
Elena Fox sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan putranya itu dan sempat terdiam sambil mencerna ucapan Marvin.
"Karena alasan itu lah aku datang kemari sekarang ma".
"Maksudmu?".
"Aku berpikir mungkin saja yang menculik Luna sebenarnya adalah tuan Dion sendiri kemarin".
"Dari mana kau bisa punya pikiran seperti itu Vin?",tanya Jawab Elena dengan menatap kearah putranya.
"Dari apa yang sudah terjadi sejak aku menikahinya hari itu yang ternyata dia kabur lalu karena kesal pada tuan Dion aku tidak pernah menanggapinya meski dia sering menghubungiku untuk membicarakan bisnis yang mama janjikan padanya waktu itu".
"Sebentar,biar mama mencoba berpikir dulu tentang ini",ucap Elena Fox pada Marvin yang diangguki oleh Marvin.
"Tapi bukannya Luna sudah menyamar selama ini lalu bagaimana Dion bisa tau kalau itu adalah dia sementara aku saja tidak mengenalinya".
"Karena sebenarnya ada orang suruhan Dion yang mengikutinya secara diam diam selama ini, tapi aku tidak menyadarinya karena aku belum pernah bertemu dengan Luna yang menjadi istriku sebelumnya".
"Itu bisa saja terjadi Vin,lalu apa rencanamu sekarang?".
"Tentu saja aku ingin membawa Luna kembali kesini untuk bisa bersama dengannya".
"Itu aku tau tapi apa rencanamu dengan Dion Lancaster?!".
"Emm,sejujurnya aku sudah mencoba meminta untuk bertemu dengan Dion secara baik baik tadi tapi dia sengaja menolaknya dengan bermacam macam alasan ma".
"Lalu apa kau akan menyerah begitu saja hanya karena penolakannya itu".
"Tentu saja tidak ma,aku sudah menyuruh beberapa anak buahku untuk menyelidiki keberadaan Luna ditempatnya sekarang dan meminta mereka melaporkan itu padaku".
"Apa hanya itu ,jadi kau memilih duduk manis disini tanpa berniat pergi kesana sendiri dan memilih mendengar Khabarnya dari orang lain. Apa itu yang dinamakan serius menyukainya".
__ADS_1
"Maksud mama?".
"Seharusnya kalau kau memang suaminya kau harus pergi sendiri kerumah Dion dan bertanya langsung tanpa perlu alasan alasan tidak penting seperti itu karena itu akan membuang waktu saja".
"Bagaimana kalau dia menolak kedatanganku ma".
"Kurasa kau tau bagaimana caranya karena kau suaminya",ucap Elena lalu bangkit dari duduknya membuat Marvin terkejut karena Elena Fox tiba tiba langsung pergi meninggalkannya.
"Ma!",panggil Marvin pada Elena.
"Pulanglah siapkan keperluanku untuk pergi ketempat Dion malam ini juga sebelum Luna menjadi milik orang lain",jawab Elena Fox yang membuat Marvin terdiam.
Melihat Marvin belum juga beranjak dari duduknya Elena semakin kesal dan Kembali bicara dengan putranya itu dengan nada lebih keras.
"Pergi kesana ambil dia secara paksa kalau Dion tidak mau membiarkan dia pergi denganmu!".
Mendengar perintah itu baru Marvin bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari rumah sang mama untuk menuruti saran dari Elena Fox barusan.
"Halo selamat malam nyonya Elena",sapa suara berat diseberang telpon pada Elena.
"Siapkan Heli untukku sekarang juga",perintahnya pada orang diseberang telpon.
"Baik nyonya akan saya siapkan sekarang juga".
"Ok,oh iya apa kau sudah mendapat Khabar apa yang dilakukan pria tua itu sekarang?".
"Sepertinya dia punya rencana untuk melakukan kerjasama dengan pihak Thomson Grand".
"Pihak Thomson? Kapan mereka berencana bertemu?".
"Kalau tidak salah besok pagi nyonya".
__ADS_1
"Ternyata pria tua itu tidak ingin membuang waktu karena itu dia langsung bergerak setelah punya umpan besar yang bisa membuat pihak Thomson akan terpikat".
"Maksud nyonya?".
"Ini urusan pribadiku biar aku yang menyelesaikannya dengan pria tua tidak tau diri itu besok,sekarang siapkan saja Heli untukku, karena aku harus pergi kekota pria tua itu untuk memberinya pelajaran besok pagi ditempat pertemuan mereka".
"Baik nyonya".
Setelah mengakhiri panggilan itu Elena Fox bersiap pergi seperti yang dikatakannya pada orang ditelpon tadi.
***
Sementara itu setelah Marvin pulang dari rumah sang mama dia segera menghubungi Garend.
"Halo Vin",jawab Garend setelah telpon mereka tersambung.
"Rend bersiaplah karena malam ini aku akan mengajakmu pergi untuk menjemput Luna".
"Hah malam ini bukannya kamu bilang akan menunggu Khabar dari anak buahmu yang sudah kau kirim untuk mengawasi rumah tuan Dion".
"Itu benar tapi mamaku menyarankan aku harus pergi kesana sendiri sekarang karena sepertinya situa itu punya rencana rahasia dengan Luna dan aku tidak ingin terlambat karena itu ayo ikut aku pergi kesana".
"Baiklah Vin aku akan menemanimu".
Perjalanan menuju kota tempat tinggal Luna memakan waktu yang cukup panjang dengan mobil.
Marvin dan Garend baru tiba disana saat waktu hampir pagi.
"Sebaiknya sekarang kita beristirahat dulu dihotel Vin nanti pagi baru kita pergi menemui tuan Dion",saran Garend yang diangguki oleh Marvin.
"Pukul 8 bersiaplah kita akan pergi menemui pria tua itu",perintah Marvin yang diangguki oleh Garend lalu masuk kedalam kamar hotelnya untuk beristirahat sebentar begitu pula Marvin.
__ADS_1
Maaf baru Up🙏🙏🙏