
jessi tiba di rumahnya yang sederhana namun nyaman, ya karena walau hidup sederhana, keluarga mereka sangat harmonis dan menyayangi jessi
setelah ia masuk ke rumahnya ia bersalaman dengan ibu dan ayahnya lalu berpamitan untuk pergi ke kamarnya dan mememutuskan untuk mandi
"huftt,,, lelahnya hari ini aku ingin mandi untuk menyegarkan diri" ucap jessi sambil mengambil handuk dan menuju kamar mandinya
setelah mandi ibu jessi memangilnya untuk makan disana sudah ada kedua orang tuanya
setelah mereka bertiga makan lalu mereka kumpul di ruang tv
" ibu,, ayah,, aku akan menikah apa kalian akan merestuiku?" ucap jessi yang tiba tiba bertanya begitu kepada orang tuanya
" kau mau menikah? dengan siapa? aku belum tahu kau sudah punya pacar dan tiba tiba bilang ingin menikah" ucap sang ibu sembari fokus pada layar televisi yang di tontonnya
"ahhh anakku sudah besar dan sekarang dia ingin meninggalkan aku , memangnya siapa yang ingin menikahimu aku tidak pernah melihatmu berpacaran karna kau hanya dekat dengan 1 laki laki yaitu teman dekatmu itu" timbah ayah
"itu dino yah sahabat terbaik aku bersama yuna dia juga sahabat terbaikku" jawab jessi
" ya,, ya bawalah priamu menghadapku ku tunggu besok" ucap ayah
"aku tidak berjanji akan membawanya besok tp aku akan berencana mengatakannya
__ADS_1
aku pergi masuk kamar ingin tidur
dulu ibu ayah selamat malam"ucap jess sembari pergi ke kamarnya
saat di dalam kamar
" ahh ya aku harus membuat surat perjanjian itu tapi apa poin utamanya " ucap batin jesi sambil memainkan pulpennya
" ohh ya aku tidak boleh tidur satu ranjang dengannya itu poin utamanya" jessi menulis surat yang ia buat dan mencantumkan poin poin utamanya
setelah selesai membuat surat pra kontrak akhirnya jessi terlelap tidur
jam menunjukan pukul 04.00 jessi terbangun dari tidurnya ia menyiapkan buku - buku yang akan ia bawa ke sekolah
"sini bu biar ku potong sayurannya ibu memasak saja" pinta jessi kepada ibunya
"baiklah sekalian cuci juga ya sehabis di potong tolong ya jes" ucap ibunya
"baiklah bu" ucap jessi sambil memotong sayuran
setelah sayuran di potong jessi mencuci sayuran tersebut dan memberikannya kepada ibunya
__ADS_1
"apa ada lagi yang bisa ku bantu bu?" tanya jessi yang mendekat kepada ibunya
" Tidak usah kau panggil saja ayahmu suruh bangun" pinta sang ibu
jessi menunju kamar orangtuanya dan membangunkan sang ayah
jam menunjukan pukul 05.20
makanan tiba
di meja makan sudah ada sang ayah yang menunggu jessi dan ibunya membawa makanan tersebut kemeja makan
akhirnya mereka bertiga makan seperti biasanya
jessi berpamitan karna harus berangkat pagì untuk menunggu bus
setelah berpamitan jessi masuk ke kamarnya dan membawa tas yang sudah ia siapkan
tidak lupa juga ia membawa surat yang ia buat semalam karna sepulang sekolahnya ia harus bertemu dengan pria itu sebelum jessi berangkat kerja parttime
saat bus sudah tiba jessi menaiki bus tersebut hingga sampailah dia di universitas V
__ADS_1
jessi masuk kedalam ruangannya disana ada yang memanggil "kecil" ya itu sebutan temannya kepada jessi
karna jessi bertubuh kecil,imut ,kulit tidak terlalu putih dan ia pekerja keras juga pemberani