
setelah keributan yang di buat oleh dita
belum sampai 10menit tiba- tiba ada yang menelpon dita yaitu orang tuanya dan bilang kalau dia harus hemat uang mulai sekarang
" kenapa aku harus menghemat uang bu bukankah kita sangat kaya raya" ucap dita
"sudah tidak lagi nak,kita hanya punya beberapa harta perusahaan ayahmu sudah bangkrut tadi ada seorang perusahaan yang memutuskan investasinya dàn membeli semua saham kita" ucap ibunya yang tersedu-sedu
" apa mungkin memang ulah pria itu?tapi siapa dia? apa dia sangatlah berkuasa" ucap batin dita
" kau sudah mendapat kabar?" ucap vello
"kalau sudah jangan lupa menghemat aku bisa membuat keluargamu menjadi hancur sehancur-hancurnya oleh ulahmu kepada wanitamu namun yang barusan adalah peringatan aku hanya mengambil setengah dari kekayaanmu" tambah vello
" memangnya kau siapa" ucap dita
" heh akuu? aku adalah vello wijaya,perusahaan ternama dan memasuki urutan ke 1 dari 10 perusahaanmu di kota s "
jawab vello
" hehh kau" tunjuk dita
dita menarik daniel untuk pergi
" kau baik-baik saja?" ucap vello memandang wajah jessi
" hahaha aku baik-baik saja " jawab jessi mengalihkan pandangannya
__ADS_1
" emm jessi kami pergi dulu kita akan membolos dengan dino hari ini haha" ucap yuna
yuna membawa dino dan berlari meninggalkan mereka berdua
" kau juga pulang saja aku akan meminta izin pada dosenmu" ucap vello
" tapi kan" ucap jessi
" jika kau menolak maka aku akan menyeretmu di hadapan banyak orang ini" ancam vello
"baiklah baiklah kau ini cerewet" ucap jessi sambil berjalan menuju mobil vello dan memasuki mobil tersebut
di susul pula oleh vello
mereka akhirnya kembali ke rumahnya
vello dan jessi masuk ke lantai atas namun tidak ada bi santik ya karena bi santik biasanya pergi belanja kebutuhan rumah
"bolehkah aku masuk" ucap vello bertanya kepada jessi
" ahh yaa bagaimana ya emm kau mau apa memangnya?" tanya jessi
" ada sesuatu yang harus aku diskusikan" jawab vello
"ohh baiklah" jawab jessi
vello dan jessi masuk bersamaan ke dalam kamar
__ADS_1
di dalam kamar
" bisakah kita tidur 1 ranjang?" ucap vello
" hah apa maksudmu?"tanya jessi
"emmm kakek tahu kalau kita tidak tidur di ranjang yang sama dan jika kita tidak tidur di kamar yang sama kakek akan tinggal di sini" ucap vello
" heii ya kita kan sudah perjanjian kalau kita hanya akan tidur satu ranjang jika kakek menginap" ucap jessi nada setengah tinggi
" tapi kita pernh berhubungan gitu " ucap vello
" kau menggangap itu serius?"ucap jessi
" bagaimana jika bertaruh?" ucap vello
" sebelum hari dimana perceraian kita bisa kita batalkan asalkan diantara kita masih tidakk ada yang jatuh cinta satu sama lain dalam waktu 2 tahun" tambah vello
jessi memikirkan apa yang di ucapkan vello
namun pria yang ia hadapi ini bukan seorang pria biasa ia bisa saja menghancurkan keluarganya dalam sekejap dan dia juga sudah membantu soal yang tadi terjadi
"baiklah,, jika tidak ada cinta diantara kita maka kita resmi bercerai tetapi tetap saja jika kau ingin tidur dikamarku itu harus ada kakek di rumah ini " ucap jessi
" baiklah,, baiklah" ucap vello
lalu vello keluar dan kembali ke kamarnya
__ADS_1