Pernikahan Dengan MR Aroggant

Pernikahan Dengan MR Aroggant
Bab 31


__ADS_3

Amel yang sedang duduk mengobrol dengan Anak kost lain di depan teras rumah sembari menunggu kedatangan Quinsha, Pembicaraan mereka teralihkan saat sebuah mobil mewah berhenti tempat di depan rumah kost nya.


Rasa penasaran mereka membuat mata semua orang tidak beralih nya untuk melihat siapa yang turun dari mobil.


"Sha Sha." Kedua mata Amel melotot besar saat yang turun dari mobil itu adalah sahabat nya.


"Mel, ini makanan nya, Ayo makan!."Ajak Quinsha.


"Itu mobil siapa Sha?, tidak mungkin Paman dan Bibi mu mengizinkan kamu memakai mobil mereka."Tanya Amel penasaran.


"Itu..." Quinsha melihat kearah mobil nya. "Nanti saja bicara nya, ayo kita ke dalam."Ajak Quinsha. Amel pun mengiyakan, namun Mata nya masih sesekali menoleh ke belakang, Terpesona dengan kemewahan dan keindahan mobil itu.

__ADS_1


•••


"Apa?, itu mobil Tuan Aidan." Amel baru saja menyuapi makanan ke mulutnya, hampir saja tersedak makanan karena keterkejutan nya. Namun perkataan wanita itu selanjutnya lebih membuat Amel terkejut dan kini ia benar benar tersedak.


"Khuk Khuk Khuk."


"Pelan pelan makan nya Mel." Ucap Quinsha. Quinsha menuangkan air putih untuk Amel dan memberikan pada nya, Amel pun lekas meminum nya.


"Aku serius Mel, aku sudah menikah dengan Tuan Aidan, berjanjilah untuk tidak menceritakan pada siapa pun, kalau ini sampai bocor, aku akan dalam masalah." Ucap Quinsha.


"Yah, Aku janji Sha, tapi jujur saja aku tak mengerti bagaimana mungkin kamu menikah dengan Tuan Aidan, sementara tidak terlihat sama sekali kalau kalian suami istri saat di kantor, lalu Jesen?, apa dia tahu?."Tanya Amel begitu penasaran, Quinsha pun mengelengkan kepala nya tanda kalau Jesen belum tahu. Quinsha pun menceritakan semua pada sahabat nya bagaimana Awal mula ia sampai bisa menikah dengan atasan mereka itu. Karena hanya Amel tempat ia bercerita dan hanya Amel orang yang bisa ia percaya.

__ADS_1


"Aku janji tidak akan cerita pada siapa pun Sha, aku hanya kesal saja memikirkan paman dan bibi mu yang matre sekali, mereka bahkan tidak mempertanyakan bagaimana keadaan mu hari ini. Apa kau bahagia atau tidak."


"Tapi aku tidak menyangka kalau Tuan Aidan benar benar mempertanggung jawabkan perbuatannya, padahal kita tahu bagaimana sikap nya terhadap kita wanita miskin."Lanjut Amel.


"Yah, mau bagaimana lagi, meski tuan Aidan menyebalkan, tapi dia sangat menjagaku."Ucap Quinsha, terbanyanh di pikiran nya kembali bagaimana saat ia sakit, Aidan menjaga nya dengan cara nya.


"Kamu seperti nya sudah jatuh cinta dengan Tuan Aidan ya?, apa dia sudah memenangkan hatimu?." Tanya Amel tersenyum menggoda Sahabat nya. ucapan Quinsha membuat kedua pipi wanita itu memerah tersipu malu.


"Tidak, siapa bilang?, dia itu menyebalkan."Tepis Quinsha tak berani menatap sahabat hya itu.


"Kalau iya pun tidak apa apa Sha, toh dia sekarang adalah suami mu, justru aku menginginkan kau melakukan lebih untuk mendapatkan hati suami dingin mu itu."Balas Amel. Quinsha mengerutkan kening nya.

__ADS_1


Amel tersenyum lebar menatap Quinsha. Malam itu, Quinsha dan Amel pun bercerita, kedua nya saling Sharing dan Amel mendengar dengan baik curhatan hati Quinsha yang selama ini ia pendam sendiri tanpa berani ia cerita kan pada siapa pun.


__ADS_2