pemimpin kerajaan begitu tercengang kalau Kaisar dari kerajaan matahari berada di perguruan naga. apalagi Bersama sang Kaisar berdiri seorang wanita yang begitu cantik, memiliki paras yang begitu Ayu dengan kulit yang tidak terlalu putih namun tatapan matanya benar-benar memiliki keajaiban yang luar biasa.
Malam sudah menunjukkan gemerlap bintang. terlihat Zoya berada di sebuah taman yang ada di perguruan naga, dia berdiri menatap langit sambil memandang bintang bintang yang sedang berkelip. seorang pria berdiri, dia adalah salah satu murid dari perguruan teratai hitam.
"Siapa wanita itu? Kenapa wanita itu begitu cantik, tatapan matanya begitu senduh seolah tatapan mata itu bisa menarik seseorang untuk mendekatinya." ucap Tanglin.
Tiba-tiba langkah kaki Tanglin sudah berada di dekat Zoya yang sedang menatap langit malam. sebuah senyum terukir begitu indah di bibir Tanglin ketika pria itu berada tidak jauh dari Zoya berdiri. senyum yang begitu melebar, namun senyum itu seketika musna ketika dia melihat Kaisar King sudah berada di samping Zoya.
"Apa yang sedang kau lakukan, istriku? Mengapa Apa kau berdiri disini malam-malam seperti ini?" tanya King kepada Zoya. Zoya tersenyum, wanita itu memutar tubuhnya sambil menatap King.
"Kau lihat sendiri kan kalau aku sedang menatap langit malam ini, memangnya apa yang aku lakukan?" tanya Zoya kepada King yang membuat pria itu tersenyum begitu tampan.
Sesaat kemudian seorang wanita dari perguruan teratai hitam juga berada di sana, dia adalah MeiMei. wanita itu terlihat menatap King yang sedang bersama Zoya, wajahnya benar-benar bersemu merah saat melihat King yang sudah berada di taman yang ada di perguruan naga.
__ADS_1
"Kau tahu Tanglin, Kaisar dari kerajaan matahari benar-benar sangat tampan dan gagah." ucap Mei-mei yang terlihat menatap Kaisar King yang mempunyai tubuh begitu sempurna.
"Apakah melihat Kaisar dari kerajaan matahari itu?" tanya Tanglin yang terlihat menatap Zoya yang berada di samping King.
"Oh ya, Siapa wanita yang bersama dengan Kaisar King?" tanya Mei-mei kepada Tanglin.
"Yang aku dengar kalau wanita itu adalah menteri militer dari kerajaan matahari." jawab Tanglin.
"lMei-mei sangat terkejut ketika mendengar jawaban dari Tanglin kalau wanita yang bersama dengan King adalah menteri militer dari kerajaan matahari.
"Hehhhh...," terdengar suara helaan nafas dari tanglin ketika pria itu melihat Zoya berada di samping King.
"Apakah wanita itu wanita spesial dari Kaisar King?" tanya Mei-mei kepada tanglin.
"Benarkah? jangan-jangan dia adalah menteri peperangan?" tanya Memey kepada Tanglin.
"Aku tidak tahu, sebaiknya kita mencari tahu lewat guru jika mereka berdua tidak ada hubungan aku benar-benar sangat menyukai wanita itu." ucap Tanglin.
"Kalau begitu aku akan mengejar cinta Kaisar King, aku akan menjadi satu-satunya wanita yang akan menjadi istri pria itu." jawab Meimei.
"Terserah padamu, namun aku akan berusaha untuk mencari tahu lewat guru dan aku akan mencari tahu lewat guru Liu." ucap Tanglin yang kemudian pergi dari sana.
Sebenarnya King mengetahui kalau tidak jauh dari tempat keberadaan Zoya, ada seorang pria yang terus-menerus menatap wanita yang dia cintai itu. Hal itu membuat King tidak akan membiarkan siapa saja berusaha untuk mendekati Zoya.
__ADS_1
"Aku tidak akan membiarkan kalian berusaha untuk mendekati calon istriku, jika kalian berani melakukannya Akan Ku bantai kalian." guman King dalam hati yang telah melihat kepergian dua orang yang dari tadi memperhatikan dirinya dan Zoya.
"Oh ya, ada apa kau kemari? tumben sekali?" tanya Zoya kepada King.
"Memangnya setiap hari Siapa yang selalu berada di sampingmu?" tanya King yang membuat Zoya tersenyum.
"Maksudku kau tadi kan ada urusan bersama dengan para pimpinan perguruan dan para Kaisar. Lalu kenapa kau malah ada disini?" tanya Zoya yang membuat King tersenyum dan menatap Zoya.
"Aku tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekatimu dan mendapatkanmu. aku sudah memutuskan untuk menikahi mu satu minggu lagi, kau harus siap-siap karena dalam 7 hari kau akan menjadi istriku." ucap King yang kemudian mencium Zoya dan buru-buru pergi dari tempat itu. Hal itu membuat Zoya wajahnya bersemu merah tanpa bisa melakukan apapun hingga King sudah lenyap dari hadapannya.
"Apa-apaan dia, main cium saja." gerutu Zoya yang kemudian pergi ke dalam kamarnya, di tempat lain terlihat mengutarakan isi hatinya kepada guru sekaligus ayahnya, guru dari perguruan teratai hitam.
"Meimei, Apa yang kamu katakan? maksudmu kau ingin menjadi istri dari kaisar kerajaan matahari? tanya guru Bau yang terlihat menatap putrinya Yang merengek meminta untuk berbicara kepada kaisar kerajaan matahari.
"Tentu saja Ayah, aku ingin menjadi istri dari pria itu, jika aku sudah bisa menjadi istrinya perguruan kita juga akan menjadi sangat besar dan perguruan kita akan menjadi satu dengan perguruan naga." jawab Meimei.
"Tapi, yang aku dengar kalau Kaisar King sudah mempunyai calon istri dari kerajaannya sendiri." jawab guru Bau.
"Ayah kan bisa berbicara dengan guru Liu dan membahas mengenai hal ini, aku yakin kalau guru Liu akan memahami semua perkataan Ayah." pinta Mei-mei kembali.
Guru Bau terus menatap putrinya yang terus merengek kepada dirinya. Hal itu membuat Sang Guru menganggukkan kepalanya, benar apa yang dikatakan oleh putrinya itu. kalau dia bisa menjadi mertua dari sang Kaisar dia akan mendapatkan begitu banyak keuntungan.
"Baiklah kalau begitu, besok pagi aku akan berbicara dengan guru Liu, aku akan membujuk guru Liu untuk menerima dirimu sebagai calon istri satu-satunya dari Kaisar King." jawab guru Bau yang kemudian meminta putrinya itu untuk segera kembali ke kamarnya.
__ADS_1
**** bersambung ****