Perubahan Sang Ibu Tiri

Perubahan Sang Ibu Tiri
Bab 25


__ADS_3

Acara yang di pernikahan Alvi dan suami nya berjalan lancar karna memang tidak terlalu banyak tamu yang di undang sesuai dengan ke inginan Alvi sendiri dan di turuti keluarga asal kan Alvi mau menikah.


Kini Zea,Alex dan Alvin dalam perjalanan pulang ke rumah sudah sore jalanan mulai macet membuat mereka lebih lama di jalan. Setiba nya di rumah mereka turun dari dalam mobil kecuali Alvin yang tidur di kursi belakang.


"Bawa tas dan barang itu biar bunda yang mengangkat Alvin"ujar Zea.


"Memang bunda bisa"tanya Alex tak percaya.


"Ck kau meremehkan bunda haa"ketus Zea segera mengangkat Alvin dan membawa nya ke rumah.


"Bunda kuat juga"gumam Alex menggaruk kepala nya yang tidak gatal. Ia pun segera mengambil tas dan barang yang Zea miliki membawa nya ke rumah.


"Non Zea"panggil mbok Jum saat Zea keluar dari kamar.


"Ada apa bi"tanya Zea.


"Anak-anak di depan tadi ke sini"ucap mbok Jum.


"Aku akan ke sana melihat nya bi"ujar Zea segera ke luar rumah menuju rumah depan.


Ia melangkah kan kaki nya dengan cepat dan membuka pintu yang tidak di kunci dan masuk ke dalam.


"Kalian mencari ku ke rumah"tanya Zea menatap kedua nya.


"Kami mencari Alvin"jawab Kevin di angguki Zea.


"Dia sedang tidur nanti kalau bangun akan aku suruh pulang"ucap Zea.


"Kau sebaik nya lebih banyak istirahat dulu agar cepat sembuh jangan lupa minum obat mu juga,kalau begitu aku pulang dulu aku kira kalian butuh sesuatu tadi"sambung Zea segera keluar dari rumah itu meninggalkan kedua nya yang masih sok jual mahal pada nya.


Zea pun membersihkan tubuh nya di kamar dan memakai baju setelah selesai ia keluar dari sana membawa laptop dan ponsel milik nya lalu duduk di ruang tamu untuk mengerjakan tugas nya.


"Bunda"panggil Alex keluar dari dalam kamar membawa buku di tangan nya.


"Ada tugas sekolah"tanya Zea.


"Hehe iya bun aku tidak mengerti bunda bisa mengajari ku"jawab Alex duduk di samping Zea.


"Coba bunda lihat"ucap Zea menyingkirkan laptop nya mengambil buku Alex.


"Bunda ada pekerjaan"tanya Alex melihat laptop Zea menyala.


"Hanya sedikit nanti bunda bisa buat"ucap Zea.


"Sekarang lihat bunda akan jelaskan dan dengar baik-baik agar kau mengerti"sambung Zea di angguki Alex.

__ADS_1


Zea menjelaskan nya sedikit lambat namun jelas agar Alex mudah memahami nya.


"Apa kau mengerti"tanya Zea setelah selesai.


"Mengerti bunda"jawab Alex segera mengerjakan tugas nya.


"Kalau ada yang kurang paham tanya kan lagi"ucap Zea kembali fokus pada laptop milik nya sesekali melirik tugas yang di tulis Alex.


"Bunda boleh bertanya Lex"tanya Zea.


"Iya bun"jawab Alex.


"Ini sebenar nya rumah siapa dan selama mereka tidak peduli pada mu kau mendapatkan uang dari mana"tanya Zea membuat tangan Alex berhenti menulis mendengar pertanyaan ibu nya tersebut.


"Kami memang tinggal di sini bun setelah mereka bercerai mereka meninggalkan ku di rumah ini dan memberikan ku uang cukup banyak dan uang itu aku gunakan untuk bertahan hidup"jawab Alex.


"Lalu penyakit mu"tanya Zea.


"Aku berobat jika merasa sakit saja"jawab Alex di angguki Zea.


"Jadi rumah ini di berikan mereka pada mu"tanya Zea di angguki Alex.


"Dan berarti kau sudah kenal tetangga depan dari lama"tanya Zea.


"Tapi saat kami pindah ke sini aku jarang melihat bunda keluar rumah"sambung Alex lagi.


"Kerjakan tugas mu besok sekolah"ucap Zea di angguki Alex.


"Bunda"panggil Alvin baru bangun tidur.


"Sudah bangun"tanya Zea di angguki Alvin mendekati kedua nya.


"Kenan dan Kevin mencari mu ayo bunda antar ke rumah depan"ucap Zea.


"Aku di sini saja bun"tolak Alvin.


"Sana mandi dulu di kamar kak Alex ada baju mu bukan"tanya Zea.


"Ada bun"jawab nya segera berjalan ke kamar Alex.


Saat mereka sedang sibuk mengerjakan tugas masing-masing suara bel terdengar dari luar dengan cepat Zea membuka pintu.


"Mau menjemput Alvin"tanya Zea melihat Kevin dan Kenan.


"Iya"jawab Kevin.

__ADS_1


"Ayo masuk dulu dia sedang mandi"ajak Zea membuka pintu lebar agar kedua nya masuk.


Zea menutup pintu kembali mengikuti mereka dari belakang dan menyuruh mbok Jum membuat minum dan cemilan untuk mereka.


"Mumpung kalian ada di sini ada yang ingin bunda bicarakan"ucap Zea menatap mereka dengan serius.


"Kami berencana akan pindah dari sini ada rumah yang lebih dekat ke tempat kerja bunda juga sekolah jadi kami akan pindah ke sana"sambung Zea.


"Terserah saja"jawab Kevin di angguki Zea.


"Baiklah setidak nya bunda sudah mengatakan nya pada kalian jika melihat rumah ini kosong jadi kalian sudah tahu jawaban nya"ucap Zea.


"Kapan kita pindah bun"tanya Alex sedikit heran karna Zea tidak memberitahu nya hanya menanyakan saja.


"Beberapa hari lagi kita pindah bunda sudah membeli rumah itu tinggal mengurus surat-surat nya saja semua di rumah itu juga sudah lengkap jadi bawa pakaian saja dan barang yang perlu nanti kalau mau ada yang di ubah tinggal mengubah nya saja"jelas Zea.


"Bunda sudah membeli rumah itu"tanya Alex kaget.


"Iya tadi bunda sudah membeli nya saat di pesta kan dari online hanya uang muka saja setelah surat-surat nya selesai baru akan di lunasi"jawab Zea.


"Kenapa bunda tidak mengatakan nya pada ku tadi"tanya Alex.


"Hey bunda kan sudah mengatakan akan membeli nya pada mu"jawab Zea.


"Iss bunda tidak mengatakan jika hari itu membeli nya"ucap Alex.


"Ck ini urusan ibu-ibu kau diam dan ikut saja"ucap Zea.


"Memang nya pindah kemana"tanya Kenan yang dari tadi diam.


"Ada rumah besar tidak jauh dari sekolah di pinggir jalan pagar nya tinggi warna hitam rumah itu yang bunda katakan"jelas Alex.


"Rumah mewah itu"tanya Kenan memastikan di angguki Alex.


"Kakak"panggil Alvin keluar dari kamar Alex sudah kelihatan segar.


"Kau sudah selesai mandi"tanya Kenan di angguki Alvin.


"Kalian makan malam di sini saja mbok Jum masak banyak"ajak Zea.


"Iya kak Alvin juga sudah lapar di rumah tidak ada makanan juga kakak pasti belum pesan makan"ucap Alvin.


"Baiklah"jawab Kenan.


"Ayo ke meja makan kita makan dulu"ajak Zea berdiri dari duduk nya berjalan ke meja makan di ikuti mereka, Kini mereka makan dengan diam.

__ADS_1


__ADS_2