pernikahan tanpa ada cinta

pernikahan tanpa ada cinta
57.pamit pulang


__ADS_3

setelah selesai makan dengan keluarga bin akhirnya vello meminta izin pulang harus pergi ke perusahaan setelah berpamitan mereka memasuki mobil dan hendak mengantarkan jessi terlebih dahulu


"bin mengapa keluargamu sangat ceria tapi dirimu selalu memasang wajah datar" ucap jessi


"haha kau masih belum tau nyonya wijaya saat dia melamar ke sini pun dia sudah memasang wajah seperti itu senyum pun hanya senyum sinis " ucap vello


"kau pun sama " ucap jessi


bin yang mendengarkan langsung tidak bisa menahan tawanya


" mengapa kau tertawa" ucap vello


"seperti itu lebih baik" ucap jessi


" tersenyumlah aku tidak melarangmu untuk senyum"ucap vello lagi


" ya cobalah aku ingin melihat" ucap jessi


lalu bin sedikit tersenyum namun tetap wajahnya terlihat seperti seseorang yang tersenyum paksa


" sudahlah kau memang susah untuk tersenyum" ucap jessi


lalu setelah sampai di apartmn jessi vello mengantarnya sampai ke depan pintu apartmn jessi karena jay tertidur ia tidak tega jika melihat jessi membawa jay yang sudah besar dan bin hanya memandangi dari dalam mobil


*aku harap nyonya tidak pergi meninggalkannya lagi(ucap batin bin)


setelah itu vello kembali dan memasuki mobilnya ia menuju perusahaan bersama bin

__ADS_1


setelah sampai di perusahaan sekretaris vello memberitahu kalau nona manda dengan putrinya menunggu di ruangannya


vello menuju ruangannya dan membukakan pintu terlihat muka sherly yang sangat bahagia dan menghampiri vello lalu memeluknya


" papa apakah papa tidak merindukan sherly?" ucap sherly


" bagaimana mungkin papa tidak merindukanmu" ucap vello


" maaf vello dia merengek ingin bertemu denganmu" ucap manda


vello hanya mengabaikannya


" papa bolehkah aku menginap di rumahmu" ucap sherly


lalu vello memikirkan sesuatu dan melamun namun lamunan itu buyar saat sherly bertanya kembali


" baiklah ,,kau sudah makan?" ucap vello


" belum aku ingin makan steak" ucap sherly


" baiklah mari pergi" ucap vello


lalu mereka berdua berjalan keluar di ikuti oleh bin juga manda


bin tidak suka pada manda ia selalu memandangi manda dengan penuh kecurigaan dan manda selalu memalingkan wajahnya saat bin menatapnya


*haih aku harus menyelidiki wanita ini saat itu aku ingin menyelidiki karena masalah bos jadi tertunda sekarang mungkin misiku akan berjalan mulus karena tuan sudah ada nyonya(ucap batin bin)

__ADS_1


setelah mereka sampai di restoran


vello juga sherly duduk dan memesan makanan


" papa aku ingin eskrim juga" ucap sherly


" itu dingin sayang bagaimana jika itu membuatmu demam lagi" ucap vello


" tidak akan karena aku sudah kuat " ucap sherly


setelah vello menyerah akhirnya makanan pun terpesan setelah beberapa menit datang makanan yang vello pesan


" papa suapi aku eskrim" ucap sherly


" kenapa kau tidak memakan steak dulu" ucap vello


"eskrim mudah mencair kalau sudah mencair itu sudah tidak enak untuk di makan" ucap sherly


" kau pandai sekali berbicara" ucap manda


setelah itu vello menyuapi eskrim kepada sherly


" mama kau pun suapi aku seperti papa menyuapiku" ucap sherly


"sini sini anak mamah" ucap manda sambil menyodorkan eskrim


bin hanya memandangi dari kejauhan dan ia selalu teringat dengan nyonya bagaimana perasaannya saat itu jika prianya menyukai kekasih lamanya dan sekarang ia sedang makan bersama saat ini

__ADS_1


dan jika nyonya melihatnya aku sungguh tidak bisa membayangkannya bagaimana yang akan terjadi selanjutnya


__ADS_2