
Kabar mengenai hancurnya Kerajaan Tanah telah sampai di telinga kaisar Zenetti dan kaisar Balion.
"Apa!! bagaimana bisa!!" teriak kaisar Zanetti.
"Kami tidak tau yang Mulia, tapi, kerajaan baru itu sangat hebat!" seru seorang prajurit perbatasan.
"Bagaimana bisa, Bagaimana bisa mereka melakukan hal semacam itu?" tanya Kaisar Zenetti dengan suara yang begitu keras.
"Kami tidak tahu, Yang mulia. namun yang jelas kalau kekuatan yang dimiliki oleh pasukan kerajaan naga benar-benar sangat luar biasa. yang Saya dengar kalau para pasukan itu memiliki kekuatan melebihi kekuatan yang dimiliki oleh beberapa negara." jawab prajurit Kerajaan Awan.
"Aku tidak pernah mengira kalau para pasukan Kerajaan Awan memiliki kehebatan seperti itu, aku mengira kalau mereka adalah orang-orang bodoh yang hanya berusaha untuk mempertahankan kerajaannya. namun sekarang yang terjadi mereka malah memiliki kekuatan yang sangat luar biasa." ucap Kaisar Zanetti yang terlihat benar-benar tidak percaya kalau para pasukan kerajaan matahari memiliki kekuatan yang sangat luar biasa seperti itu.
"Aku tidak percaya kalau mereka akan memiliki kekuatan seperti itu, apakah mereka melakukan sesuatu yang luar biasa? kalau benar memang seperti itu, kita harus membuat beberapa perguruan yang ada di kerajaan kita mendukung kita sepenuhnya." ucap selir Yana yang terlihat mulai merencanakan sesuatu.
"Yang mulia, Jika seperti ini terus apakah yang mulia tidak takut kalau mereka sewaktu-waktu akan melakukan sesuatu pada Kerajaan kita?" tanya pejabat Kerajaan Awan.
"Aku tidak yakin kalau mereka mampu mengalahkan pasukan ku, karena pasukanku adalah pasukan yang memiliki cara tempur yang sangat hebat. bahkan para pemimpin perguruan di berapa tempat sudah bergabung dengan kita, mereka bahkan mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, jadi aku sangat yakin kalau mereka tidak akan mampu untuk melakukan penyerangan kepada kita.". perkataan yang keluar dari mulut Kaisar Zanetti benar-benar begitu percaya diri.
"Yang mulia, apakah yang mulia sangat yakin dengan kata-kata yang yang mulia ucapkan? karena saya yakin jika mereka tidak akan kan melepaskan Siapa saja yang berusaha untuk melawan." jawab salah satu menteri.
"Dengarkanlah menteri, aku yakin kalau mereka tidak akan mampu untuk mengalahkan kerajaan kita, karena kerajaan kita adalah kerajaan yang sangat luar biasa. mereka tidak akan mampu membuat kita kalah hanya dalam kata-kata saja."Jawab selir Yana yang begitu berambisi untuk menjadi permaisuri yang ada di Kerajaan Awan.
Namun beberapa orang menganggap permaisuri dari Kerajaan Awan adalah seorang permaisuri yang sudah terlupakan, yaitu permaisuri Merlin.
__ADS_1
"Yang mulia, anda harus ingat kalau para rakyat menganggap isteri sah yang mulia adalah permaisuri Merlin. jika yang mulia sampai mengangkat Yana menjadi permaisuri, hal itu akan mengakibatkan ketidak stabilan yang sangat luar biasa." jawab menteri.
"Jaga mulutmu menteri, Kau kira aku tidak pantas menjadi seorang permaisuri. kau harus dengar dan garis bawahi kata-kataku ini. aku adalah wanita yang paling pantas menjadi permaisuri di Kerajaan Awan, tidak ada satu orang pun yang pantas menjadi permaisuri di sini!!" seru selir Yana.
Para pejabat Kerajaan Awan memang tidak menyukai semua keangkuhan selir Yana, Bahkan mereka sering sekali beradu argumen karena kata-kata selir Yana yang selalu menyudutkan mereka semuanya.
Aku tidak akan membiarkan orang lain berusaha untuk menyingkirkan aku, jika ada salah satu di antara kalian yang berusaha untuk membuatku marah, maka kalian harus tahu kalau kalian harus bersiap-siap dengan semua kemungkinan yang akan terjadi kepada kalian." ucap selir Yana yang kemudian duduk di pangkuan Kaisar Zanetti.
Kaisar Kerajaan Awan bersama selir-selir nya adalah orang-orang yang sangat menjijikkan, mereka semua selalu bersikap seolah mereka itu adalah orang yang mempunyai kekuatan luar biasa.
"Sebentar lagi kalian akan merasakan apa yang pantas kalian dapatkan." ucap seorang wanita yang berada di kerajaan Awan.
Dia adalah seorang wanita yang dulu sempat akan di hancurkan oleh selir Yana bersama para selir yang lain. seorang wanita yang bernama Putri Haina, seorang putri dari kerajaan yang sedikit orang mengetahuinya. Kaisar Zanetti menghancurkan Kerajaan Putri Haina hingga membuat seluruh keluarganya tidak tersisa sama sekali.
Namun berbeda, wanita itu benar-benar merasakan sakit hati dan kesakitan sampai kini di Kerajaan Awan.
"Kau sangat beruntung Putri Merlin, karena nyawamu sudah kembali ke pada dewa walaupun kau telah meninggal. berbeda denganku yang masih tetap seperti ini diperlakukan seperti hewan, bahkan diperlakukan seperti orang yang tidak mempunyai harga diri sama sekali.
1 kata masih tetap sama, kehidupan yang sama-sama disiksa namun takdir yang berbeda karena sekarang Zoya hidup bebas di luar. sedangkan Haina masih berada di Kerajaan Awan dengan seluruh siksaan yang setiap hari harus ditanggung.
"Aku benar-benar berdoa kepada dewa, agar para dewa mau menolongku walaupun aku mati seperti putri Merlin. namun aku ingin bebas dari tempat ini aku tidak mau lagi berada di dunia para manusia menjijikkan ini." ucap Haina yang terlihat menghela nafasnya dengan begitu berat.
Suara kemeriahan yang ada di dalam Kerajaan Awan membuat mereka semuanya benar-benar merasa berbahagia dia atas penderitaan orang lain.
__ADS_1
Di tempat lain seorang wanita sedang menenangkan diri di ruang meditasi bersama dengan guru Liu.
"Zoya, kenapa kau tetap diam saja saat melihat para wanita berusaha untuk mendekati King?" tanya guru Liu.
"Buat apa aku harus marah, guru. jika King lebih memilih wanita lain..,itu adalah haknya.namun, jika dia lebih setia padaku juga itu terserah dia. aku telah berjanji untuk menikah dengannya setelah runtuhnya kerajaan Tanah." jawab Zoya.
"Tentu, kau selalu mengatakan hal itu, aku tidak pernah meragukan dirimu." ucap guru Liu.
"Guru, apakah guru mengetahui mengenai tentang beberapa perguruan yang mendukung tiga kerajaan?" tanya Zoya.
"Aku tidak tahu, namun...,yang guru tahu kalau beberapa perguruan mau bersekutu dengan kerajaan.tapi ada beberapa kerajaan yang tidak ingin bersekutu dengan perguruan.
"Perguruan mana saja, guru?" tanya Zoya.
"Perguruan sutra, perguruan teratai, perguruan tangan dewa, perguruan bukit iblis dan perguruan bayangan." jawab guru Liu.
"Berarti kita harus menaklukkan lima perguruan itu, guru." jawab Zoya.
"Maksudmu?" tanya guru Liu.
"Perguruan bukit tengkorak juga adalah salah satu perguruan yang sangat termasyhur. namun, perguruan itu sangat tidak menyukai kehadiran Kerajaan-kerajaan yang selalu sok berkuasa." ucap guru Liu.
*** bersambung ****
__ADS_1