pernikahan tanpa ada cinta

pernikahan tanpa ada cinta
43.menarik


__ADS_3

setelah rapat selesai jessi dan bu tasya berpamitan lalu jessi terburu-buru menggendong jay keluar namun ia tertahankan oleh vello


william hanya melihat karna ingin mengetahui apa yang akan dilakukan oleh vello


"lepaskan aku tuan kau siapa?" ucap jessi berpura-pura


" wow hebat kau lupa aku? apakah kau berpura-pura tidak mengenaliku?" ucap vello


" maaf tuan sepertinya memang aku tidak mengenalmu" ucap jessi mengibaskan tangan vello yang sedang menahannya


" bodoh " dengan sekali ucap vello menarik jay dari pangkuan jessi


" mau kau apakan anakku kembalikan" ucap jessi


" anak kecil kau suka permen?" ucap vello pada jay


" aku suka tapi aku tidak akan memakan pemberian dari orang lain" ucap jay


" kau baru berapa usiamu ?pandai sekali berbicara" ucap vello


" aku akan beranjak umur 3thn tidak tidak maksudku 2tahun" ucap jay


" kau 2 tahun tapi sudah berbicara seperti orang dewasa" ucap vello


" kata ibuku mungkin aku memiliki kelebihan seperti begini dari ayahku sepertinya dia ayah yang hebat namun sungguh keterlaluan menelantarkan istri dan anaknya" ucap jay


" siapa nama ibumu?apakah kau tahu kalau aku ini suaminya" ucap vello


" paman ibuku bernama,,," ucap jay setengah karna langsung diambil oleh william


lalu jessi menarik william agar keluar ruangan

__ADS_1


vello mengejar namun karna siasatnya jessi masuk ruangan orang lain hingga vello tidak menemukan jejak jessi


setelah melalui banyak rintangan tadi siang


jessi memandikan jay setelah jay selesai akhirnya jessi mandi


setelah mandi ada yang mengetuk pintu rumahnya (apartmn) jessi menghampiri dan membukakan pintu


" kau ini sudah akan malam namun kau mengoda disaat masih sore" ucap seseorang


jessi lalu melirik ke atas ternyata itu vello lalu jessi ingin menutup pintu tapi terhalang oleh kaki vello akhirnya vello masuk ke dalam kamar dimana vello melihat jay yang asik menonton kartun tom&jerry lalu vello menghampirinya dan jessi lari memasuki kamarnya untuk berpakaian karna tadi ia hanya mengenakan handuk


setelah selesai berganti pakaian dan mengeringkan rambut jessi keluar dari kamarnya dan melihat kalau jay dan vello tertidur di kursi


*memang ayah dan anak tidur pun posisinya sama(ucap batin jessi)


lalu jessi menggendong jay tidur di kamar jessi


lalu jessi membawa selimut tipis untuk vello tapi tiba-tiba terkejut karena vello menarik tangannya


" ya tuan aku tidak mengenalimu" ucap jessi


" bagaimana dengan bajumu ini yang sering kau pakai saat akan tidur?" ucap vello


" orang banyak memakai pakaian ini tuan" ucap jessi


" kenapa ada cincin yang sering istriku pakai" ucap


*dih aku bukan istrimu ya(ucap batin jessi)


"maaf tuan ini pun banyak orang menjual" ucap jessi

__ADS_1


vello mendekat pada jessi lalu menunjuk tahi lalat milik jessi


"aku tahu kau memang dia kau mempunyai tahi lalat di dekat lehermu ini" ucap vello


" banyak orang yang memiliki ini tuan" ucap jessi


" baiklah aku akan menciummu dan melihat kemampuanmu" ucap vello mendekat pada jessi dan hendak menciumnya namun terhalang oleh tangan jessi


" baiklah kau menang" ucap jessi


" mengaku juga kau wanita" ucap vello


" apa yang kau mau?" ucap jessi


" kemana kau selama ini? apakah dia anakmu?" ucap vello


" dia adalah anakku" ucap jessi


" apakah anakku dan kamu?" ucap vello


" percaya sekali dirimu aku sudah mengugurkan anakmu " ucap jessi


" aku ingin sekali memiliki anak denganmu namun anak itu berkata kalau dia memiliki kelebihan dari ayahnya namun ayahnya meninggalkan ibunya dan dia apakah aku?apakah kau tidak mengugurkan anak kita?" ucap vello


" kau pantas menyebutkan anak kita? dia sudah tiada" ucap jessi


tiba-tiba handphone vello berdering vello menjawab telpon itu


" papa kapan kau pulang? aku datang ke kantormu katanya kau sedang rapat tapi kenapa kau sepertinya tidak rapat " ucap sherly


" papa sedang di luar dulu nak papa akan pulang bye" ucap vello smbil mematikan telfonnya

__ADS_1


jessi hanya mendengarkan ia melamun memikirkan begitu baik sekali vello pada anak manda bahkan jay tidak pernah diperlakukan seperti itu dalam hidupnya


alanglah baiknya jika vello tahu kalau jay adalah anak kandungnya namun pikiran jessi buyar saat vello memegang pundak jessi


__ADS_2