
setelah mengetahui apartmn jessi dan berbicara dengannya vello meminta bin untuk menyiapkan semua barang untuk pindah segera di apartmn dekat jessi
"apakah kau tidak menyajikanku minum?" ucap vello
lalu jessi menghela nafas sambil menuju ke dapur dan vello mengambil jay yang sedang asik melihat kartun
"anakku kau besar tanpaku" ucap vello sambil mengelus kepala jay dan menciumnya
dari kejauhan jessi melihat ia tidak berani maju dia ingin jay juga merasakan sosok seorang ayah
"jay,, nama yang bagus ibumu pandai sekali mencarikanmu nama, apakah kau tahu bahwa papamu ini banyak sekali melakukan kesalahan pada ibumu ,, haish andai kau mengerti omonganku sayangnya kau baru berusia 2thn" ucap vello
lalu jessi menghampiri vello
" kapan kau akan pergi dari sini?" ucap jessi
" kau mengusirku?" ucap vello
" ya memang apakah itu masalah?" ucap jessi
__ADS_1
" aku akan pergi namun aku akan tetap disni?"ucap vello
" kenapa?" timbal jessi
"aku berpindah tempat di depan pintu apartmmu maka saat kau keluar dari rumahku aku mengetahuinya dan jika kau bermain dengan lelaki lain aku akan mengetahuinya juga" ucap vello
"bodoh,,urusanku jika ingin mencari suami baru"ucap jessi
" oh kau berani?"tatap vello pada jessi
jessi memalingkan mukanya tidak berani menghadapi vello lagi
" bu,,, nak au cucu" ucap jay
jay hanya menganggukan kepalanya lalu jessi mengambil jay dari vello
" apakah kau akan memberikan asi padanya?" ucap vello heran
" tidak dia sudah berhenti minum asi ku" ucap jessi
__ADS_1
" lalu?" balas vello
" haish,, aku sudah terbiasa begini menggendong jay saat jay sudah meminta susu karena dia sudah tidak meminum asiku dia sudah beralih kesusu bubuk" ucap jessi
" mengapa kau menggendong jay bukankah jay ada aku?"ucap vello
" kau ada hanya hari ini, selama aku pergi jauh saat itu jay sekitar baru berumur 1tahun sudah tidak meminum asiku dia sudah aku kasih susu bubuk dan saat itu dia minta susu aku pergi kedapur lalu jay mengejarku dengan kaki kecilnya hingga ia terjatuh dan kepalanya sedikit membentur dinding itu sampai terdengar ke dapurku dan jay menanggis sangat kencang aku pun syok saat itu hingga aku membawanya ke rumah sakit untungnya tidak terjadi apa -apa, maka dari situ saat jay meminta susu aku akan selalu mengendongnya baik saat aku mencuci piring, mencuci baju atau apapun itu " ucap jessi
" jessi,,, maafkan aku,, aku pun sudah mencarimu sangat lama aku bodoh aku tidak mengerti bagaimana kau hidup di luar negri" ucap vello meneteskan air mata menghampiri jessi
"sudahlah,,aku tidak memperpanjangkan itu toh kan itu sudah masalalu lihatlah ke depan vello kau sudah mempunyai 2 anak dari 2 wanita "ucap jessi
" kau beri aku kesempatan aku juga ingin jay merasakan kasih sayang papanya"ucap vello
" baiklah tapi itu tidak setiap hari" ucap jessi
" baiklah,, lalu bisakah aku menggendong jay?" ucap vello sambil tersenyum
" baiklah" ucap jessi sambil memberikan jay juga susu yang selesai ia buat
__ADS_1
vello menggendong jay dengan hati-hati dan mengayun-ayunkan jay hingga jay merasa nyaman dan tertidur
jessi hanya memandangi vello dengan jay dari kejauhan tidak tersadar jessi pun meneteskan air matanya ia tidak menyangka kalau jay akan bertemu papanya dan yang lebih tidak menyangka is baru melihat vello menanggis