
vello menyusul jessi dengan sangat cepat hingga terlihat mobil william berhenti juga ada jessi di samping william
lalu vello turun dari mobilnya dan menuju arah jessi
" ikut aku" ucap vello menarik tangan jessi
" tuan kau tidak boleh seperti itu pada wanitaku" ucap william melepaskan tarikan tangan vello pada jessi
" wanitamu? dia istriku bodoh" ucap vello
" istrimu? haha bukankah kita sudah bercerai apa kau gila ?" ucap jessi
" dia sekarang wanitaku bukan istrimu lebih tepatnya mantan istrimu" ucap william
" dan kau mau menjadikan dia sebagai wanitamu? dia bekasku dia banyak melakukan hal intim denganku dan dia mempunyai anak denganku" ucap vello melotot
" kau memang gila" tampar jessi
"heh,, aku tidak masalah wanitaku dulu berhubungan dengan siapa dan oh ya aku yang mengurus jessi saat jessi hamil hingga melahirkan juga membesarkan anaknya jadi bisa dibilang aku juga papahnya jay ,, betul bukan?" ucap william
vello terdiam karna vello sama sekali tidak menemani jessi karna saat itu susah untuk menemukan keberadaan jessi
"kau boleh mengambil jessi tapi kembalikan anakku" ucap vello
" ayo tinggalkan dia " ucap jessi tidak menanggapi
__ADS_1
william dan jessi menaiki mobil dan melaju di susul kembali oleh vello dari belakang
namun tiba-tiba handphone vello berdering vello mengecek siapakah yang menelpon
ternyata dia manda lalu vello menolaknya
telepon berdering lagi hingga muncul pesan
" sherly di rumah sakit sedang sakit dia membutuhkanmu" isi pedan tersebut
dengan terburu-buru vello putar balik menuju rumah sakit yg di beritahu oleh manda
saat sampai di tujuan vello di sambut oleh manda di depan rumah sakit
" bagaimana dengan sherly?" ucap vello
" antar aku melihat sherly" ucap vello
lalu vello dengan manda menuju ruangan sherly
skip
di rumah orang tua jessi sudah ada kedua orang tua jessi,kakek vello,william, juga jessi
" paman ,bibi jessi akan pindah hari ini di apartmn kami bolehkah?" ucap william
__ADS_1
" kenapa terburu-buru sekali" ucap ibu jessi
" bu vello sudah mengetahui jay adalah anaknya dan dia hendak mengambil jay aku tidak mau kehilangan anakku " ucap jessi
" apakah kau akan tetap tinggal disni?" ucap ibunya
" ya bu aku akan tinggal disini namun aku akan pindah di apartmn mungkin dia akan susah untuk menemukanku" ucap jessi
" pindahlah memang cucuku itu sedikit keras kepala jauhi dia akupun sebagi kakeknya sudah kecewa pada dia" ucap kakek vello
" ya kau ikutlah dengan william ayah tau dia bisa melindungimu" ucap ayah jessi
hingga semua sudah setuju jessi mengemas pakaiannya dibantu oleh ibunya setelah selesai semuanya akhirnya mereka berpamitan dan akan mengirimkan pesan saat dia sudah sampai di apartmnnya
setelah 2 hari sherlly keluar dari rumah sakit
ia di jemput oleh manda juga vello
"papa aku mau eskrim" ucap sherlly
" tidak kau baru saja sembuh" ucap vello
" tapi,," sepotong kata sherly
"tidak sayang turuti kata papamu kau baru keluar dari rumah sakit papamu tidak ingin kau jatuh sakit lagi" ucap manda
__ADS_1
" baiklah" ucap sherlly kecewa
mereka bertiga naik ke dalam mobil menuju tempat tinggal sherly dan manda setelah mengantarkan mereka vello pamit kembali untuk ke perusahaan