Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
9


__ADS_3

De Ja Vu


Hari hari berlalu… Aku menjalani dengan suka duka


tak ada rasa apapun dihatiku setelah aku memutuskan untuk tidak berharaf dengan Darrel.


Tapi ada seseorang yang terus mengganggu hari hariku dengan pesan singkat di whats*app. Walau hanya menanyakan kabar, sedang apa dan lagi dimana.


Biasa para wanita gampang luluh dan baper kalau diperhatiin lelaki. Tapi enggak denganku. Aku ngerasa de ja vu atau mungkin hatiku yang udah mati. Ini kah karma ku karna aku sering mempermainkan lelaki ?


Tapi setidaknya aku tak pernah menggantungkan lekaki dengan suatu haraapan tanpa kepastian.


Aku hanya manusia biasa. Aku ingin di cintai seperti aku yang mencintai nya. Apa memang ini nasibku? Apa ini saatnya aku bener bener membuka hati untuk orang lain?


Aku takut untuk jatuh lagi, aku belum siap untuk itu. Tapi aku ga tega ngeliat lelaki itu terus perhatian nyata nya aku tak memiliki perasaan apa apa kepadanya.

__ADS_1


Sampai pada saatnya weekend, aku akan pulang ke desa.


Sesampainya di desa, mama bertanya


“ Kok udah pulang mbak? Katanya akhir bulan baru pulang sekalian undangan ke tempat temen mu itu” Kata mama heran melihat kedatanganku. Oh ya btw mama papa manggil aku mbak karna membiasakan adikku ya. Iya adik laki laki ku satu satunya, namanya Azmi Arrasya dia sedang duduk di kelas 2 SMP. Jarak kami emang cukup jauh


“ Iya ma,ada yang mau bertamu. Abang abang racer yang kemarin mbak post di ig” kataku sambil melirik manik mata mama. Karna biasa mama bakalan marah kalau aku bawa laki laki selain widi (orang yang dijodohin mama, anak temen mama)


“ Ohh yauda.. Mandi dulu sana terus makan. Kapan dia datangnya biar mama bisa masak enak” kata mama sambil melirikku


“ Oke dehhh” kata mama sambil berlalu dari hadapanku


Aku melirik seisi kamarku. Kamar yang tak pernah berubah sejak kutinggalkan 3bulan yang lalu.


Jarak kost ke rumahku hanya 1 jam setengah,tapi aku ga pulang selama itu. Bukan karna aku egois atau ga rindu keluarga.bahkan aku sampai nangis tiap malam demi meluapkan rasa rindu ku. Hal yang gabisa kuhadapi kalau aku pulang aku selalu dihadapkan oleh widi. Laki laki yang pura pura polos di depan orangtua ku dan orang tuanya

__ADS_1


Cihhh padahal sering bawa wanita ke kos nya. Untungnya aku bukann wanita gampangan yang mudah terbuai olehnya


aneh nya aku selalu menerima permintaan maafnya, bukan karena hatiku yang terlalu baik,tapi karna aku menghargaai orang tua nya yang sangat menyayangiku.


Setelah puas aku dengan dialog sendiri,aku bergegas untuk mandi dan berkumpul dengan mama papa dan adikku di bawah.


“ Papaaa,Azmi…mbak rinduuu “ aku berlalu sambil menghaburan di tubuh mereka


“ Yee lu mbak udah kuliah juga masih manja banged sama papa” kata azmi adikku


“ Gapapa dong,selagi mbak belum menikah mbak masih bisa tetap manja manjaa sama papa. Tanggung jawab papa kan membahagiakan anak nya” kataku


“ Iya azmi benerr…dan kamu mbak,yang menanggug seluruh perbuatanmu kelak adalah suami,papa dan sodara laki laki mu. Makanya kalau kamu sayang sama kami,jagalah perbuatanmu,lisan dan fikiran keji” kata papa sambil bersedih


“ Iya pa mbak ngerti kok. Udah dong kita bahagia sekarang jangan sedih lagi yaaa ? “ kataku

__ADS_1


__ADS_2