
setelah jessi menghampiri manda
manda memesan minuman begitu pun jessi
" emm jessi bukankah kau akan bercerai dengan vello 4bulan lagi ya" ucap manda
" iya ada apa?" jawab jessi
" emm tidak sih,, apa kau ikhlas jika dia bersamaku" ucap manda
" kau kan mantan tunangannya untuk apa aku harus tidak rela jika kau kembali bersamanya" jawab tenang jessi
"ya juga si tapi apakah kalian boleh mempercepat perceraian kalian hingga 1 bulan?" ucap manda
" memangnya kenapa harus di percepat apa hakmu" ucap jessi
" aku dan dia sudah pernah berhubungan intim , kau ingat saat kau menelpon dia dan yang mengangkatnya itu aku" ucap manda
" ahh ya aku ingat kenapa kalau harus berhubungan aku tidak perduli" ucap jessi masih tenang
manda memperlihatkan foto yang waktu itu dia bersama vello di hotel
" kau tidak perlu memperlihatkannya kepadaku jika kau ingin aku bercerai dengannya aku akan tetap bercerai soal dipercepat mungkin aku bisa negosasi dengannya kalau begitu aku pamit dulu" ucap jessi sambil meninggalkan manda
__ADS_1
jessi berjalan entah akan kemana pikirannya sudah kemana-kemana
* ternyata saat itu memang terjadi sesuatu dengan mereka tapi kenapa aku merasakan sakit(ucap batin jessi)
saat ia berpikir keras tiba-tiba ada yang meminta tolong jessi mencari dimana orang yang meminta tolong itu ternyata ibu- ibu yang akan melahirkan jessi langsung menghampiri ibu itu dan taxi di tempat itu sangatlah susah hingga jessi melambai-lambai pada orang untuk membantu ibu tersebut
dan ada 1 mobil yang berhenti yaitu mobil mark
"jessi kau kenapa disini?" ucap mark menurunkan kaca mobilnya
" mark bisa kah kau membantuku aku lihat ibu ini akan segera melahirkan namun tidak ada taxi maupun buss " ucap jessi
" baiklah ayo bantu ibunya masuk kita ke rumah sakit sekarang" ucap mark sambil mempapah ibu itu untuk masuk
" suster,,, bisakah kau membantu,,ibu ini akan melahirkan " ucap jessi kepada seorang suster
suster meminta jessi untuk mendaftarkan dan membayar administrasi lalu suster membawa ibu itu masuk ke dalam ruang bersalin
setelah mendaftarkan ibu itu dan membayarnya ia berpapasan dengan david
" hei kau kenapa ada di rumah sakitku" ucap david sekalian melirik pria di sebelah jessi
"ahh ini rumah sakitmu? aku di sini menolong seorang ibu kelihatannya dia akan melahirkan" ucap jessi
__ADS_1
" baik hati sekali dirimu menolong orang yang tidak ada hubungan apapun denganmu" ucap david
" jika ada orang yang kesulitan di hadapanku mungkin aku akan menolongnya apalagi ibu itu harus bertaruh nyawa untuk melahirkan anaknya " ucap jessi
" gadis pintar" ucap david
" dokter,, ada pasien yang harus kau operasi hari ini dia sudah ada di ruang operasi " ucap suster
setelah david berpamitan akhirnya suster dengan david pergi meninggalkan mark dan jessi
" kau tak apa jes? aku belikan kau minum" ucap mark
" tak apa aku hanya berpikir saja jika aku menjadi ibu itu kasihan sekali diriku"ucap jessi
" apa maksudmu" ucap mark
" aku juga akan menjadi calon seorang ibu entah kapan itu terjadi namun aku berpikir jika nasibku sama dengan ibu itu entah karna suaminya sibuk, entah karna suaminya dengannya sudah bercerai atau apapun itu" ucap jessi
" kau kan masih mempunyai aku aku akan terus berada di sampingmu meskipun kau kesusahan" ucap mark menenangkan
" hha baiklah kau juga sudah termasuk menjadi temanku " ucap jessi
setelah bberapa jam akhirnya ibu itu melahirkan dan ada seorang pria yang menanyakan apakah ada sseorang yang baru melahirkan
__ADS_1
suster menunjukan ruangan yang baru operasi