
saat dalam perjalanan jessi terbangun setelah ia sampai di rumahnya ia keluar dari mobil itu dan membungkukan kepalanya sebagai tanda terima kasih
saat memasuki rumah terlihat vello sedang duduk
"kau pergi dari mana" ucap vello dingin
"lomba lari" ucap jessi
"aku sedang tidak bercanda" tnya lg vello
"aku jga tidak brcnda dgnmu" ucap jessi
lalu jessi ter sudutkan ke dinding oleh vello
"kau naik mobil siapa tadi?"ucap vello
"bukan urusanmu" ucap jessi
"itu urusanku karna aku suami mu" ucap vello berteriak
"kau selalu saja bilang kau suamiku aku tanya tugasmu apa sebagai suami? kau selalu ada? oh ya vello kan pria pembisnis no 1 di kota s aku lupa mungkin banyak sekali wanitamu dan kau akan bilang kalau kau suaminya ya haha mungkin aku juga wanita yang bukan pertama kalinya dia berhubungan denganku " jessi mendorong keras vello
"tadi itu salah paham kau tahu aku hanya pernah berhubungan hanya denganmu saja"
"aku tidak peduli okey" jawab jessi meninggalkan vello
saat jessi mau masuk ke dlm kmr tiba tiba vello hendak masuk namun hidungnya terkena pintu jessi yang menutup dengan keras akibatnya vello mimisan
jessi membuka kembali pintunya itu ia melihat darah yang keluar dari hidung vello
jessi tidak tega alhirnya jessi membawa vello masuk ke dalam ruanggannya
ia merobek bajunya sendiri agar menghentikn darahnya terlebih dahulu karna dia harus mengambil air hangat
__ADS_1
lalu setelah membawa air hangat vello di tidurkn agar darahnya tidak terus keluar
setelah selesai jessi berniat untuk tidur di ruang tamu namun tanggan vello mencegah jessi untuk pergi
"jgn pergi temani aku di sini" ucap vello
"baiklah sekarang kau tidur"
vello berpindah ia tidur di paha jessi
agar jessi tidak meninggalkannya jessi hanya pasrah
dia mengusap usap rambut vello yang lembut
" kau tahu kalau tadi itu salah paham dia hanya mengantarkan makaban buatan ibunya kepadaku dan dia harus menyaksikan kalau aku memakannya dia itu adalah mantan kekasihku dulu" ucap vello
" cintamu sudah kembali pernikahan kita tinggal 6bulan lagi kita akan bercerai untuk apa kau menjelaskan ini" ucap jessi
" mengapa kau selalu ingin bercerai denganku" ucap vello
vello tidak menjawab tanda dia sudah tertidur
setelah itu pagi menjelang darah dari kakinya jessi keluar lagi
mungkin karna tertekan oleh vello dan aku berlari mengambil air hangat di lantai bawah
jessi segera mengganti balutan luka di kakinya
terpaksa ia sekolah memakai sendal
"ada apa dengan kakimu?" ucap vello
"tidak" jawab jessi
__ADS_1
jessi lngsng meninggalkan vello
ia berjalan dan menaiki buss yang ia tumpangi
setelah sampai jessi masuk ke dalam gerbang sekolah dan memasuki kelasnya
yuna dan dino bertanya ada apa dengan kaki jessi
jessi menjelaskan dan dosen pun datang
setelah ia selesai
ia berniat untuk pulang namun bertabrakan dengan seseorang
"ahh maafin saya tuan saya lengah" ucap jessi
"tidak apa-apa aku sedang terburu buru aku diikuti oleh fansku"ucap pria itu
jessi menarik pria itu dan menghalangi wajahnya dengan tas yang ia bawa
fansnya pun menghilang mencari-cari pria itu
"tuan kau harus berhati-hati "ucap jessi
" ya terima kasih bisakah aku mentraktirmu makan siang" ucap pria itu
" lain kali saja jika kita bertemu lagi " ucap jessi
" baru pertama kali aku di tolak" ucap pria itu sambil memandang jessi
" ahh kau kan mark ya yang datang bersama manda" ucap jessi
"hha iya bisakah aku meminta nomber mu? aku akan membalaskan budi dengan mentraktir makan malam" ucap mark
__ADS_1
" ini nomberku terimakasih ya sampai jumpa"
jessi meninggalkan mark