
jessi masuk ke rumahnya di susul oleh vello bersama asistenya tak lupa juga membawa buah yang di beli saat perjalanan ke rumah jessi
"ibu,,ayah,," jessi memanggil nama kedua orangtuanya
lalu muncul lah kedua orang tuanya ia terkejut ternyata benar anaknya membawa pria itu
lalu vello memberi salam
" hallo paman dan tante saya vello wijaya" ucap vello sambil menundukan kepala
dan bin memberikan buah yang di belinya saat perjalanan ke ibunya jessi
"kau tidak usah repot-repot membawa buah segala" ucap ibunya
"tak apa tante ini tidak merepotkan terimalah"ucap vello dengan nada sopan
"masuklah,, aku akan mengambilkan air untukmu" ucap ibunya jessi sambil membawa buah pemberian jessi dan masuk ke dapur
__ADS_1
sedangkan ayah jessi,jessi ,vello dan bin menuju ruang tamu
ibu jessi kembali ke ruang tamu membawakan es jeruk segar untuk vello dan bin
"minumlah es jeruk ini" ucap ibu jessi sambil memberikan gelas yang berisi es jeruk itu kepada vello dan bin
"Terimakasih tante,, ohh iya saya di sini mau meminta restu kepada orangtua jessi karna saya berniat ingin menikahinya" ucap vello
"aku merestui kalian, tapi apa kau akan menjamin putriku akan bahagia bersamamu dia putriku satu-satunya dan kami sangat menyayanginya" ucap sang ayah
"bolehkah aku bertanya,, apa pekerjaanmu aku belum tahu soal pekerjaanmu,, kau lulusan mana,, dan usiamu berapa aku tidak tahu" sang ayah mengintrogasi vello
"aku vello wijaya berusia 22tahun lebih tua 2 tahun dengan putrimu, aku lulusan universitas S ,dan aku mempunyai perusahaan w.j" vello menjelaskan
"kauu, ternyata si misterius itu? bisnis tercepat masuk ke dalam 10 besar dan menjadi perusahaan nomber 1 di kota s" ucap sang ayah kaget
tidak hanya ayahnya jessi dengan ibunya lun kaget karna saat bertemu dengan jessi vello tidak menceritakan tentangnya sekecil apapun karna saat bertemu dia hanya memasang muka datar dan mengajaknya menikah secara tiba-tiba
__ADS_1
"Maaf paman kau jangan kaget memang itu aku yang meneruskan perusahaan itu, sebenarnya itu milik kakekku yang di wariskan kepadaku karna kedua orang tuaku sudah tiada hanya tinggal aku penerus satu-satunya mohon tante dan paman menerimaku, saat aku menikah nanti paman akan pindah rumah ke yang lebih besar dari ini apakah tidak apa-apa?"ucap vello
"haha tidak apa aku menerimamu asal kau memperlakukan putriku dengan baik
soal rumah mungkin aku akan menolak karna rumah kecil ini banyak kenanganku bersama istriku dan anakku" ucap sang ayah
"terimakasih paman telah memberikan restu, ohh iya aku ada rapat hari ini tidak bisa lama-lama" ucap vello
"minumlah dulu sebelum pergi aku membuatkan itu sendiri" ucap ibu jessi
bin dan vello meneguk minuman yang di buat ibunya jessi dan pamit pergi karna ada urusan mendesak
bin dan vello masuk ke mobil menuju perusahaannya yang akan ada rapat dan memang harus ditangani oleh vello sendiri
karna memang rapat tersebut sangatlah penting
setelah rapat vello memainkan handphonenya dan menuliskan pesan kepada jessi " ku tunggu kamu besok di Kua apa bisa melakukan pernikahan besok? kutunggu saat kau sudah pulang dari kuliahmu dan aku akan menunggumu di tempat yang tadi jangan sampai lama "
__ADS_1