Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
82


__ADS_3

Di Rumah


Saat sampai dirumah, sudah banyak orang datang untuk melayat. Aku yang terus diam memandang lurus kedepan. Aku bingung harus gimana, Apa aku harus mengikhlaskan dia? Orang yang sangat aku cintai.


Saat jenazahnya sudah di pindahkan di hadapanku, aku langsung memeluk dan mencium pipinya.


“ Abg, kalau aja Ara tau hari itu adalah pertemuan terakhir kita mungkin ara gak akan mengizinkan abg pergi. Dulu saat belum menikah sama abg, ara fikir mencintai orang yang tak pernah mencintai kita itu sakit. Tapi ternyata ara salah. Ditinggalkan oleh orang yang di cintai itu lebih sakit! Apalagi ditinggal mati. Ara harus apa bg? “ aku menangis sejadi jadinya


“ Ma , maafin sikap Ara tadi . Ara gak kuat ma ara gak sanggup. Apa yang harus ara lakukan ? Ara belum menjadi istri yang baik untuk abg, tapi abg udah pergi selamanya. Harus nya ara yang mati ma bukan abg “ kata ku sambil memeluk mama mertuaku


“ Sudah jangan menyalahkan diri kamu seperti itu, mama tau ini berat untuk kamu bahkan untuk kita semua. Tapi jangan seperti ini, Aqa gak suka melihat kamu seperti ini. Sebentar disini jagain Aqa , mama mau letak queen ke kamar dia sudah tidur ini” kata mama mertuaku


Kulihat para tetangga melayat sambil terisak memandangku, mereka ikut merasakan kesedihan yang kurasakan. Apa belum cukup penderitaanku selama ini yaallah ?

__ADS_1


“ Assalamualaikum …. Araaaa “ ternyata mama papa ku yang datang


“ Ma, pa ….. Maafin ara . Ini hukuman untuk ara karna ara selalu melawan sama mama dan papa. Ara menyesal ma, ara pengen bahagia “ kataku


“ Mama yang harus nya minta maaf nak, mama selama ini gak percaya kalau razqa bisa membahagiakan kamu. Mama selalu menganggap rendah dia. Padahal dia yang bisa membuatmu bahagia. Sudah nak, ikhlaskan razqa. Dia sedih melihat keadaan mu seperti ini “ kata mama tulus


“ Makasih ya ma udah nerima bg Razqa, walaupun dengan keadaan nya yang sudah tak bernyawa. Ara gak tau ma sampai kapan ara bisa bertahan, selama ini bg razqa yang selalu ngertiin ara “ kataku memandang lurus kedepan, memutar memori ku saat bersama suamiku


Kemudian mama mertua ku datang menghampiri kami


“ Mbak, saya minta maaf selama ini sering menyakiti hati razqa. Saya menyesal mbak. Saya sadar cuma razqa yang bisa membahagiakan ara “ kata mama ku


“ Sudahla mbak, lupakan semuanya. Razqa sudah tenang, cukup doakan dia dan maafkan semua kesalahannya “ kata mama mertuaku

__ADS_1


“ Mbak, kami datang kesini selain untuk melihat jenazah razqa kami juga akan menjemput ara. Karna razqa sudah tidak ada, tidak enak kalau terus menyusahkan mbak dan mas “ kata mamaku


“ Apa gak lebih baik Ara disini dulu mbak? Tapi gimana nyaman nya ara aja. Dan jujur saja saya berat untuk pisah sama Queen “ jawab mertuaku sendu


“ Iya ma, Ara sama queen biar disini dulu ya. Lagian bg razqa baru aja meninggal ma…. Ara mau disini dulu “ jawabku


“ Yaudah gak papa ma, biarin ara disini dulu. Tapi kami gak ngerepoti kan mbak? “ kata papa ku


“ Saya itu sudah menganggap ara seperti anak kandung saya, bahkan saya berharaf nya ara disini terus sama queen. Kami sudah tidak punya siapa siapa lagi mbak mas…. Cuma ara dan queen yang kami punua “ kata papa mertua ku


“ Baiklah kalau begitu. Kami pamit pulang dulu ya. Besok malam tahlilan kami pasti datang lagi. Yang tabah ya mbak mas…. Kamu juga ra harus kuat , lihat masih ada queen yang membutuhkan mu “ pamit mama ku ….


“ Iya hati hati dijalan ma, pa “

__ADS_1


__ADS_2