
vello memutuskan untuk menjemput jessi
namun tempat penyebrangan jessi ramai
vello ingin melihat apa yang terjadi
ternyata jessi tertabrak oleh kendaraan besar darahnya terus bercucuran
vello pun terkejut dengan apa yang dia lihat ia langsung membawa jessi masuk ke dalam mobilnya dan membawanya ke rumah sakit saat jessi sudah di tangani oleh dokter vello merasa lega
" bagaimana keadaan istri saya dok?" ucap vello yang gemetar
" tenang dulu pak,istri anda banyak kehilangan darah namun kita sudah menanganinya tapi sepertinya istri anda seperti mengalami pikiran semoga saja ia bangun dalam beberapa jam tapi aku tidak jamin di bakal bangun hari ini mungkin selama beberapa hari ia akan bangun" ucap dokter
" baik dok"
setelah itu vello masuk ke dalam ruangan itu
sudah 3 hari jessi tidak bangun vello memangilkan dokter
" kenapa istri saya belum bangun juga dok"
" coba saya periksa dulu" ucap dokter
dokter pun mengecek nada denyutnya mengecek apa ada yang salah namun ternyata semua sudah normal
" kami sudah mengecek semuanya, semuanya normal mungkin istri anda menolak untuk bangun" ucap dokter
"baiklah dok terimakasih" ucap vello
vello terus memohon agar jessi bangun setelah 1 minggu vello ada meeting
jessi terbangun ia tidak melihat siapapun
akan tetapi ia berusaha berdiri karna ingin ke kamar mandi
untungnya ada suster yang akan memberikannya obat berkat suster jessi ke kamar mandi dengan selamat setelah ia meminum obat jessi terus mengucapkan terima kasih
sudah 3 hari vello tidak menjenguknya
__ADS_1
namun jessi tidak marah karna suster banyak bercerita bahwa seorang pria terus menemaninya di samping jessi
jessi pun pulang ke rumahnya, ia istirahat di dalam kamarnya
yuna dan dino mengunjungi rumah jessi
" jessi aku rindu kamu huhu" ucal yuna
"lebay sekali" ucap dino
" diam kau bajingan cilik" melotot yuna
" haha bu tua marah" balas yuna
akhirnya dino dan yuna berantem
" sudahlah aku tidak ingin mendengar kalian berantem jika ingin berantem sana keluar" ucap jessi
"gara-gara dia ahhh benci sekali" ucap yuna
" oh suamimu mana aku tidak melihat" ucap dino
" dia di perusahaan mungkin sibuk" jawab jessi
" ohh ya jess aku tidak bisa lama karna aku harus pulkam " ucap dino
" tidak apa ada kau juga aku bahagia" ucap jessi
" kau hanya bahagia bersama dino saja sama aku tidak?" ucap yuna
" tidak aku lebih bahagia sama kamu karena sebelum mengenal dino aku lebih dulu mengenalmu" tawa jessi
akhirnya yuna dan dino pergi
setelah 1 minggu vello masih tetap belum pulang ke rumah ,tapi yuna dan dino kembali menemui mereka
" ada apa? kau pagi pagi sudah kemari?" ucap jessi
" aku akan membawamu jalan-jalan"ucap dino
__ADS_1
" kita akan kemana?" ucap jessi
" sudahlah kau siap-siap dulu" ucap yuna
yuna dan jessi masuk kamarnya
setelah jessi bersiap mereka akhirnya berangkat menuju bandara
" kau untuk apa membawa kita ke bandara" ucap jessi dan dino
" kita akan bertemu idolaku haha" ucap yuna
" siapa?" ucap dino
" kau lihat saja walaupun dia tidak terlalu terkenal tapi aku suka dia" ucap yuna
mereka bertiga menunggu kedatangan idola yuna setelah menunggu 15menit
tiba-tiba ramai sekali
mungkin itu idola yuna sudah datang
saat itu mereka bertiga melihat ternyata benar itu idola yuna yaitu manda ia datang bersama artis lelaki yaitu mark
jessi melihat wajah manda ia terlihat mirip seperti yang di foto bersama vello
*apa mungkin memang dia
saat itu mark sudah menaiki mobil managernya
namun tidak dengan manda ia melihat bahwa yang menjemput dia itu adalah vello
bin melihat sekitar ia menemukan bahwa nyonya ada di situ namun jessi mengisyaratkan agar dia tidak melihat terus ke arahnya
senyuman vello pun terukir kembali seperti di foto itu hati jessi sesak sesaat mungkin wanita yang di sukai dia sudah kembali
" mengapa idolaku menaiki mobil suamimu?" ucap yuna
" dia spertinya cinta pertamanya" ucap jessi pelan menahan air matanya
__ADS_1
" pria gila" ucap dino
ya memang dino juga termasuk pria yang kaya bisnis orang tuanya masuk ke dalam perusahaan no 6 di kota S namun hanya jessi dan yuna yang benar-benar tulus berteman dengannya