
jessi mengendap endap seperti seseorang yang ingin mencuri hingga tiba-tiba
"Brakkk" pintu terbuka dengan cepat dan membuat jay juga jessi kaget dengan cepat pula gerakan vello menarik tangan jessi agar masuk ke dalam apartmnnya
" apakah kau gila ? bagaimana jika aku tidak memegang anakku dengan erat dan dia terjatuh" ucap jessi
"apa yang tadi kau lakukan dengan dia?" ucap vello
" apa maksudmu aku tidak mengerti" ucap jessi
vello mengambil jay dari pangkuan jessi
dan menyuruh bin membawanya bermain kemana saja
"apa yang kau inginkan" ucap jessi
" apakah kau pernah tidur bersama pria itu?" ucap vello
"pria itu? siapa?william?" timbal jessi
" ya,, apakah kau pernah tidur dengannya? sudah sampai mana dia berani menyentuhmu" ucap vello nada suaranya sudah mulai meninggi
" hehh,,ya aku pernah tidur dengannya,, kenapa? mau dia menyentuhku di manapun apakah aku harus melaporkan kepadamu" ucap jessi
vello menekan jessi kedinding jessi hendak ingin lari namun ia tertahankan dengan tubuh vello yang semakin mendekat
__ADS_1
"aku kehabisan nafas apakah kau gila aku bisa mati karenamu" ucap jessi
"apakah dia pernah melakukan ini?" ucap vello sambil menyentuh bibir jessi
jessi tidak menjawab ia hanya memalingkan wajahnya
"apakah sudah pernah kebagian ini?dan ini?" ucap vello menyentuh tubuh jessi
" dan apakah dia pernah melakukan hal intim denganmu" ucap vello
" kau gila" ucap jessi
"AKU TANYA APAKAH DIA PERNAH MELAKUKANNYA DENGANMU HAH?"teriak vello
" Lalu jika aku pernah melakukannya apakah itu akan menjadi masalah untukmu" ucap jessi
" mau apa kau?" ucap jessi
" jika dia pernah melakukan itu denganmu maka aku pun akan melakukannya juga denganmu apakah kau tahu selama kau menghilang aku menjaga jarak dengan wanita, aku tidak menoleh wanita lain sedikit pun dan aku pun tidak pernah melakukan apapun yang berurusan dengan wanita" ucap vello
"itu karmamu,,,bukankah saat aku menjadi istrimu kau melakukan hal seperti itu dengan manda? hingga kau memiliki sherly" ucap jessi
" aku tidak tahu saat itu aku mabuk aku ingin menyelidiki hal itu namun kau menghilang hingga aku menyibukan diri mencarimu namun tidak ketemu hingga aku lupa menyelidiki masalah saat itu" ucap vello meneteskan air mata
dengan tidak tega jessi mendekat padanya
__ADS_1
" sudahlah itu sudah berlalu,,, untuk apa kau menyelidiki masalah dahulu itu sudah tidak berguna sekarang kau mempunyai 2 anak sherly dan jay " ucap jessi
vello menanggis sambil menyenderkan kepalanya pada bahu jessi
" sudah,,apakah kau tidak malu masih menanggis seperti anak berumur 3tahun" ucap jessi menepuk pelan punggung vello
hingga saat mereka bertatapan membuat jessi tersipu malu dan dengan cepat vello mencium bibir jessi
" bisakah aku melakukan itu?" ucap vello ragu
jessi tidak menjawab ia hanya menganggukan kepalanya tanda setuju
malam masih panjang jay tinggal bersama dengan bin di kediaman rumah bin
kedua orangtua bin sangat menyukai jay apalagi ibunya ia yang mengajak jay bermain hingga tertidur
disisi lain vello bercumbu dengan jessi
"vello apakah belum cukup" ucap jessi
" masih belum" ucap vello
"ah,,aku sudah mengantuk" ucap jessi
selang beberapa menit vello melihat jessi sudah tertidur dengan lelap
__ADS_1
hingga akhirnya vello pun ikut tertidur disisi jessi sambil memeluknya dengan erat