
william berpikir tidak mungkin jessi belum bangun dari tidurnya dan tidak mungkin juga ia tidak menjawab teleponku pasti ada sesuatu dengannya aku harus mencarinya
william menelpon salah satu sekretarisnya
"hallo jun tolong kamu ke ruang cctv apartmn saya lihat gerak gerik jessi kemana saya sudah menelponnya namun tidak terangkat"ucap william
"baik bos" ucap juna sambil berjalan menuju ruang cctv
saat sampai diruang cctv juna melihat arahan jessi keluar hingga menaiki taxi lalu ia menelpon bosnya
"hallo bos nona jessi membawa jay ia terlihat begitu panik dan membawanya keluar menaiki taxi tapi saya tidak tahu ia ketempat mana" ucap juna
"baiklah terimakasih"ucap william sambil menutup telepon
*panik?membawa jay?apa jangan jangan terjadi sesuatu dengan jay (ucap batin william)
lalu ia keluar dari apartmnnya menuju salah satu rumah sakit karena ia mendapatkan daftar anak yang bernama jay
setelah sampai di rumah sakit william menanyakan dimana ruangan jay berada kepada perawat disana perawat pun menunjukan dimana jay dirawat
setelah sampai dia melihat jessi sedang duduk dengan muka yang pucat
"jessi maaf aku tidak tahu kau menelponku"ucap william sambil menghampiri jessi
"tidak apa aku tau kau sibuk"ucap jessi
"ada apa dengan jay?" ucap william
__ADS_1
"dia demam tinggi nanti sore boleh pulang "ucap jessi
"baguslah apakah kau sudah makan?"ucap william
jessi mengangguk tanda sudah namun perutnya tidak bisa berbohong
"haha aku tau kau belum makan ayo kita cari makan di dekat sini lihat tuh mukamu sudah pucat begitu jangan sampai kau ikut sakit juga nanti siapa yang akan mengurus jay "ucap william sambil menarik jessi
akhirnya jessi mengikuti william sambil malu karena perutnya terdengar keroncongan depan dia
saat hendak keluar mereka terhenti dan saling bertatapan dengan vello manda dan sherly
"apa yang kau lakukan disini?" ucap vello
"mohon maaf tuan apa yang kau lakukan juga disini?"ucap william
"lalu kau bertanya dengan siapa?"ucap william
"jessi saya bertanya kepada dia mengapa kamu yang menjawabnya"ucap vello
"tapi saya sedang bersama dia dan mewakilkan berbicara apakah tuan keberatan?"ucap william
"sudah berisik apakah kau tidak lihat kita di rumah sakit kalau kalian mau bertengkar silahkan tapi tidak di sini dan di depan mata saya"ucap jessi
"lalu apa yang kau lakukan disini"ucap vello
"apa juga yang akan kau lakukan disini"ucap jessi
__ADS_1
"aku mengantar sherly dia panas sepertinya demam"ucap vello
"bawalah anak kesayanganmu takutnya nanti makin parah"ucap jessi
"anak kesayanganmu?apa maksudmu"ucap vello
"vello cepatlah aku takut sherly kenapa kenapa"ucap manda
akhirnya jessi mendengar perkatan manda pun ia pergi duluan tanpa berpamitan
setelah sampai disalah satu tempat makan restoran yang megah namun tercegah oleh jessi ia bilang kalau itu tidak cocok untuknya akhirnya ia menuju ke tempat rumah makan biasa yang sederhana namun itu juga tempat dulu jessi sebelum menikah selalu ketempat itu
"hallo selamat datang di toko kami"ucap pelayan
salah satu anak kecil berteriak memanggil nama jessi dan memeluk jessi
"kak kamu tidak pernah mengunjungi aku lagi"ucap anak tersebut
"aiaa michel aku lupa karena aku sibuk"ucap jessi
"aku kira kau lupa padaku"ucap michel
"haha kaka tidak pernah melupakanmu hel"ucap jessi
"ibuuuu,,ada kak jessi kemarilah bu"ucap michel
ibunya michel pun keluar dari dapur
__ADS_1