Pesona Sekretaris Cupu Ku

Pesona Sekretaris Cupu Ku
31.Dimana Luna?


__ADS_3

Dengan langkah lebar dan sedikit tergesa gesa Marvin berjalan masuk kedalam rumah mewah sang mama.


" Selamat datang tuan Muda",sapa seorang pelayan yang melihat Marvin masuk kedalam rumah itu dengan langkah cepat.


"Dimana mamaku?",tanyanya pada pelayan tanpa menghentikan langkahnya.


"Nyonya besar sedang berada di kolam renang tuan",jawab si pelayan pada Marvin.


Mendengar keterangan si pelayan Marvin memutar langkahnya yang semula akan menuju kamar sang mama menjadi kearah kolam renang yang berada disamping rumah itu.


Melihat Marvin berjalan kearah kolam renang sipelayan mengikuti Marvin lalu membukakan pintu penghubung yang menuju kekolam renang untuk Marvin.


Sampai dikolam renang Marvin segera menghampiri Alena Fox yang sedang rebahan dikursi santai ditepi kolam renang pribadinya saat itu.


"Kemana mama menculik Luna?!",tanya Marvin dengan intonasi keras membuat Alena Fox sampai sedikit terjengkit mendengar suara Marvin.


"Kau!..kapan kau datang?",tanyanya dengan bangkit dari duduknya bermaksud untuk menghampiri sang putra.


"Berhenti bicara basa-basi ma sekarang katakan kemana mama membawa Luna pergi kemarin?!",tanyanya lagi.


Mendengar pertanyaan Marvin Alena mengerutkan keningnya karena bingung.


"Luna memangnya dia pergi?",tanya balik Alena Fox dengan ekspresi bingung yang membuat Marvin semakin kesal pada sang mama.


"Ma,berhenti berpura pura tidak tau .Bukankah kemarin sore kalian berjanji bertemu direstoran Italia langganan kita".


"Itu benar Vin tapi dia tidak datang menemuiku dan itu membuatku sangat kesal karena dia berani membuatku harus menunggunya selama lebih dari satu jam disana sendirian",jawab Alena Fox dengan nada kesal.


"Ma...aku tau mama tidak menyukainya tapi kenapa mama tega melakukan ini padanya.Kalau memang mama punya keluhan dengan hubungan kami seharusnya mama katakan padaku jangan memakai cara licik seperti ini".


"Vin apa sebenarnya maksud ucapanmu sekarang kenapa kau seperti sedang menuduh mama telah menculik Luna?!".


"Bukannya memang itu yang sebenarnya ma",balas Marvin semakin kesal.

__ADS_1


"Vin mama memang tidak menyukainya tapi mama juga tidak sangat membencinya karena itu mama sengaja berniat bertemu lagi dengannya setelah pertemuan kami dikantor waktu itu untuk bicara lebih banyak tapi ternyata dia tidak datang kemarin dan tiba tiba sekarang kau datang lalu menuduh mama sudah menculik perempuan jelek itu.Apa itu pantas Vin!".


"Ma kalau bukan mama lalu siapa?!",tanya Marvin semakin kesal.


"Mana mama tau, siapa tau aja dia punya musuh tanpa kau ketahui selama ini".


"Musuh?untuk apa orang memusuhi perempuan seperti Luna ma?!",balas Marvin lagi.


"Mama tidak tau, karena mama tidak tau apapun tentang perempuan jelek itu".


Marvin mendengus kesal mendengar bagaimana sang mama menyebut Luna meski dia tidak menyalahkan kenapa mamanya menyebut Luna seperti itu.


"Ma...dia perempuan baik baik dan aku serius dengannya sekarang karena itu bisakah mama melepaskan dia kalau memang mama menculiknya",pinta Marvin dengan nada melembut agar Alena Fox luluh.


Mendengar apa yang dikatakan Marvin Alena Fox menjadi semakin kesal.


"Marvin Fox,aku ini mamamu orang yang sudah melahirkanmu tapi kau begitu tega menuduhku sejahat itu hanya karena perempuan jelek dengan asal usul tidak jelas itu!.Kau benar benar keterlaluan hingga membuat aku menyesal kenapa aku tidak menculiknya saja kemarin jadi aku tidak merasa sesakit hati ini mendengar tuduhanmu sekarang!".


"Ma..bukan itu maksudku.Aku hanya....".


"Ma..Luna pergi dan sampai sekarang tidak kembali setelah pamit padaku untuk bertemu dengan mama kemarin,jadi apakah salah kalau aku menanyakan masalah hilangnya Luna pada mama sekarang".


Mendengar apa yang dikatakan Marvin Alena Fox langsung menatap tajam putranya.


"Kau tadi tidak bertanya Vin, tapi menuduhku sudah menculik perempuan itu tanpa bukti,lalu kau melarang aku untuk marah karena itu.Apakah posisi perempuan jelek itu lebih penting bagimu sekarang dibanding aku mamamu ini?!".


Mendengar ucapan Alena Fox Marvin jadi merasa bersalah pada sang mama karena tadi sudah bicara keras dan langsung menuduh sang mama tanpa bukti atau alasan kuat. Jujur saja dia merasa sangat khawatir dan gugup dari tadi pagi setelah berkali kali mencoba menghubungi ponsel Luna tapi tidak tersambung dan hal pertama yang bisa dipikirkannya adalah Alena Fox sudah menculik Luna karena ingin memisahkan dirinya dari Luna secara paksa demi keegoisan perempuan itu.


"Bukan seperti itu maksud Marvin Ma.Jujur saja hal pertama yang tadi terpikir oleh Marvin waktu tidak bisa menghubungi ponsel Luna adalah mama yang sudah berani berbuat nekat menculik Luna untuk memisahkannya dengan Marvin karena mama adalah orang terakhir yang akan ditemuinya kemarin".


"Sudah kukatakan aku tidak bertemu dengannya karena dia tidak datang kemarin!".


"Lalu kalau bukan mama siapa?",tanya Marvin dengan ekspresi sangat bingung membuat Alena Fox merasa tidak tega pada putranya sekarang.

__ADS_1


"Siapa tau saja dia punya musuh sebelum bertemu denganmu Vin,kenapa kau tidak mencoba mencari tau pada orang yang mungkin dikenalnya atau..".


Belum selesai Alena Fox bicara tiba tiba Marvin memeluk tubuh perempuan tua yang sudah melahirkannya itu.


"Ma maaf sudah menuduh mama barusan dan terimakasih sudah membuat pikiran Marvin terbuka sekarang",ucapnya lalu segera pergi meninggalkan Alena Fox yang masih syok dengan apa yang barusan Marvin lakukan padanya.


"Vin itu...".


"Ma..aku akan mengajak Luna menemui mama nanti kalau aku sudah berhasil menemukannya dan kuharap nanti mama bisa menyukainya seperti dia yang menyukai mama".


Mendengar hal itu Alena Fox hanya diam karena Marvin sudah pergi meninggalkannya sendirian ditempatnya sekarang.


"Sehebat apa perempuan bernama Luna itu sampai membuat putraku yang dingin bisa jadi seperti orang gila",gumam Alena heran.


***


Setelah keluar dari rumahnya Marvin segera melajukan kembali mobilnya kekantor tapi sebelum tiba dikantor dia menghubungi Garend.


"Halo Vin ada apa?",jawab Garend pada telpon Marvin.


"Bisa kau minta pacarnya untuk bertemu aku sekarang Rend?".


"Hah! pacarku? Untuk apa Vin?!",tanya Garend terkejut dan merasa heran dengan permintaan tiba tiba Marvin itu.


"Ada yang harus kubicarakan dengannya sekarang penting",jawab Marvin lagi yang membuat Garend terdiam.


"Rend...aku butuh keterangan pacarmu tentang Luna karena Luna menghilang sekarang dan kurasa ini ada hubungannya dengan identitas asli Luna yang belum sempat aku tanyakan sendiri padanya waktu itu karena itu aku ingin meminta pacarmu untuk mengatakannya padaku agar aku bisa mencari keberadaan Luna sekarang".


Mendengar keterangan Marvin Garend tampak menarik nafas lega dan baru mau setuju meminta Sela bertemu dengan Marvin.


"Aku akan menghubungi Sela sekarang Vin",balas Garend.


"Aku tunggu diKafe dekat kantor sekarang",jawab Marvin lalu mematikan panggilannya dan melajukan mobilnya menuju tempat dia akan bertemu Sela.

__ADS_1


Menebus beberapa hari yang nggak bisa Up🥰🥰


__ADS_2