pernikahan tanpa ada cinta

pernikahan tanpa ada cinta
41.melepas rindu


__ADS_3

jessi menghampiri siapa yang mengetok pintu ternyata itu ayahnya sang ayah terkejut karna yang membuka pintu kali ini adalah putrinya


ayah jessi langsung memeluk putrinya


"kemana saja kau nak ayah rindu "ucap ayah sambil memeluk jessi


" aku tidak kemana-mana, aku juga rindu sekali sama ayah juga ibu maafkan aku karna pamit tanpa memberi tahu ayah dan ibu" ucap jesii


sang ayah pun melepas pelukannya dan melihat teliti wajah jessi saat sudah masuk dalam rumah


"kau kenapa tubuhku kurus sekali apakah kau tidak makan?"ucap sang ayah


"aku makan ko ayah mungkin ini tekanan batin yang membuat aku begini haha" timbal jessi


lalu sang ayah melirik pada sosok 2 lelaki asing


"siapa itu?" ucap ayahnya


" mereka?" ucap jessi sambil menunjuk


lalu sang ayah pun mengangukkan kepalanya


" mereka william adalah temanku saat aku diluar negri dan jay adalah putraku" ucap jessi


" apakah dia anak dari si brengsek itu?" ucap ayahnya


" ya mungkin ayah pun akan bertanya bukankah aku mengugurkannya sama apa yang di pertanyakan ibu bukan? sebenarnya aku tidak akan mengugurkan anak darah dagingku sendiri juga aku tidak sekejam itu harus membunuh anak yang tidak bersalah" ucap jessi

__ADS_1


" baiklah, kemari jay " ucap ayah jessi


jay menghampiri ibunya tapi hanya menatap ayah jessi


" ibu siapa itu?" ucap jay


" dia kakekmu hampiri dia " ucap jessi


jay menghampiri ayah jessi dan mengcium pipi kakeknya itu


" kakek kau sangat tampan makanya aku cium" ucap jay


" ya memang kakek tampan " ucapnya


" tapi kakek" ucap jay


" kenapa?"


seisi rumah pun tertawa mendengar ucapan jay


" percaya diri sekali kamu anak kecil" ucap kakek jay


" ayolah kakek itu kenyataan bukan" ucapnya


setelah banyak berbincang akhirnya ayah jessi mengobrol dengan william ia berterimakasih karna bantuannya pada jessi


setelah hampir larut malam

__ADS_1


" kamu menginap saja di sini jessi" ucap ibunya


"baiklah bu tapi bagaimana dengan william" ucap jessi


" nak william kamu mau menginap di sini?" ucap ibu kepada william


" tapi aku sudah memesan apartmn di kota ini " ucap william


" kalian tinggal 1 atap?" ucap ibunya melirik anaknya


" tidak bu aku selalu memesan 2 apartmn satu untuk jessi 1 untukku tapi jarak kita berdekatan dan dulu pun begitu saat jay masih kecil" ucap william


" kamu memang selalu ada untuk jessi terimakasih william kamu anak baik aku tidak tahu cara membalasmu bagaimana" ucap ibu


" tak apa bu aku sudah menganggap jessi seperti adikku" ucapnya


" baiklah kau meninap di sini saja ya, ibu akan tidur dengan jessi dan jay kau tidur dengan ayah jessi" ucap ibunya


" baiklah bu" ucap william


akhirnya mereka masuk ke dalam kamar masing-masing


hingga keesokannya jessi dan william pamit dulu melihat apartmn yang akan di tinggalinya sementara juga akan membenahi ruangan itu


karna mereka akan tinggal dalam waktu 1 bulan setelah pamit william dan jessi menuju apartmn itu dan membenahinya


jessi pun istirahat karna jay juga sudah tertidur lalu ia tertidur juga

__ADS_1


setelah lamanya tertidur jessi terbangun namun jay belum bangun dari tidurnya akhirnya jessi memasak makanan untuk jay juga dia tak lupa ia juga akan mengajak makan william karna sudah membantunya


setelah selesai masak jessi mengundang william datang ke rumahnya


__ADS_2