pernikahan tanpa ada cinta

pernikahan tanpa ada cinta
34.hari-hari tanpa dia


__ADS_3

setelah jessi menghilang kakeknya tidak ingin menemui vello hingga kambuh penyakitnya dan sedang dirawat


vello menceritakan kejadian sebenarnya pada orang tua jessi apa yang di alami oleh anaknya hingga vello di tampar oleh ayah jessi karna dari dulupun ayahnya tidak pernah membuat kesalahan yang menyakiti jessi anak semata wayangnya dan ayahnya merasa bersalah karena ia menikahkan putrinya pada vello hingga orang tua jessi pun menolak untuk bertemu dengan vello lagi


setiap tanggal 15 vello akan kembali ke apartmn jessi dan bermabuk-mabukan


vello selalu bertanya pada yuna dan dino apa yang di alami jessi selama ini mereka hanya menjawab" kau akan merasakan sakitnya jessi mulai dari kau kehilang sesuatu yang paling berharga di dalam dirimu"


9 bulan kehidupan tanpa jessi


manda sudah melahirkan dan mempunyai seorang putri ia di beri nama sherly putri praditya yang baru 2bulan


namun di sisi lain jessi juga sedang mengandung anak vello yang akan menuju melahirkan tanpa seorang suami


namun dia tinggal di perdesaan di kota m jauh dari kota s disana ia ditemani oleh ibu-ibu sekitar sana yang baik padanya dan ia bertemu dengan seorang pria bernama william


pada saat william sedang berlibur di rumah neneknya memang neneknya tidak ingin hidup di lingkungan yang udaranya banyak kendaraan sana sini jadi nenek william memutuskan untuk tinggal di pedesaan karena udaranya yang sangat sejuk


pertemuan william dengan jessi


saat itu jessi sedang berbelanja kebutuhannya agar ia tidak terlalu kecapaian


disana jessi membawa sekali barang bawaan disaat sedang hamil besar

__ADS_1


william menghampiri jessi dan menawarkan diri membantu jessi akhirnya jessi setuju karna ada bantuan dan meringankan barang bawaannya setelah sampai di rumah jessi


jessi menawarkan agar william minum dulu di rumahnya akhirnya william setuju


" bolehkah aku tahu siapa namamu?" ucap william


" namaku jessi pradita siapa namamu?" ucap jessi


" ohh aku william pramugya kau tinggal sendirian di sini?" ucap wiliiam


" yahh begitulah" ucap jessi


" suamimu apakah tidak pulang?" ucap william sambil minum minuman yang di buat jessi


" kau sedang hamil tapi kau bercerai apa dia tahu berapa umurmu " ucap william


"sepertinya dia tahu aku sudah mengugurkan anak ini,aku berumur 23tahun" ucap jessi


" ah aku minta maaf atas perlakuanku tadi namun kau cantik baik namun masih ada orang yang meninggalkanmu" ucap william


" ahh aku menikah dgn dia karena kontrak " ucap jesii


" bisakah kau ceritakan padaku? jika kau tidak mau tidak apa-apa aku tidak memaksa"ucap william

__ADS_1


namun jessi menceritakan awal dia menikah dengan vello hingga kedatangan manda dan bercerai


" ternyata seperti itu kasihan sekali namun mari berteman denganku apakah boleh?" ucap william


" baiklah " ucap jessi


" bolehkan aku meminta nomormu? jika kau ada apa2 kau bisa menelponku" ucap william


jessi memberikan nomornya pada william setelah lama mengobrol akhirnya william pergi karna ia sudah meninggalkan neneknya sangat lama


setelah hubungan william dan jessi semakin membaik setelah 1bulan berlalu jessi merasakan sakit yang membuat dirinya lemas sekali ibu- ibu disana membantu agar jessi bertahan dan terus menarik napas


karna letak rumah jessi dan tempat rumah sakit sangat jauh akhirnya ibu itu meminta telepon jessi dan jessi menyuruh william membantunya


william tiba dengan mobil ia mengantarkan jessi ke rumah sakit terdekat di dampingi oleh tetangga jessi


setelah berjam-jam menunggu akhirnya terdengar suara tangisan bayi


setelah dokter keluar william menanyakan bagaimana keadaanya pasien di dalam


" dokter bagaimana keadaan pasien yang di dalam?" ucap william


" selamat ya pak anakmu laki-laki sangat tampan dan ibunya sudah siuman juga kalau bapak ingin masuk silahkan" ucap dokter itu

__ADS_1


" emm tapi bu,, ahh baiklah terimakasih dok" ucap william


__ADS_2