
namun nihil saat vello sampai di rumah jessi
ia tidak menemukan apapun karna di rumah orang tua jessi seperti tidak ada siapa-siapa
*begitu bencikah dia padaku(ucap batin vello)
namun saat hendak pulang
di perjalanan vello menemukan jessi juga jay yang sehabis belanja lalu vello turun dari mobil dan menarik jay dan jessi masuk
di dalam mobil vello memberikan permen pada jay
" ibu nak susu" ucap jay
jessi memberikan susu yang ia beli di supermarket
" jay ayo turun dari mobil" ucap jessi
jay menganguk tanda setuju lalu saat jessi hendak membukakan pintu namun dengan cepat vello mengkunci semua pintu agar jessi tida keluar
" apa yang kau lakukan?" ucap jessi
" jessi aku mau bicara sesuatu denganmu" ucap vello
" apa yang ingin kau bicarakan?" ucap jessi
"aku ingin kau kembali bersamaku aku tidak akan mempermasalahkan yang kau keguguran"ucap vello
" kau gila ya?" ucap jessi
" aku serius kau boleh marah kau boleh membenciku apapun semua boleh asal kau kembali padaku" ucap vello
__ADS_1
"hehh,,kau ingin aku kembali padamu? tapi kau sudah mempunyai istri dan anak bukankah kau dulu mendambakan cinta pertamamu?" ucap jessi
" aku masih bingung tentang perasaanku" ucap vello
" bodoh" ucap jessi menghampiri vello bermaksud untuk membukakan kunci
namun dengan cepat vello mencium jessi hingga jessi menampar vello
" kau gila ya? ada anakku disini kau bodoh memang kau ceo paling bodoh" ucap jessi
" sut dia akan terbangun jika kau berteriak lagi" ucap vello
*bajingan ini dia sudah tahu kalau anaknya tertidur(batin jessi)
lalu dengan cepat jessi menggendong jay dan keluar dari mobil
ia menaiki taksi dan tidak menuju ke rumah kedua orang tuanya tetapi menuju rumah yuna
sampai di rumah yuna jessi mengetuk pintu namun yang membukakan adalah dino
" sedang apa kau disini?" ucap jessi
" kau tidak tahu ya" ucap yuna menghampiri
" haha dia menghilang sudah lama wajar saja jika tidak tahu " ucap dino
" aku tidak paham apa yang kalian bicarakan" ucap jessi
" baiklah,, baiklah aku dan dino sudah menikah dan aku sudah mempunyai putra dia baru akan menginjak 1 bulan" ucap yuna
" really?" ucap jessi
__ADS_1
" yah kau pasti tidak tahu kan karna itu ada di berita loh sampe pernah trending no 1" ucap dino
yuna masuk ke dalam kamarnya
" aku memang tidak tahu karna aku sibuk mengurus jay" ucap jessi
setelah itu yuna keluar membawa anaknya
" ini anakmu yun? ganteng sekali" ucap jessi
" siapa dulu dong papanya" ucap dino
" anakmu ini dari mancung, mata kulit putihnya sama seperti dino bibirnya mirip denganmu yun"ucap jessi
" tetap anakmu paling ganteng jes baru akan menginjak umur 2 tahun tapi ia sudah pandai seperti anak berusia 4tahun ia tidak banyak bicara juga,kau cantik putih si bajingan itu aku akui bahwa dia memang ganteng dan banyak di incari wanita makanya kau wanita beruntung jes dan anakmu bisa di bilang bibit unggul" ucap yuna
" kau menyebut dia apa ? bajingan? dan apa itu bibit unggul haha" ucap jessi
"aku juga ganteng" ucap dino
" kau baru ganteng setelah bin dan william" ucap yuna
" kau mengapa tidak menikahi william dan bin?" ucap dino
" karna aku tidak mencintai mereka aku mencintai dirimu dan jika aku menikahi bin dan william itu kemungkinannya nol
karna jika sama william mungkin itu jodohnya jessi dan jika bersama bin aku malas jika nanti suamiku terus mengikuti si bajingan itu" ucap yuna
" you smart" ucap dino
" aku dan william tidak memiliki hubungan apapun william mempunyai seorang kekasih yang harus ia jaga" ucap jessi
__ADS_1
"siapa?" ucap yuna dan dino