
"Mari Yang Mulia, di sinilah tempat Yang Mulia." ucap salah satu dayang yang mengantarkan Kaisar king dan Zoya. nampak mata dayang istana Kerajaan barat menatap Kaisar Han dengan tatapan yang begitu menggoda.
"Khem..,sebaiknya kita masuk suamiku, karena udara diluar ini begitu menyayat kulit Ku." ucap Zoya yang membuat Kaisar King menatap wajah sang istri. pria itu tahu kalau istrinya sedang merasa kesal dan cemburu karena dayang Kerajaan barat terus menatapnya.
"Ternyata istriku sedang cemburu." guman Kaisar King dalam hati yang kemudian memeluk pinggang Zoya dan membawanya masuk.
Sedangkan para dayang Kerajaan barat menatap seorang pria dengan tubuh yang begitu gagah,
"Coba aku bisa menjadi selir atau simpanan Kaisar king, pasti aku akan bahagia." ucap beberapa dayang yang melihat postur tubuh Kaisar King yang begitu sempurna.
"Kau cemburu ya, istriku." ucap Kaisar king kepada sang istri.
"Kalau aku tidak cemburu, berarti aku tidak mencintaimu." jawab Zoya. dengan 1 kata penekanan. Kaisar King tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun, pria itu takut kalau dia mengatakan sesuatu pasti istrinya akan sangat marah.
"Aku suka sekali dengan kecemburuanmu itu, berarti kau benar-benar cinta padaku." ucap Kaisar King.
"Kalau aku tidak mencintaimu bakal kubuang kau jauh-jauh dari hadapanku." jawab Zoya yang membuat Kaisar King langsung memeluk tubuh sang istri.
"Aku suka sekali dengan kecemburuan Istriku yang seperti ini." ucap Kaisar King yang membuat Zoya langsung mencubit pinggang suaminya.
"Kalau kau berani macam-macam bakal kuhancurkan Kerajaanmu itu." ucap Zoya yang membuat Kaisar King langsung memeluk sang istri kembali.
"Cepat kita tidur, nanti malam kita akan menghadiri acara Kerajaan kan!" tegas Zoya untuk membuat sang suami tidak melakukan apapun, karena tubuhnya Terasa seperti remuk Saat melakukan perjalanan dari Kerajaan Awan ke Kerajaan Barat.
__ADS_1
Akhirnya Kaisar King tidur tanpa melakukan apapun, pria itu hanya bisa memeluk sang istri tanpa bisa melakukan pergerakan. karena satu ancaman dari Zoya.
"Aku tidak pernah mengira kalau Kaisar dari Kerajaan Awan membawa istri yang begitu cantik, bahkan seorang Kaisar dari kerajaan matahari yang telah menaklukkan Kerajaan Awan sekarang pria itu menjadi Kaisar di Kerajaan Awan dan kerajaan matahari." ucap Kaisar Yongsil yang melamunkan wajah permaisuri dari Kerajaan Awan. "Begitu sempurna." ucap Kaisar Yongsil.
"Yang Saya dengar, dia adalah bekas istri dari Kaisar Zenetti, Yang Mulia!" seru salah satu Kasim Kerajaan.
"Berarti Kaisar Zenetti benar-benar Kaisar yang bodoh, dia menghianati wanita sehebat itu. lagi pula yang aku dengar kalau permaisuri Kerajaan Awan yang dahulu sudah meninggal dunia, namun belakangan ini ketika penyerangan itu menyatakan Kalau Zoya adalah mantan istri yang dibunuh oleh kaisar Zanetti dengan tangannya sendiri. namun Dewa berkehendak lain dan membuat wanita itu masih tetap hidup." ucap Kaisar Yongsil.
"Tapi yang Saya dengar, Yang Mulia. Kaisar King mendapatkan Permaisuri Zoya setelah menyelamatkan wanita itu dari pembantaian yang dilakukan oleh kaisar Zenetti." jawab Kasim kerajaan Barat.
"Seandainya Kaisar King memberikan istrinya padaku akan kuberikan seluruh kekayaan di Kerajaan ini!" seru Kaisar Yongsil.
Terlihat pria itu sudah membayangkan sebuah kegembiraan, namun yang terjadi Zoya bukanlah tipe seorang wanita yang mata duitan atau matre. pria itu belum tahu bagaimana sifat permaisuri dari Kerajaan Awan yang sebenarnya.
"Anda benar Yang Mulia, jika kita bisa mendapatkan permaisuri itu, maka kerajaan kita akan menjadi semakin hebat!" seru Kasim Kerajaan Barat.
"Yang Mulia, apakah para istrimu yang ada di Kerajaan ini masih kurang memuaskan mu?" tanya permaisuri Feli kepada Kaisar Yongsil.
"Kalau ada wanita yang lebih hebat dari kalian, bahkan wanita itu 1000 kali lipat lebih cantik dan lebih hebat daripada kalian. kenapa aku tidak menerimanya, bahkan kalau dia memintaku untu mengusir kalian dari Kerajaan ini, maka akan kulakukan demi dia!" seru Kaisar Yongsil.
Para Selir dan Permaisuri di kerajaan itu mereka sangat terkejut, karena Kaisar Yongsil adalah seorang pria yang mempunyai ambisi yang luar biasa Untuk mempertahankan dirinya sebagai pemimpin Kerajaan yang paling disegani.
"Tapi Yang Mulia." ucap salah satu selir di kerajaan Barat.
__ADS_1
"Memangnya ada apa? Apakah kalian tidak setuju dengan semua yang aku ucapkan tadi? jika kalian tidak setuju maka kalian bisa pergi dari kerajaan ku!!" seru kaisar Yongsil yang terlihat begitu berambisi untuk mendapatkan ratu dari Kerajaan Awan.
Sang Kaisar belum mengetahui bagaimana sifat dari Kaisar Kerajaan Awan, Kaisar King. pria itu tidak akan pernah mengira kalau King adalah seorang pria yang benar-benar mempunyai sifat seperti iblis, dia tidak akan menyerahkan apapun Bahkan dia tidak akan menyerahkan wanita yang dia cintai untuk apapun.
"Yang mulia, anda tidak boleh berkata seperti itu, jika sampai Kaisar dari kerajaan Awan mendengar perkataan kita. bisa-bisa akan terjadi peperangan." jawab Salah satu Kasim.
"Aku tidak peduli, jika Kaisar King menginginkan peperangan aku akan meladeni. yang penting aku harus mendapatkan permaisuri Zoya, wanita yang benar-benar membuat aku merasakan getaran cinta yang sangat luar biasa!!" seru kaisar Yongsil yang terlihat benar-benar tidak mempunyai naluri positif sama sekali.
Akhirnya tiba Malam pesta perayaan di Kerajaan Barat. Suara kegembiraan dan teriakan dari para prajurit mengalun saat perayaan pesta di Kerajaan barat dimulai. para Kaisar yang di diundang oleh kaisar Yongsil. mereka semua berkumpul di aula pesta, terlihat di sana pangeran dari beberapa kerajaan juga datang di pesta tersebut. beberapa kaisar sangat kagum saat melihat Zoya bersama Kaisar Kerajaan Awan.
King dan Zoya datang dengan begitu mengagumkan, pakainya begitu cantik dan tampan, wajahnya Mereka mempesona. hingga membuat orang-orang yang ada di sana sangat terpukau dengan wajah cantik dari istri Kaisar Kerajaan Awan.
Zoya tersenyum kepada para tamu, kemudian menatap salah satu pria yang begitu familiar di mata Zoya.
"Kaisar Dan-lee." ucap Zoya yang kemudian mengajak sang suami untuk berjalan ke arah sepupu suaminya itu.
"Hai saudaraku." sapa Zoya kepada Kaisar Dan-lee. Dan-lee itu tidak akan pernah menyangka, kalau dia akan bertemu King dan Zoya di kerajaan Barat.
"Kakak." ucap Dan-lee yang melihat king bersama Zoya.
"Aku kira kau tidak akan datang." ucap Zoya.
"Mana mungkin aku tidak datang karena aku juga yakin kalau kakakku bersama istrinya akan datang kemari." jawab Dan-lee.
__ADS_1
Terlihat ketiga orang itu saling tersenyum, sesaat kemudian nampak Dan-lee menarik tangan King dan memberikan informasi yang begitu penting. karena hal itulah dia terburu-buru ke kerajaan barat bersama 20 pasukan khusus nya.
** bersambung **