Perubahan Sang Ibu Tiri

Perubahan Sang Ibu Tiri
Bab 31


__ADS_3

Zea menatap Kenan dan Kevin bergantian yang tak menjawab pertanyaan nya,ia heran melihat kedua nya yang seperti tidak terurus sama sekali.


"Apa ada surat datang dari papa ke sini"tanya Kenan di angguki Zea.


"Benar papa mu mengurus surat cerai dan mengirim nya ke sini"jawab Zea.


"Dimana surat itu"tanya Kenan menatap Zea.


"Sudah aku urus baru saja di pengadilan"jawab Zea membuat kedua nya terkejut.


"Jadi surat itu"ujar Kenan tak melanjutkan perkataan nya lagi.


"Benar surat itu sudah selesai jadi kami sudah bercerai tidak ada lagi hubungan apapun"ucap Zea membuat kedua nya terdiam.


"Kalian tenang saja jika pun papa kalian telah menikah aku akan sering-sering melihat kalian anggap saja sebagai tanggung jawab ku karna sudah pernah berjanji pada nenek kalian untuk menjaga kalian"sambung Zea.


"Harus nya kalian senang bukan kalian terlepas dari ku dan akan segera bersama ibu pengganti yang baru,bukan nya kalian lebih suka dengan nya"tanya Zea karna mereka berdua diam saja.


"Maafkan kami"ucap Kenan setelah lama diam.


"Untuk apa"tanya Zea.


"Semua kesalahan kami pada mu,kami tahu perbauatan kami selama ini sudah keterlaluan"ujar Kenan menunduk.


"Tidak perlu di bahas lagi semua sudah berlalu yang penting sekarang jangan mengulangi kesalahan yang sama"ucap Zea tersenyum tipis.


"Sebentar lagi papa kalian dan Nindi akan menikah bukan,aku harap kalian memperlakukan nya dengan baik dia akan menjadi ibu untuk kalian aku yakin dia bisa mengurus kalian nanti nya"sambung Zea.


"Dia tidak akan mengurus kami dia hanya mau mengurus papa saja"ucap Kevin yang membuka suara membuat Zea menoleh.


"Itu hanya perasaan mu saja aku lihat dia perhatian pada kalian"ucap Zea.


"Kalau dia perhatian pada kami saat aku di rumah sakit kenapa dia tidak datang sendirian menjenguk ku,ia hanya datang bersama papa saja"ujar Kevin membuat Zea terdiam sebelum menjawab nya.


"Mungkin dia mempunyai pekerjaan yang tidak bisa di tunda,bukan kah dia sekretaris papa kalian saat itu kau sedang sakit mungkin papa kalian memberikan pekerjaan nya pada Nindi karna ia menjaga mu juga"ucap Zea.


"Bukan kah kau yang lebih sering menjaga ku dari pada mereka berdua"ujar Kevin.


"Aku menjaga mu karna memang kosong atau tugas sudah selesai juga kan kau di rawat di rumah sakit tempat ku bekerja"ucap Zea membuat Kevin terdiam namun ada rasa tak percaya di hati nya dengan perkataan Zea karna dapat ia lihat bagaimana Zea menjaga dan merawat nya sendiri.

__ADS_1


"Kami pulang dulu"ucap Kevin berdiri dari duduk nya.


"Tidak sarapan di sini sebelum pulany"tanya Zea.


"Di rumah saja"jawab Kevin berjalan lebih dulu.


"Baikkah,sering-sering ke sini ajak Alvin"ucap Zea pada Kenan.


"Tentu"jawab Kenan membawa Alvin keluar rumah menyusul Kevin yang lebih dulu keluar.


Zea menatap kepergian ketiga nya dengan tatapan bertanya apa yang terjadi kenapa mereka seperti nya berubah dan banyak lagi pertanyaan yang lain namun ia tidak menemukan jawaban sama sekali.


"Bunda"panggil Alex membuat Zea menoleh.


"Sudah selesai"tanya Zea di angguki Alex.


"Mereka sudah pulang bun"tanya Alex.


"Ia baru saja"jawab Zea bangkit dari duduk nya berjalan ke meja makan bersama Alex.


"Beberapa hari ini mereka memang sering datang ke sini bun"ucap Alex.


"Aku tidak tahu tapi seperti nya ada yang penting begitu"jawab Alex.


Zea hanya mengangguk dan duduk di kursi begitu juga dengan Alex.


"Kenapa kalian belum makan"tanya Zea.


"Kami menunggu bunda"jawab Vino.


"Ayo makan"ajak Zea pada mereka.


Mereka semua makan dengan tenang menikmati makanan yang sudah tersaji di depan mereka. Berbeda dengan Kevin dan Kenan yang diam memikirkan perkataan Zea hingga mereka tiba di rumah.


"Kalian dari mana saja masih pagi sudah pergi begitu saja"tanya Bara saat ketiga nya masuk ke dalam rumah.


"Kami dari rumah bunda pa"jawab Alvin duduk di samping Bara.


"Dia sudah mengurus surat cerai yang papa berikan dan surat resmi perceraian itu sudah keluar tadi"ujar Kenan.

__ADS_1


"Jika papa ingin menikah dengan tante Nindi menikah saja tapi aku akan keluar dari rumah ini"ujar Kevin.


"Aku juga kami lebih nyaman tinggal di rumah bunda"ucap Kenan.


"Kalian mau apa sih sebenar nya papa pusing melihat tingkah kalian seperti ini papa sudah menuruti keinginan kalian dan sekarang kalian berulah lagi"ucap Bara yang suara nya kini meninggi.


"Maaf kan kami semua ini memang salah kami coba saja dari awal kami menerima nya mungkin semua ini tidak akan seperti sekarang"ucap Kevin pelan.


"Apa mencintai tante Nindi"tanya Kenan menatap papa nya.


"Papa sudah pernah menjawab nya Ken"jawab Bara.


"Baiklah jika papa ingin menikah tidak masalah menikah saja tapi seperti yang Kevin katakan kami memilih tinggal bersama bunda Zea dia juga mengizinkan kami tinggal di sana jika kami mau"ucap Kenan.


"Kenapa sekarang kalian berubah pada nya"ujar Bara.


"Karna kami baru sadar dia seperti mama yang menjaga dan menyayangi kami dengan tulus,dia mengurus kami dengan baik andai saja waktu bisa di ulang semua tidak akan seperti sekarang kita akan hidup bahagia bersama-sama"ujar Kenan melangkah kan kaki nya meninggalkan mereka kembali ke kamar nya.


"Apa yang kalian ingin kan sebenar nya papa pusing menghadapi kalian"ujar Bara menatap Kevin.


"Aku juga tidak tahu setelah semua ini terjadi"ucap Kevin membuat Bara menghela nafas kasar.


Sebagai seorang orang tua tunggal ia memang ingin yang terbaik untuk anak-anak nya,ia tahu ia memang kurang memberikan kasih sayang pada mereka karna ia di sibuk kan dengan pekerjaan nya juga maka dari itu sebisa mungkin ia menuruti keinginan mereka.


"Kalian ingin dia menjadi ibu kalian lagi"tanya Bara.


"Kalau boleh kenapa tidak"jawab Kevin.


"Papa rasa dia tidak akan mau lagi setelah semua itu"ucap Bara.


"Setidak nya berusaha lebih dulu kalau memang sudah tidak ada harapan lagi tidak masalah karna aku juga tahu diri dengan apa yang terjadi dengan karna perbuatan kita juga"ujar Kevin.


"Terserah kalian saja"ucap Bara.


"Papa juga harus ikut berusaha bagaimana ia yakin kembali dengan kita jika papa diam saja tidak berbuat apapun"ucap Kevin.


"Papa tidak bisa melakukan nya"ujar Bara.


"Kenapa"tanya Kevin.

__ADS_1


"Papa takut mama mu di sana akan tersakiti papa sudah berjanji hanya mencintai nya saja maka dan papa juga masih sangat mencintai mama mu"jawab Bara membuat Kevin terdiam mendengar nya.


__ADS_2