Pesona Sekretaris Cupu Ku

Pesona Sekretaris Cupu Ku
39.Diselamatkan.


__ADS_3

"Brak!!!! Bruk!!!".


Tiba tiba saja kaca depan mobil Carles Grand dihantam dengan sangat keras dari luar oleh sesuatu membuat Carles yang saat itu sedang mencengkram Luna dengan kuat menjadi sangat terkejut dan reflek melepaskan cengkraman tangannya dari leher Luna lalu segera menunduk untuk melindungi dirinya waktu melihat besi panjang kembali menghantam keras kaca depan jendela mobilnya hingga membuat serpihan kaca jendelanya sampai terbang mengenainya dan Luna yang juga menunduk karena tidak ingin terkena serpihan kaca meski apa yang dilakukan Carles barusan masih terasa sakit dilehernya.


"Sial!!!siapa yang berani melakukan hal gila ini pada mobilku?.Apa dia tidak tau siapa aku sebenarnya!! dan kemana para pengawal ku kenapa bisa ada orang sialan yang sampai berani melakukan ini padaku?!!",teriak Carles dengan lantang lalu segera membuka pintu mobilnya untuk melihat siapa yang sudah melakukan hal gila itu barusan padanya.


Carles keluar dan bermaksud memanggil anak buahnya di dalam mobil lain yang ada dibelakangnya, tapi waktu sudah berdiri diluar dia syok melihat semua anak buahnya yang ternyata sudah terkapar tidak berdaya ditanah akibat perkelahian dengan orang yang sudah menghancurkan mobilnya barusan.


"Siapa yang berani mengganggu aku dan membuat anak buahku menjadi seperti ini?!!!".teriaknya marah dan juga merasa gentar waktu melihat beberapa orang dengan berbadan kekar langsung mendekat kearahnya membuatnya secara reflek terdiam .


"Siapa pikir mu,tentu saja orang yang lebih berkuasa dari kau dan seluruh keluargamu itu",jawab sebuah suara yang berasal dari belakang Carles membuat Carles reflek menoleh kebelakang dan syok waktu melihat siapa yang berdiri dibelakangnya dengan memegang sebuah tongkat besi yang sepertinya tadi digunakan oleh orang itu untuk menghantam kaca mobilnya hingga hancur.


"Ka..kau..siapa..kau, kenapa kau mengganggu ku dengan menghancurkan mobilku juga melumpuhkan semua anak buahku? Apa kita punya masalah Mam?",tanyanya dengan menatap gugup kearah orang yang sekarang berjalan mendekat kearahnya dengan tetap membawa tongkat itu ditangannya seolah tidak ragu untuk mengayunkan tongkat itu padanya sekarang.


"Kau bertanya kenapa bocah ingusan karena kau dan semua tikus tikusmu itu sudah berani mengganggu aku dan keluargaku",jawab orang itu dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Ke ..keluargamu yang mana Mam?",tanya Carles dengan semakin gugup waktu melihat orang didepannya menatapnya tajam tanpa gentar.


"Dia!,beraninya kau berpikir untuk membawa pergi menantuku.Apa kau sudah bosan bernafas gendut dan kusarankan bercerminlah dulu sebelum kau berniat untuk merebut istri anakku itu sekarang!",teriak Elena Fox dengan menunjukkan jari lentiknya kearah Luna yang sama syoknya seperti Carles waktu melihat siapa yang sudah menyelamatkannya barusan dengan cara menghancurkan kaca jendela depan mobil Carles tanpa ragu.


"Me.. menantu anda ta..tapi dia calon istri saya Mam",ucap Carles masih berusaha tidak ingin mengalah begitu saja meski dia tau sekarang posisinya sudah terdesak karena dua anak buah Elena Fox sudah berdiri tepat disampingnya dan siap untuk meringkusnya kalau dia berusaha menyakiti perempuan paruh baya yang terlihat masih cantik dan sangat energik itu.


Mendengar itu tanpa gentar Elena Fox mendekat kearah Carles dan langsung mencengkram kerah baju pria bertubuh gemuk dengan postur sedikit pendek itu dengan kuat membuat Carles terkejut karena tidak menyangka ternyata perempuan seumur Elena Fox masih punya tenaga yang kuat untuk membuat tubuhnya yang besar sedikit terangkat.


"Calon istrimu? Siapa yang berani memberikan dia padamu Hah!",bentaknya dengan tatapan nyalang yang membuat Carles semakin gentar ciut nyalinya menghadapai perempuan didepannya ini.


"Oo... jadi tua Bangka itu berani bermain api denganku ternyata, tapi kau harus tau aku tidak suka memberikan barang yang bahkan belum aku pakai pada orang lain jadi jangan berpikir untuk memiliki milikku dan milik anakku kalau kau masih ingin tetap bernafas sampai besok pagi Carles Grand",balas Elena dengan tatapan dingin kearah Carles.


Luna hanya mendengarkan saja perdebatan yang sedang terjadi didepannya karena dia masih tidak percaya ternyata Mama Marvin benar benar bisa melakukan hal gila seperti ini pantas saja kalau Marvin bilang mamanya itu tidak seperti yang terlihat sebenarnya meski dalam hati dia kagum pada perempuan setengah baya itu yang tampak sangat berwibawa dan keren,itu Dimata Luna.


"Anda terus saja mengancamku Mam. Apa anda pikir aku takut mendengarnya bukankah seharusnya anda yang takut pada saya karena....".

__ADS_1


Mendengar apa yang dikatakan Carles Elena Fox yang sempat melepaskan cengkeramannya pada kerah baju Carles dan bermaksud pergi meninggalkan pria tambun itu langsung berbalik lagi dan kembali mendekat kearah Carles yang reflek mundur kebelakang karena merasa intimidasi yang dilakukan Elena Fox begitu kuat padanya, meski Elena belum sama sekali menyuruh anak buahnya yang siap siaga dari tadi itu untuk menghajarnya.


"Kau tau aku tidak pernah takut pada siapapun meski aku seorang perempuan baik dulu ataupun sekarang.Jangan pikir karena aku sudah berumur kau bisa menggertakku.Usia dan pengalamanmu tidak ada apa apanya dibandingkan denganku jadi kalau kau masih ingin hidup sampai besok pagi sebaiknya sekarang kau pulang dan minta situa Grand itu untuk membatalkan kerja sama dengan Dion Lancaster kalau tidak dalam hitungan hari maka bisnis keluarga mu yang menjadi sumber kehidupan kalian sekarang akan aku hancurkan tanpa sisa apa kau mau!".


Carles menjadi pucat mendengar hal itu tapi masih belum ingin menyerah begitu saja pada perempuan paruh baya itu karena mengingat dia sudah lama menginginkan sosok Luna yang cantik untuk bisa menjadi istrinya dan setelah dengan susah payah dia berhasil membawa Luna sekarang seorang perempuan setengah tua yang tidak dikenalnya mencoba untuk menghalangi niatnya itu tentu saja dia tidak berniat semudah itu menyerah meski sudah diancam sedemikian rupa.


"A..anda pasti berbohong akan melakukan itu kan Mam? Anda pikir saya bodoh dengan percaya begitu saja pada apa yang anda ucapkan tanpa adanya bukti langsung dari semua ucapan anda ini".


Mendengar apa yang dikatakan Carles Elena Fox melipat kedua tangannya didepan dada dengan posisi tegak menatap tajam kearah Carles yang wajahnya terlihat pucat tapi tetap berusaha kuat dihadapannya sekarang.


"Tanyakan itu langsung pada situa Grand apakah aku hanya menggertak atau serius dengan ucapanku ini kalau kau tidak percaya dengan semua yang kukatakan barusan",ucapnya dengan memberi kode pada anak buahnya untuk menyingkirkan Carles beserta anak buahnya yang babak belur tadi.


Carles masih berusaha menolak waktu anak buah Elena menariknya menjauh dari hadapan perempuan itu dan Luna.


"Beri dia beberapa pukulan untuk membuktikan keseriusanku lalu lempar dia pulang kekediaman Grand",perintah Elena pada anak buahnya.

__ADS_1


Mohon tinggalkan like dan komen kalian reader 🥰🥰🙏


__ADS_2