
pagi pun tiba jessi dan vello berpapasan keluar dari kamarny jessi hanya menatapnya sebentar lalu pergi meninggalkan vello lagi
vello mengejar sang istrinya
" kau akan memasak hari ini?" ucap vello
"tidak " jawab jessi singkat
"aku belum makan"merengek vello
"pesan makanan siap saji saja " singkat lagi jessi
jessi memsan taxi online
vello yang sedari tadi memperhatikan istrinya ternyata ia memesan taxi online
" *kau mengapa kau memesan taxi aku bisa mengantarmu ke sekolah" ucap vello menahan tangan jessi
"tidak terima kasih aku naik taxi saja*" balas jessi sambil mengibaskan tangan vello
"ada apa dengan dia? apa aku membuat kesalahan?"batin vello
vello pun berangkat menuju perusahaannya
saat vello melihat jam menunjukan pukul 14.50 mungkin jessi sudah bubar dari sekolahnya vello berniat untuk menjemput jessi saat setelah sampai di kampus vello mencoba menelpon ke jessi
"hallo,kau dimana?aku di sini untuk menjemputmu" ucap vello
"aku sudah pulang" singkat lagi jessi
vello merasa tidak benar lalu ia menuju ke rumahnya namun ternyata saat sampai jessi tidak ada di rumah
__ADS_1
ia memeriksa kamar jessi namun tetap tidak ada
saat ia hendak akan keluar ia merasa acuhnya jessi pada dia pasti ada sesuatu mungkin aku harus mencari sesuatu di kamar ini
vello mengeledah semua laci namun setelah beberapi kali tidak menemukan apapun
vello menemukan sebuah kalung dimana kalung tersebut tersimpan foto jessi dengan seorang pria vello marah sekali ia menunggu jessi dilantai bawah ruang tamu namun saat tiba jessi tiba-tiba terkejut karena suaminya sudah terduduk di ruang tamu
* pria itu daniel
"mengapa kau pulang hari ini?"acuh jessi sambil penasaran
"hehh kau tidak mengharapkan aku pulang begitu,kau ingin agar pacarmu menemanimu aku padahal sudah memeriksa identitasmu namun tidak menemukan kalau kau sudah punya pacar " jawab vello
*ada apa dengan pria ini( batin jessi)
"apa maksudmu?"tanya jessi
*gawat!! kalung itu yang tadi pagi daniel berikan padaku(batin jessi)
"hehh kau sepertinya sudah takut ya" ucap vello
" mengapa aku harus takut? itu kalung lamaku" jawab jessi sambil merebut kalungnya
"kau sudah tertangkap basah mempunyai selingkuhan apa kau akan menceraikanku setelah mendapatkan harta dari ku" tanya vello
"jika kau ingin bercerai denganku sekarang mari kita kepengadilan aku tidak akan membawa hartamu sekecil apapun,aku kembalikan kartumu juga aku tidak pernah memakai kartumu sepersenpun ,dan kau denganku hanya memasang mimik wajah datar dan senyum terpaksamu berbeda dengan wanita yang ada di foto" ucap jessi yang akan menanggis namun tertahankan
jessi tidak mendengarkan lagi omongan vello
ia berlari menuju kamar atas sambil menanggis dan berlari
__ADS_1
*senyum apa yang dia maksud dalam foto apa dia menemukan fotoku dengan wanita itu (batin vello)
vello menuju kamar jessi dia terus mengedor -gedor pintu jessi
namun tidak terbuka oleh jessi vello berteriak terus meneruk
" apa maksud ucapanmu hei?"
"cepat buka apakah kau tuli?"
"jelaskan sini ada apa denganmu"
"heii kau jika kamu tidak membuka pintu ini aku akan dobrak pintu ini"
saat vello hendak akan mendobrak pintu jessi tiba tiba terbuka pintu jessi
vello terkejut melihat istrinya bercucuran air mata
jessi membuka pintu tersebut dan membawa kopernya ia menuju lantai bawah di susul pula oleh vello
" kita akan bertemu beberapa hari lagi di pengadilan aku tidak akan membawa hartamu sepersen pun mari bercerai sesuai keinginanmu" ucap jessi menoleh ke vello
" kau,," tiba tiba vello mengendong istrinya dan naik ke lantai atas
jessi terus memukul vello dan mengigitnya
vello bertahan atas nyeri yang dia rasakan
vello memasuki kamarnya membawa jessi sekaligus dan melemparkannya ke ranjang besar milik vello
vello bertindak tidak senonoh pada jessi
__ADS_1
jessi terus meronta ronta apa yang di lakukan vello terhadap dia hingga jessi tidak bisa melawan lagi dan hanya pasrah disetubuhi lagi oleh vello