
dengan dorongan william akhirnya jessi memberanikan diri masuk ke dalam resto tersebut jessi terlihat kebinggungan dimana manda berada ternyata belum datang akhirnya jessi duduk di dekat kaca paling sudut agar william bisa melihatnya dari jauh
selang beberapa menit terlihat manda memasuki resto dan membawa sherly anaknya ia menuju ke tempat dimana jessi duduk
mereka berdua akhirnya duduk dan manda memanggil salah satu karyawan disana
dan memesan makanan setelah makanan tersedia manda memulai percakapan
"sherly panggil dia tante jessi" ucap manda
" hallo tante" ucap sherly
jessi hanya tersenyum sambil mencubit pelan pipi sherly
" bisakah kau membawa eskrim ditempat sebelah sana ibu ingin mengobrol dengan tante jessi" ucap manda
"baiklah" ucap sherly smbil menuju tempat yg ditunjuk ibunya dan membawa eskrimnya
"apa yang ingin kau bicarakan" ucap jessi
"bisakah kita tidak bertengkar? aku akan menghargaimu sebagai manta istri calon suamiku dan oh ya kami akan mengadakan pesta pernikahan 3bulan lagi aku harap kau bisa menjauhi vello" ucap manda memelas
" bukankah ini bukan kali pertama kau terus menyebutkan bahwa dia adalah calon suamimu namun kapan kau terus mengoceh akan menikah dengan dia namun tidak ada bukti toh juga bukan aku yang memulai mendekati dia tanyakan pada asisten dia siapa yang mendekati siapa" ucap jessi
__ADS_1
" baiklah kali ini memang kami akan menikah dan aku harap kita berdamai toh aku juga wanita pertama dan cinta pertamanya dia skrng aku juga wanita yang pertama hamil anak dia" ucap manda
" baiklah aku akan menjauhi dia sebagaimanapun itu namun aku tidak janji jika dia terus mendekatiku maka salahkan dia" ucap jessi
lalu jessi hendak pamit namun ia bertabrakan dengan seseorang yang hendak masuk pintu
" aduh,,"ucap jessi mengusap keningnya karena pintu yang terbuka secara tiba tiba
"nona apakah kau tidak apa apa" ucap pria tersebut
saat jessi melihat arah pria itu
ternyata dia vello jessi segera pamit untuk ketoilet
"untuk apa kau disini?" ucap jessi
" apakah tidak boleh aku akan membahas bisnis disni" ucap vello
"bisnis ya bisnis saja mengapa kau mendatangiku memangnya kau ingin berbisnis denganku" ucap jessi
hingga saat jessi memasuki kembali ke ruangan terlihat pintu di jaga ketat oleh asisten vello
jessi pun menoleh kepada mobil william
__ADS_1
william memberikan jempolnya mungkin ia akan membantu
ia segeta turun dari mobilnya menuju restoran
dengan sekali hentakan kaki pintu terbuka
bin kesakitan karena pintu yang sangat keras terbanting mengenai bahu dia
william memasuki ruangan dan membawa jessi keluar
" atas dasar apa kau membawa dia keluar" ucap vello
" atas dasar dia calon istriku" ucap william
" hah apa?" ucap vello
" kau tuli bodoh" ucap william membawa jessi keluar
manda juga sherly hendak keluar namun pintu tertutup kembali oleh bin
akhirnya bin membawa sherly ketempat lain karena mungkin vello akan berbicara dengan manda karena ia melihat mimik wajah vello
lalu vello mendekati arah manda perlahan dan manda mundur seketika smpe ia tidak menyadari kalau dirinya sudah tersudut tidak bisa kabur dari mana pun
__ADS_1
mimik wajah vello seperti tanda ingin menanyakan banyak hal apa yang dia bicarakan pada jessi apakah mereka membuat janji temu