
Dikantor Garend*.
"Apa ada sesuatu yang mencurigakan akhir akhir ini Garend?",tanya Elena Fox dengan duduk dihadapan Garend.
"Sejauh ini belum ada Tante, tapi satu dari dua sekretaris yang diterima Marvin ternyata adalah mantan sekertaris pribadi CEO GcG . Corp".
"yang mana?".
"Yang bernama Bela".
Elena terdiam mendengar itu terlihat sedang berpikir.
"Aku sudah mengatakan soal ini pada Marvin tapi dia terlihat tidak mau perduli dan menganggapnya tidak penting padahal kejadian dengan pihak GcG waktu itu sempat membuat perusahaan dalam masalah cukup gawat meski akhirnya kita berhasil mengatasinya tapi sepertinya pihak mereka masih menyimpan dendam pada kita karena harus kehilangan beberapa proyek besar mereka ".
"Marvin selalu seperti itu dia kurang peka dalam menganalisis suatu masalah dan baru sadar kalau semua sudah terlanjur terjadi",ucap Elena dengan pikiran menerawang mengingat apa yang dikatakan Garend barusan yang berkaitan dengan saingan bisnis mereka tersebut.
"Saya akan mencari tau apakah perempuan bernama Bela itu suruhan GcG atau bukan Tante .Karena aku merasa keberadaan disini ini sangat mencurigakan".
"Iya lakukan dan laporkan padaku hasilnya".
"Baik Tante akan aku lakukan".
"Oh iya Tante kemari pasti bukan hanya ingin menanyakan ini saja bukan?".
"Benar aku sedang menghindar dari peperangan menjengkelkan".
"Maksud Tante?".
"Kau pikir aku tidak lelah harus ikut campur dalam hubungan mereka berdua yang belum dewasa itu .Aku sebenarnya ingin duduk manis dirumah tapi sepertinya belum bisa.Masalah perusahaan dan rumah tangga mereka sejujurnya membuatku lelah".
"Lalu apa sebenarnya alasan Tante menyuruh Luna menjadi asisten Tante dan bukannya menyuruh dia untuk bekerja disini saja seperti semula,".
" Aku ingin membuatnya bisa menjadi nyonya Marvin Fox yang sebenarnya dan kau tau bukan menjadi istri Marvin tidak bisa hanya dengan duduk manis saja tapi juga harus pintar dan berkelas supaya kalau terjadi masalah dia juga bisa mengatasinya".
__ADS_1
"Tante benar benar menjadi tambah repot sekarang sepertinya".
"Tentu saja karena meski dia berasal dari keluarga pengusaha tapi dia tidak tau apapun soal bisnis karena sibrengsek Dion itu hanya mendidiknya supaya menjadi perempuan yang bisa dijual dengan harga tinggi tanpa berusaha membuatnya menjadi pewarisnya.Aku benci pria seperti itu dan aku tidak ingin Marvin membuat istrinya hanya sebagai pajangan saja ".
"Tapi alasan Marvin memilih sekretaris yang seperti itu juga berniat membuat anda kesal karena sudah membuat istrinya tidak terlalu punya waktu untuknya".
"Biarkan saja tapi aku yakin Luna bisa mengatasi masalah itu.Aku memang sengaja sedikit keras pada Luna karena aku tau waktunya tidak banyak untuk belajar semua hal tentang bisnis".
"Hah maksud Tante?Apa dia sakit?",tanya Garend terkejut.
"Dasar kalian para pria sangat menyebalkan dan tidak peka.Diotak kalian itu yang terpikir hanya urusan kesenangan sendiri tanpa mau tau perasaan pasangan kalian!",bentak Elena kesal.
"Maaf tapi saya benar benar tidak mengerti kenapa Tante bilang waktu Luna tidak banyak lagi.Apa dia sekarang sedang mengidap penyakit berbahaya?".
"Biar kuberitau padamu Garend.Seorang perempuan kalau sudah menikah terus dia hamil dan tidak lama melahirkan waktunya untuk melakukan hal hal yang dulu bisa dilakukannya sebelum punya anak akan sulit karena dunianya sudah berubah kalian sebagai pria tidak akan pernah mengerti itu. Meski punya anak itu menyenangkan tapi juga melelahkan untuk perempuan paham kau Garend",ucap Elena dengan menatap kearah Garend tajam yang terpaksa diangguki oleh Garend karena kalau dia membahasnya dia yakin Elena Fox akan semakin panjang memberinya nasehat nasehat dan nasehat sampai Garend merasa lipatan diotaknya penuh oleh nasehat perempuan paruh baya yang sudah seperti mamanya sendiri itu.
Tak lama kemudian Elena Fox melihat kearah jam dipergelangan tangannya.
Sampai didepan pintu ruang itu Garend langsung mengetuk nya tapi tidak ada tanggapan membuat Garend mengerutkan kening heran dan waktu dia mencoba membuka pintu itu ternyata pintu ruangan Marvin terkunci.
"Oh sial apa yang mereka lakukan didalam sana sampai tidak mendengar suara ketukan pintuku barusan ",gerutu Garend kesal lalu kembali mengetuk dan kembali menyumpah karena tetap tidak ada sahutan dari dalam ruangan Marvin.
"Sekarang aku mengerti kenapa Tante Elena menyuruh Luna menjadi asistennya dan melarangnya bekerja disini bersama Marvin karena takut hal ini akan sering terjadi disaat jam kerja!".
Dengan wajah kesal Garend bermaksud kembali keruangannya dan mengatakan pada Elena kalau Marvin sedang sibuk bersama Luna tapi belum sempat Garend pergi tiba tiba pintu ruangan Marvin terbuka dan memunculkan Luna yang akan keluar dari ruangan itu.
"Oh Garend",sapanya dengan ekspresi terkejut.
"Iya ini aku, apa kalian sudah selesai karena tante Elena menyuruhku memanggilmu",ucap Garend dengan menatap kearah Luna yang sekarang terlihat memakai pakaian berbeda dari yang tadi dipakainya.
"Oh, baiklah aku akan menemui nyonya Elena kau bisa masuk kedalam kalau kau ingin bertemu Marvin ".
"Iya aku memang berniat bertemu dengannya sekarang karena ada hal penting yang harus kubicarakan dengannya".
__ADS_1
"Ya kalau begitu aku pergi dulu Garend".
"Hemm",jawab Garend dengan wajah kesal sebenarnya bukan pada Luna tapi lebih kepada Marvin.
"Vin aku masuk kedalam sekarang",ucap Garend sengaja masuk kedalam kantor Marvin dengan langkah keras.
"Masuk,kebetulan ada yang ingin kuperintahkan padamu sekarang",jawab Marvin yang terlihat duduk dimeja kerjanya dan terlihat sibuk dengan laptop didepannya.
"Aku juga ada yang ingin kubicarakan denganmu".
"Ya kalau begitu katakan sekarang karena aku sibuk".
"Aku tau kau sibuk Vin aku juga sibuk bahkan sangat sibuk dibandingkan dirimu karena selain bekerja sebagai direktur perencanaan mu aku juga harus menjadi pengawas dan konsultan kehidupan keluarga kalian".
Marvin menatap sekilas kearah Garend lalu kembali sibuk menatap layar laptopnya.
"Vin apa kau tidak mendengar apa yang kukatakan barusan".
"Aku dengar Rend tapi untuk masalah mama bukankah kau yang suka merepotkan dirimu karena tidak tega padanya, jadi kau tidak berhak mengeluh padaku untuk itu".
"Kau benar benar selalu tau bagaimana harus menjawab kekesalanku",balas Garend kesal.
"Apa yang membuatmu sangat kesal sebenarnya bukankah kau tadi baik baik saja?".
"Itu karena aku harus menunggu lama diluar pintu ruang kerjamu semantara kau sedang asyik bercinta dengan Luna didalam !".
"Oh...".
"Oh ..apa maksud Oh mu itu?!".
"Tidak ada tapi saranku lain kali kalau pintu ruang kerjaku dikunci dari dalam sebaiknya kau kembali keruanganmu supaya kau tidak terlalu kesal".
Like dan komen ya reader 🥰🥰
__ADS_1