
hingga keesokan paginya jessi bangun terlambat mungkin karena jessi semalam tidak tidur terlihat jay yang masih tidur nyenyak
jessi bangun dari tempat tidurnya ia mengikat rambutnya dan keluar dari pintu kamarnya
ia mengangkat jemurannya dan menilapnya lalu meletakannya ia juga menyapu seluruh isi rumah tak lupa juga ia mengepel lantai
hingga setelah semua selesai jessi terduduk di kursi karena merasakan sakit badan pada punggungnya hp jessi berdering lalu memeriksa notifikasi siapa yang menghubunginya
lalu jessi memeriksa handphonenya namun nomor tidak di kenal isi pesan tersebut "mari bertemu di caffe Xcc aku tunggu pukul 10 siang " isi pesan tersebut
lalu jessi menebak siapa yang mengirimi pesannya dan ia pun tertuju kepada manda seorang lalu ia menghubungi william
"ada apa jessi?" ucap william
" kau dimana ?" ucap jessi
"aku baru bangun tidur kenapa?" ucap william balik
"begini ada seseorang yang mengajakku bertemu namun nomor tidak dikenal kupikir itu manda" ucap jessi
" sepertinya begitu apakah kau akan menemuinya?" ucap william
" aku tidak tahu aku malas bertemu dengan dia" ucap jessi
__ADS_1
" temui saja dia aku akan mengawasimu dari kejauhan tenang saja jay serahkan juga padaku mari kita berangkat bersama" ucap william
" baiklah" timbal jessi sambil menutup telepon
lalu ia beranjak menuju dapur ia juga membuatkan makanan untuk dirinya dan jay juga william karena ia banyak membantu jessi
setelah selesai jay bangun dan ia di mandikan dan saat jessi menyuapi jay tiba-tiba ada yang mengetuk pintu jessi
jessi melihat dari layar ternyata william sendari tadi menunggu lalu jessi membukakan pintu dan mempersilahkan masuk dan mengajaknya untuk makan bersama
" tumben sekali kamu memakai dress kembali kenapa saat aku menyuruhmu kau hanya akan memakai celana saja" ucap william sambil mengerutu dan menyantap makanan
" haha tidak tahu sepertinya aku ingin sekali mengenakan ini " ucap jessi
setelah selesai jessi berniat untuk mencuci piring namun terhalang oleh william
" biarkan saja ini olehku kau berdandan sedikit pakailah alis sama lipstikmu agar wajahmu tidak terlalu pucat" ucap william
lalu jessi tersenyum dan memasuki kamarnya
ia mengeluarkan semua makeup yang tidak pernah ia pakai (jarang kepakai)
"baiklah mari kita rubah sedikit demi sedikit" ucap jessi sendiri sambil mengehala napas
__ADS_1
jessi mulai memakaikan fondation sesuai dengan warna kulitnya ia hanya memakai sedikit karena jika terlalu banyak itu akan membuat jessi terlihat aneh setelah memakai fondation jesai juga memakaikan beda mascara tidak lupa ia mengambarkan alis yang tidak terlihat besar
dan yang terakhir ia membuat bibirnya yang kecil dibalut dengan lipstik nude juga diombre dengan liptint tak lupa juga ia memakai kontak lensa mata
setelah itu jessi keluar dari kamarnya william yang melirikmu merasa kagum
"kau beda sekali andai kau cantik selalu seperti ini sepertinya akupun akan jatuh cinta padamu" goda william
" kau ya" tunjuk jessi ke william sembari mengahampiri
"jay lihat apakah mmahmu cantik" ucap william pada jay
jay mengangguk dan tersenyum
"mmah tantik" ucap jay
" terimakasih sayang" ucap jessi
lalu mereka bertiga keluar dari rumah jessi dan menuju ketempat parkiran
setelah william mengambil mobilnya masuklah jessi dan jay
mereka bertiga melajukan mobilnya menuju restoran yang tertuju
__ADS_1